Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Variasi perilaku mencari makan pada semut rangrang Oecophylla smaragdina (Fabricius) pada habitat yang berbeda: Variations of foraging behavior of weaver ants Oecophylla smaragdina (Fabricius) in different habitats Rezki, Rezki; Aoliya, Nur; Fadliansyah, Fadliansyah; Wulandari, Siti Latifa; Jesajas, David Reinhard; Raffiudin, Rika
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 20 No 2 (2023): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.20.2.141

Abstract

Weaver ants (Oecophylla smaragdina (Fabricus)) are carnivorous insects and play a role as biocontrol agents in urban habitats. This study aims to analyze the foraging behavior of O. smaragdina in two different habitats, namely urban and non-urban. The two locations are characterized by differences in the intensity of human interaction and the distance between the trees and the tree canopy. The behavioral observation method uses all sampling events with five behavioral categories: lurking (M1), approaching (M2), carrying (M3), communicating between ants in a colony (K1), and competition with other ants (K2). We tested three different types of feed: chick scraps, Tenebrio molitor Linnaeus larvae, and sugar. The results showed that there were three sequences of foraging behavior in urban areas, namely: (1) M1, M2, K1, M3, (2) M1, M2, K1, M3, K2, and (3) M1, M2, K2, M3. Meanwhile, there is only one pattern in non-urban areas, namely M1, M2, M3. Approaching food (M2) and lurking food (M1) were the dominant responses of O. smaragdina in urban and non-urban areas. In urban areas, broiler chickens were the type of feed most approached by ants, followed by sugar and beetle larvae. O. smaragdina in non-urban areas also preferred chicken pieces as feed compared to the others, but only one individual O. smaragdina approached (M2) chicken pieces and none approached the others. Foraging ants are more active at high temperature and low humidity, compared to low temperature and high humidity. Therefore, the foraging behavior of O. smaragdina is influenced by habitat factors.
Keanekaragaman Burung Cenderawasih di Hutan Kampung Nunsyari Distrik Yapen Timur Kabupaten Kepulauan Yapen Womsiwor, Asnat M.; Raunsay, Edoward Krisson; Kawatu, Paul Johan; Rehiara, Rosaniya E.; Rophi, Apriani Herni; Jesajas, David Reinhard
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 6 No 2 (2024): Bioeksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2024.6.2.11291

