Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam Seroja Sebagai Bentuk Resiliensi Itu, Yosefina; Dalima, Viktoria; Bate, Nikolaus
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1318

Abstract

Penelitian ini denga judul: Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam Seroja Tahun dua ribu dua satu Pada Masyarakat Desa Were II, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemulihan ekonomi pasca bencana alam seroja tahun duaribu dua satu. Teori yang digunakan yaitu teori Bottom Up dengan menggunakan tiga indikator. Metode kerja pasca bencana alam seroja. Pola hidup pasca bencana alam seroja. Manajemen keuangan atau ekonomi pasca bencana alam seroja. Untuk mengolah data analisis penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif guna menggambarkan peristiwa yang dialami di lapangan dan peneliti mendapatkan informasi dan data yang akurat dari narasumber dengan memakai teknik dokumentasi dan wawancara. Hasil riset memaparkan bahwasanya dalam strategi pemulihan ekonomi masyarakat Desa Were II dengan bekerja sebagai, buruh tani, buruh bangunan, mengiris moke, usaha kue, melakukan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Kegiatan mereka lakukan ini bertujuan agar bisa mencukupi keperluan hidup mereka sehari-hari guna menambah penghasilan mereka. Perubahan pola hidup pasca bencana alam seroja, pola hidup masyarakat dapat diartikan dengan perubahan sosial karena masyarakat mengalami kesulitan dan mulai berpikir maju. Pola hidup tersusun atas kebiasaan yang dipakai guna mencari nafkah dan mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga. Perubahan gaya hidup tersebut ialah masyarakat Desa Were II kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup seperti kebutuhan anak sekolah makan dan lain-lain. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut mereka harus meminjam uang di beberapa koperasi harian, tetangga sekitar dan ada juga yang harus menggadaikan BPKB motor ke pegadaian dalam jangka waktu yang lama. Dalam strategi pemulihan ekonomi adanya cara pengelolaan uang untuk kelangsungan hidup masyarakat. Seperti dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat harus lebih berhemat dan harus mengatur uang tersebut sebaik mungkin dalam hal pengeluaran masyarakat harus mendahulukan hal yang lebih penting dalam mencukupi keperluan hidup sehari-hari sebagaimana membeli minyak, beras, serta kebutuhan anak sekolah
Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende Natalis, Emanuel; Dalima, Viktoria
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 4 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i4.3173

Abstract

Penelitian berjudul Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende dilatarbelakangi oleh pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende yang saat ini dirasakan belum memenuhi harapan masyarakat. Berbagai keluhan dan pengaduan masyarakat baik yang disampaikan langsung kepada instansi maupun melalui media massa dan jejaring sosial mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan publik di instansi ini bermasalah. Penelitian ini dilakukan tidak hanya sebagai formalitas menjalankan perintah PermenPAN-RB Nomor 14 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik melainkan sebuah bentuk kesadaran organisasi publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan melakukan evaluasi secara berkala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, survei, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lndeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebesar 77,55 berada pada kategori “baik” (pada interval 76,61 – 88,30). Meskipun dalam kategori baik namun kualitas pelayanan masih harus ditingkatkan karena terdapat 3 unsur dari 9 unsur yang masih berada pda kategori “kurang baik”.
Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam Seroja Sebagai Bentuk Resiliensi Itu, Yosefina; Dalima, Viktoria; Bate, Nikolaus
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1318

Abstract

Penelitian ini denga judul: Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam Seroja Tahun dua ribu dua satu Pada Masyarakat Desa Were II, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemulihan ekonomi pasca bencana alam seroja tahun duaribu dua satu. Teori yang digunakan yaitu teori Bottom Up dengan menggunakan tiga indikator. Metode kerja pasca bencana alam seroja. Pola hidup pasca bencana alam seroja. Manajemen keuangan atau ekonomi pasca bencana alam seroja. Untuk mengolah data analisis penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif guna menggambarkan peristiwa yang dialami di lapangan dan peneliti mendapatkan informasi dan data yang akurat dari narasumber dengan memakai teknik dokumentasi dan wawancara. Hasil riset memaparkan bahwasanya dalam strategi pemulihan ekonomi masyarakat Desa Were II dengan bekerja sebagai, buruh tani, buruh bangunan, mengiris moke, usaha kue, melakukan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Kegiatan mereka lakukan ini bertujuan agar bisa mencukupi keperluan hidup mereka sehari-hari guna menambah penghasilan mereka. Perubahan pola hidup pasca bencana alam seroja, pola hidup masyarakat dapat diartikan dengan perubahan sosial karena masyarakat mengalami kesulitan dan mulai berpikir maju. Pola hidup tersusun atas kebiasaan yang dipakai guna mencari nafkah dan mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga. Perubahan gaya hidup tersebut ialah masyarakat Desa Were II kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup seperti kebutuhan anak sekolah makan dan lain-lain. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut mereka harus meminjam uang di beberapa koperasi harian, tetangga sekitar dan ada juga yang harus menggadaikan BPKB motor ke pegadaian dalam jangka waktu yang lama. Dalam strategi pemulihan ekonomi adanya cara pengelolaan uang untuk kelangsungan hidup masyarakat. Seperti dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat harus lebih berhemat dan harus mengatur uang tersebut sebaik mungkin dalam hal pengeluaran masyarakat harus mendahulukan hal yang lebih penting dalam mencukupi keperluan hidup sehari-hari sebagaimana membeli minyak, beras, serta kebutuhan anak sekolah