Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Influence of Social Capital on Community Self-Efficacy in Facing Tsunamis in Pasiripis Village, Surade Sub-District, Sukabumi District Sanjaya, Waqid
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i2.684

Abstract

Aims: The purpose of this study was to determine the simultaneous influence of social capital, trust, networks, and social norms on community self-efficacy in dealing with tsunamis in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District. Methods: This was a correlational study with a cross sectional approach. The population was the community of Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District with a sample of 364 people using proportional random sampling technique. The instrument was valid and reliable. Data were collected using questionnaires and statistical analysis using multiple linear regression. Results: The study reveals that social capital, trust, social networks, and norms significantly impact the community's self-efficacy in dealing with tsunamis, with a multivariate contribution of 50.6%. These variables have p-values less than 0.05, indicating their significant influence on the community's resilience in the face of a tsunami. Conclusion: The study reveals that social capital, trust, networks, and social norms significantly impact community self-efficacy in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi District, and suggests continuous improvement through regular disaster education and training.
Pengaruh Self Care Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi Desti Firgiawanty; Dewi, Mayasyanti; Sanjaya, Waqid
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.14

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang paling diderita masyarakat. Penderita hipertensi terbanyak yaitu pada usia 55-64 tahun sebesar 55,2%, termasuk lansia. Self care penting untuk mengontrol tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self care terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik lansia hipertensi. Self Care merupakan perilaku individu dalam memelihara kehidupan, kesejahteraan, dan kesehatan. Tekanan darah adalah tekanan yang berasal dari dinding arteri dan merupakan dorongan ke semua arah pada dinding jantung dan pembuluh darah dan digambarkan sebagai rasio sistolik dan diastolic. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif desain cross sectional dengan studi korelasi. Diambil sampel 75 dari populasi 103 dengan teknik cluster random sampling. Analisis menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self care berpengaruh terhadap tekanan darah sistolik lansia hipertensi dengan nilai koefisien regresi -0,801. Dan self care berpengaruh terhadap tekanan darah diastolik lansia hipertensi. Dengan nilai koefisien regresi -0,353. Nilai p-value 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh self care terhadap tekanan darah lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas Baros Kota Sukabumi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait self care terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi, sehingga self care lansia hipertensi dapat dikelola dengan baik. Peneliti juga dapat bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk meningkatkan self care lansia hipertensi misalnya dengan mengadakan jalan santai dan pembagian tabel nutrisi.
PENINGKATAN SELF EFFICACY MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA Sanjaya, Waqid
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11094

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan peringkat ketiga di dunia paling berpotensi terjadi bencana alam, melihat tingginya ancaman bencana di Indonesia, sudah seharusnya terdapat suatu manajemen yang dapat menanggulangi dampak yang timbul dari bencana. Wujud dari upaya ini adalah dengan ditetapkannya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana harus dilakukan secara adil dengan memberikan perlindungan kepada semua masyarakat. Faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan pada masyarakat adalah self efficacy. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan self efficacy masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor melalui sosialisasi dan edukasi kesipasigaan bencana dengan manfaat menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang self efficacy dan tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi melalui modul dan edukasi melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang self efficacy dan kesiapsiagaan terkait bencana bencana tanah longsor meningkat.. Diharapkan masyarakat di Desa Sirnaresmi dapat terus meningkatkan self efficacy yang tinggi, agar dapat menunjang upaya kesiapsiagaan bencana tanah longsor dengan maksimal, sehingga berbagai dampak yang ditimbulkan dari bencana tanah longsor dapat dicegah atau diminimalisir.