Abstract

Keberadaan burung Cenderawasih semakin terancam punah karena perburuan liar, dan rusaknya habitat, oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis burung Cenderawasih yang ada di Hutan Kampung Nunsyari Distrik Yapen Timur Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua, mengetahui bentuk penyebaran jenis-jenis cenderawasih di Hutan Kampung Nunsyari Distrik Yapen Timur Kabupaten Kepulauan Yapen, dan mengetahui gambaran umum habitat burung cenderawasih di Hutan Kampung Nunsyari Distrik Yapen Timur Kabupaten Kepulauan Yapen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Index Ponctuelle de Abondance (IPA). Teknik analisis data yang digunakan adalah Kelimpahan Burung, Keanekaragaman Jenis Burung, Frekuensi Atau Sebaran Burung. Hasil analisis kelimpahan menunjukkan P. m. jobiensis sebanyak 0.68, Manucodia jobiensis sebanyak 0.09, Cicinnurus regius 0.14, dan Diphyllodes magnificus 0.090, keragaman jenis burung Cenderawasih adalah sebesar 1, Frekuensi Relatif Sebaran Burung jenis Paradisaea minor jobiensis terdapat 68%, Manucodia jobiensis 9%, Cicinnurus regius 14%, dan Diphyllodes magnificus 9%.
PELATIHAN GURU MGMP IPA DALAM IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBALUSAN IPA PADA SMP DI KOTA JAYAPURA Rehiara, Rosaniya E.; Raunsay, Edoward Krisson; Antoh, Alfred Alfonsoh; Kameubu, Konstantina MB.; Kawatu, Paul Johan; Akobiarek, Maik NR.; Aisoi, Leonardo Elisa; Megawati, Ruth; Rophi, Apriani Herni; Jesajas, David Reinhard; Bwefar, Marsya I.; Satar, Suriyah; Listiani, Hanida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan guru-guru MGMP IPA dalam implementasi model Probalusan dalam pembelajaran IPA di SMP. Pelatihan ini diharapkan guru-guru sebagai fasilitator yang kreatif dan inovatif memiliki keterampilan dalam menyelenggarakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran inovatif. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru MGMP IPA di kota Jayapura yang berjumlah 41 orang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian, meliputi penyampaian materi model pembelajaran Probalusan IPA, simulasi sintaks model pembelajaran Probalusan IPA dan dilanjutkan dengan diskusi seputar model pembelajaran Probalusan IPA untuk memberi kesempatan bagi guru untuk mengatasi kendala dalam menerapkan model Probalusan IPA. Manfaat yang diperoleh guru dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperoleh pengetahuan tentang model pembelajaran inovatif yaitu model Probalusan IPA dan dapat menerapkannya dalam pembelajaran IPA di SMP. Hasil angket respon guru setelah mengikuti pelatihan untuk kategori sangat setuju diatas 85% dari 41 guru dan setuju 15% artinya guru sangat senang mengikuti kegiatan pelatihan implementasi model pembelajaran Probalusan IPA. Menurut Guru pelatihan ini membantu mereka memahami model pembelajaran inovatif diantaranya model Probalusan IPA. Guru lebih mengerti konsep dasar model pembelajaran Probalusan IPA, disertai contoh-contoh praktis yang berguna untuk diterapkan di kelas. Pelatihan ini mendorong guru-guru sebagai fasilitator lebih kreatif dan inovatif, serta memiliki keterampilan dalam menyelenggarakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran inovatif. Implementasi model Probalusan IPA menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan mudah.
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK KPA DAN MMP DALAM MENDUKUNG EKOWISATA BIRDWATCHING DI AMAI DISTRIK DEPAPRE KABUPATEN JAYAPURA Raunsay, Edoward Krisson; Rehiara, Rosaniya E.; Sulistiowati, Dewi; Koirewoa, Dolfina Costansah; Jesajas, David Reinhard; Salam, Safitri; Kayoi, Dorce
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51498

Abstract

Peran masyarakat lokal memiliki kontribusi penting dalam menjaga keberlangsungan burung Cenderawasih di habitat alaminya. Namun, peran kelompok pencinta burung di Papua masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan ekologi dan kurangnya konsistensi dalam pelestarian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Kampung Amai, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan konservasi masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, Focus Group Discussion (FGD), dan praktik lapangan bersama dua kelompok mitra utama, yaitu Kelompok Pencinta Alam (KPA) dan Masyarakat Mitra Pariwisata (MMP). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap ekologi burung Cenderawasih, identifikasi spesies, serta pengelolaan habitat dan jalur ekowisata. Evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 40–55%. Peserta kini mampu mengenali empat spesies utama Paradisaea minor, Seleucidis melanoleuca, Cicinnurus regius, dan Cicinnurus magnificus serta memahami jenis pohon pakan dan area aktivitasnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas masyarakat efektif dalam membangun kesadaran konservasi dan menjadi dasar pengelolaan ekowisata birdwatching berkelanjutan di Papua.
The Influence of Cocopeat Plant Media and Manure on the Growth of Ketapang (Terminalia cattapa L.) in Telaga Cemara Beach Forest, Holmafen Village, Muara Tor District, Sarmi Regency Felle, Isobela Kornelia; Antoh, Alfred Alfonso; Raunsay, Edoward Krisson; Akobiarek, Maik N R; Aisoi, Leonard Elisa; Jesajas, David Reinhard
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4596

