Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kadar Asam Urat Hasfika, Essydhea; Sarihati, I Gusti Agung Dewi; Sofi Yanty, Jannah; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v12i2.4269

Abstract

Kopi mengandung senyawa polifenol. Senyawa polifenol dalam kopi diantaranya adalah asam klorogenat yang berfungsi dalam metabolisme asam urat yaitu dapat menghambat kerja xantine oxidase. Asam klorogenat juga bersifat diuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urine Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi dengan kadar asam urat pada peminum kopi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini melibatkan 85 responden yang ditentukan dengan cara accidental sampling. Responden terdiri dari laki-laki dan perempuan berusia 17-72 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki kadar asam urat normal sebanyak 86% sedangkan yang memiliki kadar asam urat tinggi sebanyak 14%. Persentaase terbanyak responden dengan kadar asam urat tinggi ditemukan pada volume konsumsi kopi 200 ml dalam sehari. Sedangkan responden yang mengonsumsi kopi dengan volume 800 ml dalam sehari semuanya memiliki kadar asam urat normal. Analisis korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara volume konsumsi kopi dengan kadar asam urat dan terdapat korelasi negatif yang sangat rendah yaitu -0,019. Simpulan hasil penelitian menggambarkan volume kopi yang dikonsumsi memiliki korelasi negatif yang rendah terhadap kadar asam urat dalam darah.
Penerapan Teknik Cawan Tuang dan Sebar Dalam Pemeriksaan Enterobacteriaceae pada Pasien Diare Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Diagnosis Laboratorium Hasfika, Essydhea; Prihatiningsih, Diah; Abadi, Moh. Fairuz
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wyt38555

Abstract

Diare masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan dan salah satu penyebab utamanya adalah infeksi bakteri dari famili Enterobacteriaceae. Pemeriksaan mikrobiologi melalui metode kultur merupakan langkah penting dalam mendukung diagnosis dan pengendalian penyakit diare. Kegiatan ini bertujuan untuk membandingkan jumlah Enterobacteriaceae pada sampel feses penderita diare menggunakan teknik cawan tuang (pour plate) dan cawan sebar (spread plate). Kegiatan ini menggunakan desain eksperimental laboratoris dengan pendekatan komparatif terhadap 16 sampel feses penderita indikasi diare yang dianalisis di laboratorium. Data diperoleh melalui penghitungan jumlah koloni bakteri dalam satuan CFU/gram, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cawan tuang menghasilkan rata-rata jumlah Enterobacteriaceae yang lebih tinggi dan lebih homogen dibandingkan metode cawan sebar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode cawan tuang lebih efektif dalam menghitung total populasi Enterobacteriaceae pada sampel feses penderita diare, sedngkan metode cawan sebar lebih sesuai untuk pengamatan morfologi koloni permukaan. Disarankan untuk melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan beragam guna meningkatkan validitas serta generalisasi hasil penelitian.