Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Identifikasi Telur Cacing Ascaris lumbricoides Pada Feses Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ponre Harma, Andi Harmawati Novriani HS; Ridwan, Asriyani; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi
Jurnal TLM Blood Smear Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v5i1.1330

Abstract

Infectious diseases still often occur in developing countries, one of which is infection caused by parasites in the form of worms. Soil Transmitted Helminths (STH) are intestinal nematodes which in their life cycle require soil for the maturation process so that there is a change from a non-infective stage to an infective stage. The prevalence of worms in Indonesia is still quite high, between 60-80%, especially in children under five because at that age they move more and interact directly with the environment. This research aims to determine the presence of Ascaris Lumbricoides worm eggs in the feces of toddlers in the Ponre Community Health Center Working Area. The type and design of the research used is observational with a cross sectional design. Stool examinations will start from June to November 2023 on 20 stool samples. Sample analysis was carried out in the Microbiology Laboratory DIII Health Analyst Stikes PHB. Microscopic results of Soil Transmitted Helminths (+) worm eggs from 12 people. The frequency of Soil Transmitted Helminths infections is based on the type of worm eggs with details of Ascaris lumbricoides 12 people.
Efektivitas NaCl Sebagai Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Penyebab Jerawat (Propionibacterium Acnes) Idaryanti; Islawati; Andi Harmawati Novriani HS
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 1 No. 5 (2023): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas NaCl terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratory, menggunakan desain true eksperiment laboratory. NaCl diperoleh menggunakan pencampuran aquades yang kemudian divariasikan dalam beberapa konsentrasi 5%, 20%, 35%, dan 50% serta kontrol positif klindamisin dan kontrol negatif aquades. Dilanjutkan dengan metode difusi sumuran untuk menguji daya hambat, lalu hasil yang didapatkan diolah menggunakan uji SPSS menggunakan One Way Anova. Adapun hasil dari penelitian ini adalah uji daya hambat NaCl terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 35%, dapat menghambat dengan rata-rata sebesar (16,1 mm) dengan kategori kuat, pada konsentrasi 50% dapat menghambat dengan rata-rata sebesar (20,1 mm) dengan kategori kuat, pada konsentrasi 5% dan 20% tidak dapat menghambat dengan rata-rata (0 mm). Sedangkan kontrol positif (klindamisin) dapat menghambat dengan rata-rata sebesar (27 mm) dengan kategori kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa NaCl dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa NaCl dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes yang memiliki daya hambat antibakteri terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes yang di tunjukkan dengan terbentuknya zona hambat 16,1 mm dengan konsentrasi 35%, dan 20,1 mm dengan konsentrasi 50%, efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri.
Pemberdayaan Karang Taruna Bina Bangsa Anrang Bulukumba dalam Pemanfaatan Limbah Biji Durian sebagai Bahan Dasar Adonan Biskuit Kamaruddin, Mudyawati; Dewi, Ratnasari; Triananinsi, Nurhidayat; Mubarak, Abdul Haris; Cahyawan, Diawan; Mukrimah, Mukrimah; Kurnia, Eka; Pia, Pia; Harmawati, Andi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.5.2.2023.155-160

Abstract

Every durian season, there is an abundance of durian seed waste in Anrang village, Bulukumba district, South Sulawesi. This gives the impression of a village environment piled high with garbage in the form of durian seeds and skins. The goal of this community service project is to assist the Anrang village community, through the Anrang Youth Organization, in converting waste durian seeds into flour, which will be used to make biscuits. Using the project-based learning method, this activity provides counseling, training, and direct assistance to members of Karang Taruna Anrang. The activity produced very satisfactory results, with a product in the form of durian seed flour that provided a suitable taste and structure as a biscuit ingredient. Durian seed flour has a pleasant taste, structure, and aroma, making it an excellent potential ingredient for biscuits.
Test of the Effectiveness of Using Hibiscus Rosa Sinensis-L Extract as an Alternative to 2% Eosin in Examining Soil Transmitted Helminth Worm Eggs: Uji Efektivitas Penggunaan Sari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa Sinensis-L) Sebagai Alternatif Pengganti Eosin 2% Pada Pemeriksaan Telur Cacing Soil Transmitted Helminths Ningsih, Rahma; Salnus, Subakir; Harmawati Novriani, Andi
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Bulan November 2023 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v1i3.2394

Abstract

Beckground Soil Transmitted Helminths infection is a type of parasite that causes worm infections, which are found in the human intestine and can be transmitted through the soil. Eosin 2% is a substance used to color worm eggs. Hibiscus flower (Hibiscus rosa-sinesis L) is one of the plants that can be used as an alternative dye for examination of Soil Transmitted Helminths (STH) worm eggs because it contains anthocyanin. Destination The purpose of this study was to find out that hibiscus flower extract (Hibiscus rosa-sinesis L) can be used as an alternative stain for microscopic examination of Soil Transmitted Helminths worm eggs. This research is a descriptive study by examining worm eggs using the direct method which was carried out by dyeing hibiscus flower extract with distilled water as a solvent and 2% eosin as a control. Results Hibiscus flower juice with a concentration of 1:1 is good for use as an alternative to 2% eosin in the examination of soil transmitted helminths eggs.
Sosialisasi Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kasus Balita Stunting Melalui Media Poster Di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar Artati Artati; Zulfian Armah; Syahida Djasang; Nasir; Nuradi Nuradi; Asriyani Ridwan; Andi Harmawati Novriani. HS; A. R. Pratiwi Hasanuddin; Aan Yulianingsih Anwar
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v4i2.238

