Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Perbedaan Strategi Penanganan Anak Tunanetra Magfiroh, Norma Hasanatul; Hanifah , Nor; Nahdah, Putri Afifah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan strategi penanganan anak tunanetra antara Indonesia dan luar negeri. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan atau library research dengan menggunakan tujuh subjek negara sebagai sampel. Hasil didapatkan Indonesia memiliki strategi dalam penanganan anak tunanetra yaitu dengan mendirikan pelayanan pendidikan seperti SLB. Di China memiliki kebijakan pijat buta dalam strateginya untuk memperbaiki penyandang disabilitas penglihatan di Tiongkok. Di India, strategi dalam penanganan anak tunanetra yaitu dengan menciptakan media pembelajaran Braile. Di Inggris strategi penanganan anak tunanetra yaitu dengan penciptaan project Torino. Di Malaysia, sekolah-sekolah tersebut menggunakan kurikulum pembelajaran Braille dan bahasa isyarat. Selanjutnya upaya Pakistan untuk mewujudkan pendidikan inklusif bagi anak-anak tunanetra ditandai dengan kombinasi hambatan dan kemajuan penting. Kemudian kerangka kebijakan Sri Lanka untuk pekerjaan bagi penyandang disabilitas melibatkan empat sektor utama: kesehatan, pendidikan, layanan sosial, dan ketenagakerjaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting yaitu memberikan data lengkap mengenai perbedaan strategi penanaganan anak Tunanetra antara Indonesia dengan negara China, India, Inggris, Malaysia, Pakistan, dan Srilanka yang berguna untuk melihat strategi penanganan tunanetra berdasarkan kondisi masyarakat.
Strategi Pengembangan Kreativitas melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Abdulloh Aziz Assa’diy; Putri Afifah Nahdah; Anindhya Faza Arzaqi; Nur Muhammad Adlan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pengembangan kreatifitas melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik dan instrumen penelitian berupa observasi, wawancara, dan angket. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru sekolah menengah atas, yaitu di Pacitan. Ada sebanyak lima guru yang memberikan informasi tentang proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui analisi tematik dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan strategi pengembangan kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian ini berimplikasi bahwa strategi pengembangan kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek sebaiknya dimulai dengan adanya identifikasi kebutuhan siswa dalam belajar.
Keluarga Sebagai Peran Sentral Ajaran Agama Dalam Kehidupan Abdulloh Aziz Assa’diy; Putri Afifah Nahdah; Nur Ikhsan Mahmudi Sarif; Mohammad Mahpur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara keluarga dan sumber-sumber beragama memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan identitas spiritual individu. Pengenalan agama dalam keluarga dimulai sejak dini, dengan orang tua mengenalkan nilai-nilai moral dan ajaran agama melalui tindakan sehari-hari. Lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan keteladanan sangat mempengaruhi hubungan anak dengan Tuhan. Selain itu, sumber-sumber ajaran agama yang meliputi kitab suci, tradisi, guru spiritual, komunitas beragama, serta refleksi pribadi, membantu individu dalam memperdalam pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Pendidikan agama yang dimulai dari keluarga dan dilanjutkan dengan bimbingan dari pemimpin agama serta keterlibatan dalam kegiatan keagamaan memperkuat fondasi spiritual seseorang. Ajaran agama tidak hanya berfungsi sebagai panduan moral dan etika, tetapi juga memberikan tujuan hidup yang lebih besar. Melalui agama, individu dapat menemukan sumber kekuatan, kedamaian batin, serta pandangan hidup yang kokoh dalam menghadapi tantangan hidup. Agama mengajarkan nilai-nilai yang membimbing individu untuk menjalani kehidupan yang penuh makna, kedamaian, dan keseimbangan. Dengan demikian, agama berperan penting dalam memberikan fondasi hidup yang kokoh, memperkuat karakter, dan mendukung kesejahteraan individu dan masyarakat.
Literature Review : Efektivitas Expressive Writing Therapy Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Kesehatan Putri Afifah Nahdah; Abdulloh Aziz Assa’diy
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 8 (2024): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i8.771

