Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Zakat untuk Ketahanan Pangan dan Pengentasan Stunting: Tinjauan Literatur Sistematis Hidayat, M. Fahmi; Fauziyah Latiefa Salsabila
IHTIYATH : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah Vol 8 No 1 (2024): Vol. 8 No.1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ihtiyath.v8i1.8536

Abstract

Abstract This paper aims to systematically examine zakat for food security and stunting reduction, as discussed in existing literature. This research uses a careful literature review method from searching articles on Google Scholar and well-known journal publishers such as Emerald, Scopus, ProQuest, and JStor to obtain quality references in analyzing the topic. The results show that the zakat instrument positively supports food security and stunting reduction by integrating the findings of this literature review, namely that effective agriculture will produce abundant food production, which is then strengthened through productive zakat to improve the economy and people's purchasing power for decent food. Nutrition-based cash zakat provides special support as a social safety net, and effective zakat management ensures the proper distribution of zakat funds. Keywords: Zakat, Food Security, Stunting Avelliation, SLR Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis zakat untuk ketahanan pangan dan pengentasan stunting, sebagaimana dibahas dalam literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka secara cermat yang diperoleh dari penelusuran artikel di Google Scholar dan penerbit jurnal ternama seperti Emerald, Scopus, ProQuest, dan JStor untuk mendapatkan referensi yang berkualitas dalam menganalisis topik. Hasilnya menunjukkan bahwa instrumen zakat secara positif mendukung ketahanan pangan dan pengentasan stunting dengan mengintegrasikan temuan tinjauan pustaka ini, yaitu pertanian yang efektif akan menghasilkan produksi pangan yang melimpah, kemudian diperkuat melalui zakat produktif untuk meningkatkan perekonomian dan daya beli masyarakat terhadap pangan yang layak. Zakat tunai berbasis gizi untuk memberikan dukungan khusus sebagai jaring pengaman sosial, dan manajemen zakat yang efektif memastikan distribusi dana zakat yang tepat. Kata Kunci: Zakat, Ketahanan Pangan, Pengentasan Stunting, SLR
Kontribusi Zakat untuk Ketahanan Pangan dan Pengentasan Stunting: Tinjauan Literatur Sistematis Hidayat, M. Fahmi; Fauziyah Latiefa Salsabila
IHTIYATH : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah Vol 8 No 1 (2024): Vol. 8 No.1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ihtiyath.v8i1.8536

Abstract

Abstract This paper aims to systematically examine zakat for food security and stunting reduction, as discussed in existing literature. This research uses a careful literature review method from searching articles on Google Scholar and well-known journal publishers such as Emerald, Scopus, ProQuest, and JStor to obtain quality references in analyzing the topic. The results show that the zakat instrument positively supports food security and stunting reduction by integrating the findings of this literature review, namely that effective agriculture will produce abundant food production, which is then strengthened through productive zakat to improve the economy and people's purchasing power for decent food. Nutrition-based cash zakat provides special support as a social safety net, and effective zakat management ensures the proper distribution of zakat funds. Keywords: Zakat, Food Security, Stunting Avelliation, SLR Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis zakat untuk ketahanan pangan dan pengentasan stunting, sebagaimana dibahas dalam literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka secara cermat yang diperoleh dari penelusuran artikel di Google Scholar dan penerbit jurnal ternama seperti Emerald, Scopus, ProQuest, dan JStor untuk mendapatkan referensi yang berkualitas dalam menganalisis topik. Hasilnya menunjukkan bahwa instrumen zakat secara positif mendukung ketahanan pangan dan pengentasan stunting dengan mengintegrasikan temuan tinjauan pustaka ini, yaitu pertanian yang efektif akan menghasilkan produksi pangan yang melimpah, kemudian diperkuat melalui zakat produktif untuk meningkatkan perekonomian dan daya beli masyarakat terhadap pangan yang layak. Zakat tunai berbasis gizi untuk memberikan dukungan khusus sebagai jaring pengaman sosial, dan manajemen zakat yang efektif memastikan distribusi dana zakat yang tepat. Kata Kunci: Zakat, Ketahanan Pangan, Pengentasan Stunting, SLR
Explainable Boosting Machine for Transparent Risk Assessment in BAZNAS Microfinance Desa Wicaksono, Harjunadi; Riyanto, Agus; Darmawan, Risanto; Hidayat, M. Fahmi; Khumaidi, Ali
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 17, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v17i3.3214.312-322

Abstract

Microfinance institutions face substantial challenges in managing financing risk, particularly in assessing the creditworthiness of mustahik when available data are limited. BAZNAS Microfinance Desa (BMD) requires a predictive risk system that is both accurate and transparent to ensure program sustainability while adhering to sharia principles. This study develops an Explainable Boosting Machine (EBM) model using historical data from 736 mustahik across three BMD locations (2019-2024). The methodology integrates comprehensive feature engineering, including the DTI Ratio, Savings Ratio, Financial Stress Indicator, and Dependency Ratio. Model performance was evaluated using ROC-AUC, precision-recall metrics, and confusion matrix analysis, while interpretability was examined through SHAP values and partial dependence plots. The EBM model achieved strong predictive performance, recording an ROC-AUC of 0.853, an accuracy of 80%, a precision of 82%, and a recall of 77%. Global interpretability analysis identified Remaining Balance (18.2%), Business Type (12.5%), and Household Income (11.3%) as the most influential predictors. Feature-engineered variables contributed 42% to the model’s predictive strength, confirming the added value of domain-knowledge-driven feature engineering. Critical risk thresholds were identified at Remaining Balance below IDR 200,000 and DTI Ratio above 0.8. The EBM framework effectively balances predictive accuracy with full interpretability, making it suitable for deployment in microfinance decision-support systems. The model provides actionable insights for risk-based pricing and early warning mechanisms while maintaining the transparency essential in microfinance financing.