Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Review Article: Meniran (Phyllantus niruri L.) Sebagai Antipiretik Nastiti, Kunti; Gusnianti, Elva; Azzahra, Fatimah; Alfisah, Firda; Saniah, Husnus; Khatimah, Indah Husnul
Sains Medisina Vol 2 No 5 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i5.411

Abstract

Demam adalah keadaan ketika suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal (> 38) °C. Demam dapat diturunkan dengan menggunakan obat penurun demam atau antipiretik. Oleh karena itu, dilakukan pencarian literatur sistematis untuk mengumpulkan data yang relevan tentang Meniran (Phyllantus niruri L.) sebagai antipiretik dari sumber-sumber Indonesia yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir dari 2014-2024. Sumber-sumber termasuk jurnal dan database online yang kredibel yang dari google Scholar. Dari 13 artikel yang termasuk dalam ketentuan kata kunci hanya ada 6 artikel.  Berdasarkan beberapa penelitian tanaman meniran (Phyllantus niruri L.) memiliki khasiata atau efek antipiretik untuk mengatasi demam.
Phytopharmacasia Stimuno Syrup as a Traditional Medicine Nastiti, Kunti; Gusnianti, Elva; Azzahra, Fatimah; Alfisah, Firda; Saniah, Husnus; Khatimah, Indah Husnul
PROMOTOR Vol. 7 No. 4 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i4.801

Abstract

This study aims to evaluate the efficacy and safety of Stimuno Syrup as an immunomodulator in improving the immune system. A descriptive-analytical approach is used to collect information on the composition, active ingredients, and efficacy claims of Stimuno Syrup from various reliable sources, including scientific literature and information from the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM). The composition analysis of Stimuno Syrup includes the identification of the main active ingredients, the content of the active substances, as well as the evaluation of the product packaging and label. Furthermore, empirical data from preclinical and clinical studies were evaluated to provide a comprehensive picture of the efficacy and safety of Stimuno Syrup. The results of this study are expected to provide a clearer understanding of the potential of traditional medicine in the modern context as well as provide stronger scientific support for the use of Stimuno Syrup as an alternative in maintaining health and increasing immunity.
Cost-Effectiveness Analysis pada Pasien Rawat Inap Hipertensi Alfisah, Firda; Yuwindry, Iwan; Kurniawati, Darini
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2024
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v5i2.4907

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, menurut WHO 2018 menunujukkan jika 1,13 miliar orang di dunia mengidap hipertensi dan terus meningkat setiap tahunnya. Penatalaksanaa hipertensi membutuhkan biaya yang dapat menimbulkan beban ekonomi bagi masyarakat, karena itu penilaian biaya ekonomi pelayanan kesehatan perlu dilakukan agar masyarakat bisa mendapat terapi antihipertensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi biaya efektivitas ACER dan ICER terapi antihipertensi pada pasien hipertensi di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Metode penelitian ini observasional deskriptif secara kuantitatif, yaitu data rekam medis pasien rawat inap hipertensi yang diambil secara retrospektif sebanyak 50 sampel, data dianalisa menggunakan Analisa univariat. Hasil dari ACER menunjukkan jika Amlodipine 10 mg memiliki biaya antihipertensi yang baik dengan nilai ACER sebesar Rp.4.320.410, dengan efektivitas 94,74%. Dan biaya yang meliputi biaya perawatan tertinggi untuk pasien penggunaan Bisoprolol 2,5 mg sebesar Rp 3.600.00,-, sedangkan biaya perawatan terendah adalah amlodipine 10 mg sebesar Rp.1.347.368,- Berdasarkan dari hasil Penelitian terapi Amlodipine 10 mg disimpulkan sebagai terapi pilihan utama untuk pasien hipertensi di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin, karena terapi ini menawarkan kombinasi terbaik dari efektivitas tinggi dan biaya rendah. Oleh karena itu, dalam pengambilan keputusan mengenai terapi hipertensi, Amlodipine 10 mg harus dipertimbangkan sebagai opsi utama berdasarkan analisis cost-effectiveness yang dilakukan.
Edukasi dan Pelatihan Tanaman Herbal, Teh Rosella Untuk Mengatasi Hipertensi (Darah Tinggi) di Masyarakat [Education and Training on Herbal Plants, Rosella Tea, to Treat Hypertension (High Blood Pressure) in the Community] Kurniawati, Darini; Irpiana, Irma; Kiptiyah, Mariyatul; Alfisah, Firda; Daud, Muhammad Alfian
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261492

Abstract

Hypertension or high blood pressure is one of the non-communicable diseases that is the leading cause of premature death in the world, which if left untreated can trigger serious complications such as heart disease and stroke. One alternative non-pharmacological treatment that is starting to be widely developed in the community is the use of the herbal plant Rosella (Hibiscus sabdariffa). The objectives and focus of this activity are: Increase public knowledge about the dangers of hypertension, Provide education about the content of anthocyanin compounds in Rosella flowers that function as natural ACE-inhibitors and diuretics, Provide training on how to process dried Rosella flower petals into a safe brewed tea, and introduce the correct dosage to avoid side effects for the stomach. There was an 83,75% increase in public knowledge about complementary therapies after the counseling. The community is now able to independently process Rosella tea as a family health drink that is economical and effective in helping to maintain stable systolic and diastolic blood pressure. Abstrak. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dini di dunia, yang jika tidak ditangani dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Salah satu alternatif pengobatan non-farmakologis yang mulai banyak dikembangkan di masyarakat adalah pemanfaatan tanaman herbal Rosella (Hibiscus sabdariffa). Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk: Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi, Memberikan edukasi mengenai kandungan senyawa antosianin dalam bunga Rosella yang berfungsi sebagai ACE-inhibitor alami dan diuretik, Memberikan pelatihan cara pengolahan kelopak bunga Rosella kering menjadi teh seduhan yang aman dikonsumsi, serta mengenalkan dosis penggunaan yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping bagi lambung. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai terapi komplementer sebesar 83,75% setelah dilakukan penyuluhan. Masyarakat kini mampu secara mandiri mengolah teh Rosella sebagai minuman kesehatan keluarga yang ekonomis dan efektif dalam membantu menjaga kestabilan tekanan darah sistolik dan diastolik.