Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI POTENSI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM SUPLEMEN BELAJAR DI DESA SUMBERBENDO Khoirril, Oktavia Putri; Zacky, Muazari Khoiru; Abellita, Isal; Putri, Luthfiana; Syabella, Vivin Ary; Handoyo, Muhammad Akbar Putra; Myvara, Veren; Zuhro, Warda Akhadatus; Farhana, Yustanti Aprinda; Priambodo, Bayu
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di wilayah pedesaan sering kali dihadapkan pada sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kualitas dan kesetaraan akses terhadap pendidikan. Desa-desa sering memiliki keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, serta akses terhadap bahan belajar yang dapat membatasi potensi belajar siswa. Kondisi desa, seperti akses transportasi yang terbatas, kurangnya fasilitas pendidikan, keterbatasan sumber daya manusia terdidik, dan keterbatasan teknologi seringkali menjadi penghalang utama dalam upaya memberikan pendidikan yang berkualitas. Program suplemen belajar memiliki tujuan untuk memperluas wawasan siswa, memberikan pendekatan yang berbeda dalam memahami materi, serta mengidentifikasi kebutuhan individu siswa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan suplemen belajar yaitu dimulai dengan sosialisasi kepada Siswa SD mengenai akan diadakannya Program Suplemen Belajar, selanjutnya program tersebut dilaksanakan oleh Kelompok Mahasiswa MBKM Bina Desa di Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Hasil yang didapat banyak siswa-siswi SD yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran para siswa ke tempat bimbingan dengan tepat waktu dan semangat dalam belajar. Para siswa juga aktif dalam melakukan kegiatan berdiskusi, mereka memiliki inisiatif untuk bertanya kepada pendampingnya terkait dengan materi pelajaran yang kurang dipahami, serta aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh pendamping belajarnya. Melalui program suplemen belajar ini, akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA OLEH POKDARWIS KENCANA PADA DESA WISATA ADAT OSING KEMIREN BANYUWANGI Syabella, Vivin Ary; Muljanto, Muhammad Agus
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9 No 1 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i1.3645

Abstract

Pokdarwis adalah lembaga yang merupakan bentuk realisasi dari Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.04/UM.001/MKP/08 Tentang sadar wisata. Pokdarwis merupakan kelembagaan yang keberadaannya ada pada tingkat masyarakat dan anggotanya merupakan pelaku kepariwisataan yang memiliki rasa peduli serta tanggung jawab dan memiliki peran sebagai pengerak dalam mendorong munculnya iklim kondusif pada tumbuh kembang kepariwisataan serta dapat mewujudkan Sapta Pesona. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan tentang pengembangan destinasi pariwisata oleh Pokdarwis Kencana pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, observasi data, dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan teori pengembangan destinasi pariwisata dari Sedarmayanti (2018) yang didalamnya meliputi 5 (lima) elemen pengembangan destinasi pariwisata, kelima elemen tersebut yaitu Daya Tarik Wisata, Atraksi, Fasilitas Umum Dan Fasilitas Wisata, Aksesibilitas, dan Brand Images. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah pengembangan yang dilakukan oleh Pokdarwis Kencana pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren telah sesuai dengan elemen pengembangan destinasi pariwisata oleh Sedarmayanti (2018) yaitu 1) Daya Tarik Wisata. 2) Atraksi 3) Fasilitas Wisata dan Fasilitas Umum 4) Aksesibilitas 5) Brand Images. Akan tetapi, terdapat beberapa elemen yang masih belum maksimal yaitu pada elemen aksesibilitas yang diketahui di beberapa titik lokasi wisata dengan akses jalan yang terjal dan mengkhawatirkan jika dilalui wisatawan pada musim hujan, belum adanya transportasi umum, dan elemen fasilitas wisata yaitu toilet yang masih kurang jumlahnya dan belum adanya toko oleh-oleh atau cinderamata.
IMPLEMENTATION Of The REQUIRED SOCIAL WELFARE SERVICES (PPKS) PROGRAM IN IMPROVING SOCIAL WELFARE IN UPTD LIPONSOS KEPUTIH CITY SURABAYA Simanjuntak, Grace Yohana; Anugrah, Serly Dian; Latifah, Nike Nur; Syabella, Vivin Ary; Rahmadani, Anggie Novita; Anisykurlillah, Rosyidatuzzahro
JPASDEV : Journal of Public Administration and Sociology of Development Vol 5, No 1 (2024): JPASDEV : Journal of Public Administration and Sociology of Development
Publisher : Fakultan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpasdev.v5i1.79748

Abstract

A person in need of Social Welfare Services (PPKS) is someone who cannot carry out their social functions properly because they are experiencing disorders, so that their living needs are not met physically or spiritually. The large number of PMKS in the city of Surabaya has created discomfort among the community. This research is to describe and analyze the implementation of the PPKS Program in improving Social Welfare for homeless people and ODGJ at UPTD LIPONSOS Keputih, Surabaya City. The research method is a descriptive qualitative approach using literature study. The results and discussion are that the implementation of the PPKS Program at UPTD LIPONSOS Keputih, which is based on Perwali Number 118 of 2021, has not run optimally. This is due to the lack of patient support staff (HR) and the amount of budget to manage UPTD LIPONSOS Keputih. The number of staff is not proportional to the number of patients resulting in staff being overwhelmed. Apart from that, the insufficient budget means that the provision of facilities for patients is also inadequate. So, the factors that influence the implementation of the PPKS Program at UPTD LIPONSOS Keputih must be considered for the success of the implementation, especially the human resource and budget factors for managing UPTD LIPONSOS Keputih.