Abstract

Planting media with a certain composition and different treatments influence the growth of a plant. This research was carried out for 5 months from December 2022 -May 2023 with the aim of research to find out the right composition for planting T. catappa plants in the rehabilitation process of the Telaga Cemara beach forest in Holmafen Village, Muara Tor District, Sarmi Regency. The composition of the growing media used in this study was manure, cocopeat, and soil. The research design used was Completely Randomized Design (CRD). There are three variables used in this study, namely the independent variable (combination of Cocopeat manure and soil), dependent variable (type of tree planted), and control variable (soil without treatment). The results showed that there was an effect of treatment on the Ketapang plant which showed significant results on the five parameters tested, NL (T2K3), LL (T2K1), LW (T2K1), PH (T2K1), NB (T2K1). Based on the results of linear regression, the correct composition was obtained, namely the composition of 32.5% cocopeat, manure 17.5%, and land 50%.    
Vegetation Association of Bird of Paradise Community in Berber Village Forest, West Bonggo District, Sarmi Regency, Papua Province Indonesia Raunsay, Edoward Krisson; Koirewoa, Dolfina Costansah; Jesajas, David Reinhard; Nurcholis, Waras
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/modern.v3i6.12272

Abstract

This research aims to determine the richness, diversity and dominance of tree and bird species, as well as analyzing the relationship between trees and bird communities in the Berber Village forest.  Data collection methods include observation, exploration and Concentration Counts. Species richness analysis uses the Margalef Index. Diversity index, with the Shannon-Wiener equation, Dominance index using the dominance index. Assessment of the ecological function of trees using four assessment categories (very good, good, moderate and poor). A total of 36 individuals were observed, consisting of 23 males and 13 females. The richness of birds of paradise in Berber village forests is in the low category (0.4343) and is dominated by P. minor. Activity P. minor observed at various heights ranging from 21 to 64 meters above sea level (masl). Distribution of Bird of Cenderawasih activity (P. minor And C. king) shows a predilection for certain tree types and variations in height.
Variasi perilaku mencari makan pada semut rangrang Oecophylla smaragdina (Fabricius) pada habitat yang berbeda: Variations of foraging behavior of weaver ants Oecophylla smaragdina (Fabricius) in different habitats Rezki, Rezki; Aoliya, Nur; Fadliansyah, Fadliansyah; Wulandari, Siti Latifa; Jesajas, David Reinhard; Raffiudin, Rika
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 20 No 2 (2023): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.20.2.141

Abstract

Weaver ants (Oecophylla smaragdina (Fabricus)) are carnivorous insects and play a role as biocontrol agents in urban habitats. This study aims to analyze the foraging behavior of O. smaragdina in two different habitats, namely urban and non-urban. The two locations are characterized by differences in the intensity of human interaction and the distance between the trees and the tree canopy. The behavioral observation method uses all sampling events with five behavioral categories: lurking (M1), approaching (M2), carrying (M3), communicating between ants in a colony (K1), and competition with other ants (K2). We tested three different types of feed: chick scraps, Tenebrio molitor Linnaeus larvae, and sugar. The results showed that there were three sequences of foraging behavior in urban areas, namely: (1) M1, M2, K1, M3, (2) M1, M2, K1, M3, K2, and (3) M1, M2, K2, M3. Meanwhile, there is only one pattern in non-urban areas, namely M1, M2, M3. Approaching food (M2) and lurking food (M1) were the dominant responses of O. smaragdina in urban and non-urban areas. In urban areas, broiler chickens were the type of feed most approached by ants, followed by sugar and beetle larvae. O. smaragdina in non-urban areas also preferred chicken pieces as feed compared to the others, but only one individual O. smaragdina approached (M2) chicken pieces and none approached the others. Foraging ants are more active at high temperature and low humidity, compared to low temperature and high humidity. Therefore, the foraging behavior of O. smaragdina is influenced by habitat factors.