Abstract

Stunting (balita pendek) di Indonesia merupakan masalah gizi yang masih menjadi prioritas. Stunting dapat di cegah dengan cara yaitu ibu hamil harus makan lebih banyak dari biasanya, mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), melakukan IMD, pemberian ASI eksklusif, pemberian ASI hingga 23 bulan didampingi MPASI, menanggulangi penyakit kecacingan, memberikan imunisasi dasar lengkap. Sesuai dengan latar belakang tersebut, Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dalam bentuk penyuluhan kepada ibu balita dan kader posyandu di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini melalui media poster tentang faktor-faktor yang mempengaruhi Kasus Balita Stunting serta cara pencegahan stunting. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada bulan Maret sampai September 2023 yang bertempat di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Khalayak sasaran pada Pengabdian Masyarakat ini adalah ibu balita dan kader posyandu di Kelurahan Mapala Kecamatan Rappocini. Hasil dalam pengabmas ini yaitu poster stunting dapat diterima oleh ibu balita dan kader posyandu karena tertarik pada desain dan isi pesan dalam posternya, sehingga tujuan, sasaran, target dan manfaat dari kegiatan pengabmas ini dapat disimpukan tercapai, hal ini sesuai dengan nilai post test yang meningkat (nilai pre test 61.3 dan post test 96.3). Kesimpulan terjadi peningkatan pemahaman dan wawasan mengenai stunting pada ibu balita dan kader posyandu secara signifikan. Kata Kunci : Stunting, Ibu Balita, Balita, media Poster
Analisis Bioinformatika Protein NRA Bakteri Streptococcus pyogenes Sebagai Dasar Pengembangan Reagen Diagnostik: Bioinformatics Analysis of NRA Proteins of the Bacteria Streptococcus pyogenes as a basic for the Development of Diagnostic Reagen Satwikha Dewi, I Gusti Agung Ayu; Novriani HS, Andi Harmawati
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.6633

Abstract

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes. Demam berdarah memiliki gejala sakit kepala yang menyakitkan, muntah, datangnya dan ruam merah. Peran laboratorium memeriksa dalam menegakkan diagnosis demam berdarah. Metode kultur merupakan gold standard yang mempunyai keterbatasan dalam efektifitas waktu pemeriksaan sehingga menyebabkan keterlambatan pengobatan. Peneliti menggugat menemukan molekul protein yang mampu memberikan dampak besar dalam pengembangan reagen diagnostik yang spesifik dan sensitif. Salah satu faktor virulensi bakteri S. pyogenes adalah protein Nra. Protein Nra memiliki 62% identitas urutan asam amino yang menyusunnya bagian dari pili bakteri. Protein Nra diharapkan dapat digunakan sebagai protein potensial untuk pengembangan biomarker secara mendalam di laboratorium. Sampel penelitian berupa sekuens protein Nra bakteri S. pyogenes yang diambil dari database NCBI dengan nomor tambahan ABJ15818.1. Analisis sifat fisik protein Nra menggunakan alat bioinformatika ProtParam disajikan secara deskriptif. Bakteri protein Nra S. pyogenes memiliki berat molekul 59988.00, periode isoelektrik 9.39, total asam amino 511 AA, nomor atom 8582 Da, indeks kestabilan 41.16, indeks alifatik 104.91, indeks GRAVY -0.071. Kesimpulannya protein Nra bakteri S. pyogenes bersifat basa, hidrofilik, tidak stabil, sulit berinteraksi dengan protein lain. Sifat fisika-kimia protein Nra bakteri S. pyogenes dapat menjadi referensi penemuan potensi molekul diagnostik untuk pengembangan reagen diagnostik demam berdarah yang spesifik dan sensitif.
Analisis Variasi Komposisi Daging Buah Salak Terhadap Mutu Penyimpanan Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri SATWIKHA DEWI, I GUSTI AGUNG AYU; Sridwijastuti, Ni Made; Septiasari, Ni Putu Senshi; Harmawati Noviari HS, Andi; Kurniawati Pramitaningrum, Intan; Agustini, Ni Luh Putu; Ayu Trisna Dewi, Dewa; Da Costa, Sandra
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.237

Abstract

Keterbatasan akses dan tingginya biaya media pertumbuhan bakteri konvensional mendorong pencarian alternatif yang terjangkau dan berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi potensi daging buah salak, komoditas lokal yang melimpah di Indonesia, sebagai sumber nutrisi alternatif untuk media pertumbuhan bakteri. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), kami membandingkan mutu penyimpanan media alternatif dengan tiga konsentrasi daging buah salak (1, 2, dan 3 gram) dan kontrol (NA) selama empat minggu pada suhu 5°C. Tidak ditemukan perubahan warna atau kontaminasi pada semua perlakuan. Meskipun menjanjikan, penelitian ini terbatas pada satu varietas salak dan rentang konsentrasi tertentu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji pengaruh varietas dan konsentrasi yang lebih luas. Namun, temuan ini menunjukkan potensi besar salak sebagai alternatif media pertumbuhan bakteri yang ramah lingkungan dan ekonomis.