Septiana, Ni Putu Gya Ranitya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Relasi dan Fungsi Kelas VIII pada Salah Satu SMP Negeri di Bandung Sakinah, Nyayu Indah Nur; Sari, Asyifa Anggun; Septiana, Ni Putu Gya Ranitya; Herman, Tatang; Hasanah, Aan
Eksponen Vol. 14 No. 1 (2024): Eksponen: Volume 14 Nomor 1 April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/eksponen.v14i1.975

Abstract

Satu dari sekian banyak masalah dalam belajar matematika ialah ketidakmampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Dasar dari kegiatan belajar matematika adalah kemampuan memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini ialah guna mengevaluasi penguasaan pemecahan masalah siswa kelas VIII pada salah satu SMPN di Bandung berdasarkan tahapan Polya untuk materi relasi dan fungsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Soal tes digunakan sebagai metode pengumpulan data yang berkaitan relasi dan fungsi kepada siswa, sehingga jawaban mereka dapat dievaluasi dengan menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) siswa menunjukkan kemampuan memecahkan masalah dengan menyatakan apa yang mereka ketahui pada soal, tetapi menunjukkan kurangnya kebiasaan menuliskan apa yang ditanyakan pada tahap memahami masalah; (2) sebagian besar siswa mampu memformulasikan variabel dan memodelkan masalah pada tahap mengembangkan rencana penyelesaian; (3) Sebagian siswa melakukan kekeliruan dalam perhitungan selama tahap pelaksanaan rencana; dan (4) siswa cenderung membuat kesimpulan tanpa mengevaluasi kembali hasil yang mereka peroleh selama tahap memeriksa kembali. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIII pada salah satu SMPN di Bandung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang cukup.
Membangun Pemahaman Matematis Melalui Perspektif Konstruktivisme Sosial: Implementasi Discovery Learning dalam Pengembangan Nalar Kritis Peserta Didik Septiana, Ni Putu Gya Ranitya; Sudiarta, I Gusti Putu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4774

Abstract

Penerapan Discovery Learning berbasis konstruktivisme sosial terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep matematis dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Model ini mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi konsep, berkolaborasi dengan teman sebaya, serta merefleksikan proses dan hasil belajar mereka. Melalui aktivitas tersebut, peserta didik membangun pengetahuan secara mandiri, bermakna, dan kontekstual, sesuai pengalaman dan interaksi sosial dalam lingkungan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menelaah temuan terkait penerapan Discovery Learning dalam kerangka konstruktivisme sosial untuk mengembangkan pemahaman matematis dan menumbuhkan nalar kritis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 29 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2020–2025, diperoleh dari basis data Google Scholar, Semantic Scholar, dan Scopus melalui Publish or Perish, dianalisis secara sistematis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Discovery Learning, bila diterapkan melalui prinsip konstruktivisme sosial, secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis. Aktivitas eksplorasi, diskusi, kolaborasi, dan refleksi terbukti sangat efektif, sementara interaksi sosial dan scaffolding guru menjadi faktor kunci dalam mendukung pembentukan struktur pengetahuan yang bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Discovery Learning dengan konstruktivisme sosial merupakan pendekatan pedagogis yang relevan dan efektif untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi di pendidikan abad ke-21.