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan patologis yang ditandai oleh perasaan ketakutan disertai tanda somatik pertanda sistem saraf autonom yang hiperaktif. Sedangkan depresi adalah gangguan perasaan atau mood yang disertai komponen psikologi berupa sedih, susah, tidak ada harapan dan putus asa, dan komponen biologi atau somatik misalnya anoreksia, konstipasi, dan keringat dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas expressive writing therapy untuk menurunkan kecemasan pada kesehatan mental. Desain penelitian yang digunakan yaitu menggunakan literature review. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2017-2022 sebanyak 5 jurnal. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa expressive writing therapy efektif mampu menurunkan tingkat kecemasan seseorang. Mulai dari kecemasan berbicara di depan umum, kecemasan saat belajar daring, kecemasan pada orang dewasa yang megalami traumatik, kecemasan saat menghadapi pandemi covid 19 serta kecemasan menjadi mahasiswa baru di universitas. Penelitian ini dilakukan pada 50 orang yang mengalami kecemasan pada kesehatan mental. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok terapi ekspresif menulis dan kelompok kontrol. Kelompok terapi ekspresif menulis diminta untuk menulis tentang pengalaman emosional dalam 20 menit setiap hari selama 4 hari berturut-turut, sementara kelompok kontrol diminta untuk menulis tentang topik yang tidak terkait dengan emosi mereka.
Menguatkan Religiusitas Dalam Menangani Stress Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Angkatan 2020 Uin Malang Abdulloh Aziz Assa’diy; Putri Afifah Nahdah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 8 (2024): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i8.772

Abstract

Kehidupan dewasa di era modern menuntut manusia untuk bersaing dalam memenuhi berbagai kebutuhan fisik, psikis, emosional, material, dan spiritual. Dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, seringkali manusia mengalami tekanan jiwa berupa stres. Stres merupakan hal yang melekat dalam kehidupan manusia tanpa memandang usia, kekayaan, jabatan, atau kesalehan seseorang. Stress merupakan peristiwa atau tuntutan internal atau eksternal yang melebihi kapasitas adaptif manusia baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menguatkan religiusitas dapat menjadi strategi efektif dalam mengelola stres akademik. Dalam konteks ini, regulasi emosi yang baik dan kedekatan dengan agama dapat membantu individu menghadapi tekanan dan menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Analisis Perbedaan Strategi Penanganan Anak Tunanetra Magfiroh, Norma Hasanatul; Hanifah , Nor; Nahdah, Putri Afifah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan strategi penanganan anak tunanetra antara Indonesia dan luar negeri. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan atau library research dengan menggunakan tujuh subjek negara sebagai sampel. Hasil didapatkan Indonesia memiliki strategi dalam penanganan anak tunanetra yaitu dengan mendirikan pelayanan pendidikan seperti SLB. Di China memiliki kebijakan pijat buta dalam strateginya untuk memperbaiki penyandang disabilitas penglihatan di Tiongkok. Di India, strategi dalam penanganan anak tunanetra yaitu dengan menciptakan media pembelajaran Braile. Di Inggris strategi penanganan anak tunanetra yaitu dengan penciptaan project Torino. Di Malaysia, sekolah-sekolah tersebut menggunakan kurikulum pembelajaran Braille dan bahasa isyarat. Selanjutnya upaya Pakistan untuk mewujudkan pendidikan inklusif bagi anak-anak tunanetra ditandai dengan kombinasi hambatan dan kemajuan penting. Kemudian kerangka kebijakan Sri Lanka untuk pekerjaan bagi penyandang disabilitas melibatkan empat sektor utama: kesehatan, pendidikan, layanan sosial, dan ketenagakerjaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting yaitu memberikan data lengkap mengenai perbedaan strategi penanaganan anak Tunanetra antara Indonesia dengan negara China, India, Inggris, Malaysia, Pakistan, dan Srilanka yang berguna untuk melihat strategi penanganan tunanetra berdasarkan kondisi masyarakat.