Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGALAMAN MINUM KOPI DAN SUASANA TOKO MELALUI MOTIVASI HEDONIS DAN UTILITARIAN PADA NIAT MEMBELI KEMBALI Safitri, Anisa Dwi; Tuti, Meylani
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v5i1.233

Abstract

This research analyzed the influence of the coffee-drinking experience and store at­mos­phere, influencing the tendency to repurchase using hedonic and utilitarian motivation. The population of this research was the customers of the Kopi Bajawa Flores cafe. The sam­ple used was purposive sampling, with 251 respondents, and used quantitative research me­thods. The data analysis approach used a structural equation model implemented using SmartPLS software. The findings of this study indicated that a customer's experience con­su­ming coffee and the ambiance of the store significantly influenced their likelihood of making a subsequent purchase from both hedonic and utilitarian motivations. Store atmosphere signi­ficantly influenced the intention to repeat purchases with hedonic motivation aspects. From the results of this research, if a company wanted to increase sales, it was recommended that the company be able to fulfill consumers' emotional pleasure. Further research was also re­commended to discover other variables influencing company sales statistics.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisi pengaruh pengalaman minum kopi dan sua­sana toko memengaruhi kecenderungan untuk melakukan pembelian kembali dengan moti­vasi hedonis dan utilitarian. Populasi penelitian ini adalah pelanggan kafe Kopi Bajawa Flo­res. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah 251 responden dan de­ngan metode penelitian kuantitatif. Pendekatan analisis data menggunakan model persa­ma­an struktural yang diimplementasikan menggunakan software SmartPLS. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan mengonsumsi kopi, serta suasana toko, se­ca­ra signifikan memengaruhi kemungkinan mereka melakukan pembelian berikutnya baik se­ca­ra motivasi hedonis maupun utilitarian. Suasana toko secara signifikan memengaruhi niat membeli kembali dengan aspek motivasi hedonis. Dari hasil penelitian tersebut jika perusa­ha­an ingin meningkatkan penjualan disarankan perusahaan dapat lebih memenuhi emosional ke­senangan konsumen. Penelitian lanjutan juga disarankan untuk mengetahui lebih lanjut va­riabel-variabel lain yang dapat memengaruhi statistik penjualan perusahaan.
Optimalisasi Limbah Pakaian Bekas sebagai Kerajinan Keset dan Lap Dapur Bagi Ibu-Ibu di Desa Pinang Banjar : Pengabdian Irawan, Bambang; Fakhira, Dhia Akifah; Azizah, Maharani; Safitri, Anisa Dwi; Riya, Okta; Pratiwi, Riska Ayu; Bamer, Ircha Altri; Fetriasih, Riska; Adelia, Nur Hidayah; Erlangga, Anugrah Danial; Laisah, Nur; Rikardo, Ricki; Julianti, Manda Dwi; Syapira, Syaiba; Peratama, M. Bayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5773

Abstract

Peningkatan limbah pakaian akibat pola konsumsi fast fashion menjadi permasalahan lingkungan yang juga terjadi di tingkat desa. Di Desa Pinang Banjar, limbah pakaian belum dimanfaatkan secara optimal dan perempuan belum memiliki keterampilan untuk mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan melalui pelatihan pengolahan limbah pakaian menjadi keset dan lap dapur. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung, disertai observasi dan diskusi reflektif. Kegiatan diikuti oleh 10 ibu rumah tangga dan remaja perempuan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik produksi dan potensi ekonomi produk. Peserta mampu memproduksi secara mandiri serta menunjukkan peningkatan motivasi berwirausaha. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas produktif perempuan dan berpotensi berkembang menjadi usaha mikro berbasis ekonomi sirkular dengan dukungan pendampingan lanjutan dan akses pasar.