Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALIASI BALAP LIAR SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN SOSIAL DI SMAN 15 PEKANBARU Rinaldi, Kasmanto; Maharani, Afrilia Putri; Kumala, Aida Yumi; Yulia, Dinda; Situmorang, Eka Irma; Gustaf, Ghifari Ahmad; Oktaviana, Helma; Taufiqurahman, Ilham; Aufa, Mimi Dwi; Fikri, Muhammad; Zulhairi, Muhammad Al Fayyed
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i1.1673

Abstract

Teenagers are a national treasure who have a very crucial position in the country's development. To improve the quality of teenagers and to prevent juvenile delinquency, especially in schools, the government issued Presidential Decree 87 No 2017 regarding strengthening character education. Juvenile Delinquency is a type of deviant behavior committed by teenagers. Juvenile delinquency includes all forms of behavior that violate norms carried out by teenagers. The causal factors vary widely, both internally and externally, which require attention. Therefore, to overcome this, guidance from parents is needed along with a positive school environment. This will determine his future. The problems that occur at SMAN 15 Pekanbaru are fighting, and skipping school which usually occur due to the lack of education regarding juvenile delinquency. This socialization was held to educate students at SMAN 15 Pekanbaru. This socialization method was carried out using qualitative methods and resource interviews. The results obtained from this activity are that the violations that often occur at SMAN 15 are illegal racing and fighting. Students also understand the impact of this mischief and participate in socialization well.
Study Fenomena Kejahatan Perambahan Taman Nasional Tesso Nilo Di Provinsi Riau Zulhairi, Muhammad Al Fayyed; Sobri, Sobri
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.463

Abstract

Hutan memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menopang kehidupan manusia. Namun, aktivitas perambahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah menyebabkan kerusakan ekologis dan sosial yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perambahan hutan di TNTN dari perspektif teori viktimisasi struktural, dengan meninjau dimensi sosial, ekonomi, dan hukum yang melatarbelakanginya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambahan tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh kelompok sosial dan aktor lokal yang memiliki kepentingan ekonomi. Faktor utama penyebab perambahan adalah tekanan ekonomi, ketimpangan sosial, lemahnya penegakan hukum, dan tumpang tindih kebijakan pemerintah. Dampak yang ditimbulkan mencakup degradasi lingkungan, hilangnya habitat satwa langka, serta konflik sosial di masyarakat sekitar kawasan hutan. Upaya penanggulangan harus dilakukan secara integratif, melalui penguatan hukum, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesadaran ekologis. Pendekatan keadilan sosial dan ekologis diperlukan untuk menciptakan tata kelola hutan yang berkelanjutan dan mencegah terulangnya kejahatan lingkungan di Provinsi Riau.