Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DUKUNGAN SOSIAL, KEMATANGAN EMOSI, DAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TINGKAT SATU Milda Sari
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.236

Abstract

Penyesuaian diri menjadi permasalahan umum yang ditemui pada mahasiswa baru. Beberapa hal yang dianggap dapat mendorong terjadinya penyesuaian diri pada mahasiswa baru yaitu dukungan sosial dan kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dukungan sosial dan kematangan emosi secara simultan terhadap penyesuaian diri pada mahasiswa tingkat satu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan skala penyesuaian diri, skala dukungan sosial, dan skala kematangan emosi. Subjek dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 112 orang mahasiswa aktif tingkat satu. Hipotesis dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial dan kematangan emosi terhadap penyesuain diri pada mahasiswa tingkat satu. Dukungan sosial mempunyai pengaruh lebih besar terhadap penyesuaian diri mahasiswa tingkat satu.
DUKUNGAN SOSIAL, KEMATANGAN EMOSI, DAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TINGKAT SATU Milda Sari
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.236

Abstract

Penyesuaian diri menjadi permasalahan umum yang ditemui pada mahasiswa baru. Beberapa hal yang dianggap dapat mendorong terjadinya penyesuaian diri pada mahasiswa baru yaitu dukungan sosial dan kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dukungan sosial dan kematangan emosi secara simultan terhadap penyesuaian diri pada mahasiswa tingkat satu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan skala penyesuaian diri, skala dukungan sosial, dan skala kematangan emosi. Subjek dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 112 orang mahasiswa aktif tingkat satu. Hipotesis dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial dan kematangan emosi terhadap penyesuain diri pada mahasiswa tingkat satu. Dukungan sosial mempunyai pengaruh lebih besar terhadap penyesuaian diri mahasiswa tingkat satu.
Uji Iritasi dan Efektivitas Lulur Serbuk Dari Ampas Kopi Arabika Gayo (Coffea arabica L.), Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.), dan Rimpang Jahe (Zingiber officinale) Untuk Mencerahkan Kulit Elfariyanti; Irma Zarwinda; Intan Azura; Milda Sari
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v6i1.174

Abstract

Merawat kulit secara teratur merupakan langkah awal untuk menambah dan menjaga kecantikan kulit secara alami. Salah satu cara merawat kulit yaitu menggunakan sediaan kosmetik seperti lulur. Saat ini lulur yang terbuat dari bahan alami lebih disukai karena tidak menimbulkan efek samping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keamanan dan efektivitas sediaan lulur serbuk dari ampas kopi arabika Gayo (Coffea arabica L.), ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dan rimpang jahe (Zingiber officinale) untuk mencerahkan kulit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif melalui uji di laboratorium dan menggunakan sukarelawan. Sediaan lulur dibuat dalam 3 formula dengan cara memvariasikan berturut-turut komposisi serbuk ampas kopi arabika Gayo, ubi jalar ungu dan rimpang jahe yaitu F1 (1:3:1), F2 (2:2:1), dan F3 (3:1:1). Uji iritasi dilakukan pada 8 orang sukarelawan, sedangkan uji kecerahan kulit dilakukan pada 3 orang sukarelawan. Hasil penelitian didapatkan bahwa semua formula lulur tidak menimbulkan iritasi pada kulit sukarelawan. Adapun pada uji kecerahan kulit didapatkan bahwa formula F3 menunjukkkan terjadinya peningkatan kecerahan kulit menjadi satu tingkat lebih cerah, sedangkan formula F1 dan F2 tidak menunjukkan peningkatan kecerahan kulit sukarelawan setelah pemakaian lulur selama 2 minggu. Hasil tanggapan sukarelawan menunjukkan bahwa formula F3 paling disukai. Kata Kunci: lulur serbuk; uji iritasi; efektivitas; ampas kopi arabika Gayo; ubi jalar ungu