Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN SENSE OF SCHOOL BELONGING DAN KEBAHAGIAAN PADA SISWA SMA Marsyanda; Rahmah Hastuti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.230

Abstract

Rasa memiliki di sekolah dapat diartikan sebagai perasaan diterima, dihargai, dan didukung oleh teman sebaya dan guru. Salah satu hal yang berkaitan dengan rasa memiliki di sekolah, yaitu kebahagiaan. Siswa dengan sense of school belonging dan kebahagiaan yang tinggi, akan menunjukkan prestasi akademik yang baik dan banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara sense of school belonging dan kebahagiaan pada siswa SMA. Alat ukur penelitian ini menggunakan Psychological Sense of School Membership (PSSM) yang dikembangkan oleh Goodenow (1993) dan juga Oxford Happiness Scale yang dikembangkan oleh Peter dan Michael (2002). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri X yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan dengan jumlah partisipan sebanyak 228. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif signifikan antara sense of school belonging dan kebahagiaan.
HUBUNGAN SENSE OF SCHOOL BELONGING DAN KEBAHAGIAAN PADA SISWA SMA Marsyanda; Rahmah Hastuti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.230

Abstract

Rasa memiliki di sekolah dapat diartikan sebagai perasaan diterima, dihargai, dan didukung oleh teman sebaya dan guru. Salah satu hal yang berkaitan dengan rasa memiliki di sekolah, yaitu kebahagiaan. Siswa dengan sense of school belonging dan kebahagiaan yang tinggi, akan menunjukkan prestasi akademik yang baik dan banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara sense of school belonging dan kebahagiaan pada siswa SMA. Alat ukur penelitian ini menggunakan Psychological Sense of School Membership (PSSM) yang dikembangkan oleh Goodenow (1993) dan juga Oxford Happiness Scale yang dikembangkan oleh Peter dan Michael (2002). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri X yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan dengan jumlah partisipan sebanyak 228. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif signifikan antara sense of school belonging dan kebahagiaan.
LITERASI PEMBIAYAAN, MANAJEMEN USAHA, DAN DIGITALISASI OLEH UMKM MALL NIPAH KOTA MAKASSAR DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR Marsyanda; Nasrullah; Japar, Rahayu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12853

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in driving economic growth; however, they still face various challenges such as low financing literacy, weak business management, and limited utilization of digital technology. This study aims to analyze the effect of financing literacy, business management, and digitalization on the ability of MSMEs to face market competition among MSME actors at Mall Nipah Makassar. This research uses a quantitative method with an associative approach. Data were collected through questionnaires distributed to 50 MSME actors operating at Mall Nipah. Data analysis was conducted using PLS-SEM with SmartPLS 4. The results show that financing literacy (p=0.466) and digitalization (p=0.060) do not have a significant effect on the ability of MSMEs to face market competition, while business management (p=0.022) has a positive and significant effect. The R-square value of 0.378 indicates that 37.8% of the variation in market competition can be explained by the three variables. These findings indicate that effective business management is the most dominant factor in improving MSME competitiveness, while financing literacy and digitalization still need to be improved for optimal impact.