Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemikiran Prof. H.M. Arifin, M. ED. Tentang Pendidikan (Religius-Rasional) Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Kontemporer Fithriyyah; Muh. Wasith Achadi
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, serta menambah wawasan keilmuan terkait pemikiran Prof. H.M. Arifin, M.Ed tentang pendidikan (religius-rasional) dan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif melalui pendekatan deskriptif analitik dengan jenis tulisan kepustkaan (library research) dimana data berasal dari penelusuran literatur ilmiah secara sistematis pada artikel-artikel yang relevan, jurnal, buku, dan dokumen yang membahas secara signifikan sesuai dengan judul penelitian. Adapun hasil penelitian yaitu Kecenderungan pemikiran religius rasional pemikiran tentang pendidikan yang digagaskan Prof. H.M. Arifin, M. Ed memiliki relevansi dengan pendidikan Islam kontemporer dengan kondisi masyarakat indonesia yang religius dan multikultural. Dari segi pemikirannya dengan prinsip-prinsip pendidikan yang dikembangkan mengerucut pada aktualisasi manusia sebagai makhluk istimewa dan sangat tepat direfleksikan dalam dunia pendidikan saat ini.
Tinjauan Historis Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Fithriyyah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.626

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menejelaskan pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam berdasarkan tinjauan historis dengan menggunakan metode penelitian library research, yaitu pendekatan kepustakaan dengan mengkaji buku, jurnal, dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan Islam dalam tinjauan sejarah dari masa kemerdekaan hingga reformasi terus mengalami perubahan sosial dengan kondisi dan kebutuhan. Pengembangan kurikulum pendidikan Islam terbagi atas 3 masa; yaitu pertama masa orde lama, dimana pada masa ini terjadi 3 perubahan kurikulum yaitu kurikulum 1947, 1952, dan 1964; kedua pada masa orde baru, terjadi 4 perubahan yaitu kurikulum 1968, 1975, 1984 dan kurikulum 1994; ketiga masa reformasi, terjadi 4 perubahah kurikulum yaitu kurikulum 2004 (KBK), kurikulum 2006 (KTSP), kurikulum 2013.
Edukasi Anak SDN 132/I Desa Hajran Dengan Aksi Bersih Ceria: Praktik Menjaga Kebersihan Lingkungan Lillah , Mutia; fatimah; destiana; raja; nurasyfa; muhammad; fithriyyah; nasywa; nadiya; rismanda; rasmauli
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/pd3f9744

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit yang sering dialami anak-anak, seperti diare dan penyakit kulit. Di SDN 132/Desa Hajran, Jambi, pemahaman siswa tentang kebersihan diri dan lingkungan masih terbatas sehingga diperlukan pendekatan edukatif yang menarik dan sesuai usia. Kegiatan turun lapangan ini dilaksanakan melalui program “AKSI BERSIH CERIA”, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Program dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan Play-Based Learning berupa game interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan anak-anak terkait PHBS dan kebersihan lingkungan, serta meningkatnya antusiasme dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Metode Play-Based Learning terbukti efektif dalam membuat anak lebih mudah memahami materi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Program “AKSI BERSIH CERIA” direkomendasikan untuk dilanjutkan oleh pihak sekolah sebagai upaya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.