Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KECEMASAN PADA INDIVIDU DEWASA AWAL Gravelia Dwita Meiliandra; Evyana Prasetya; Gabriela Theofilia Siahaan; Viona Grace; Sandy Kartasasmita
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara intensitas bermain media sosial dan tin kecemasan pada individu dewasa awal. Media sosial dalam penelitian ini merupakan media seperti Instagram, Twitter, Tiktok, Facebook yang telah menjadi bagian dari sebagian masyarakat di seluruh dunia. Menurut Marsidi, kecemasan adalah suatu reaksi alami yang dapat dirasakan oleh setiap individu khususnya pada individu dewasa awal. Partisipan pada penelitian ini terdiri dari 230 individu dewasa awal berusia 18-30 tahun, tanpa membatasi jenis kelamin, tingkat pendidikan, agama, dan status sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diadaptasi dari Beck Anxiety Inventory (BAI) untuk mengukur tingkat kecemasan individu dan Facebook Intensity Inventory untuk mengukur frekuensi penggunaan sosial media, sejauh mana pengguna terhubung dengan platform, dan bagaimana platform dapat berperan dalam kehidupan sosial. Prosedur penelitian melibatkan penyusunan latar belakang penelitian, pembuatan dan penyebaran kuesioner melalui Google Form. Diperoleh hasil adanya hubungan positif yang signifikan antara kecemasan dengan kepercayaan diri pada dewasa awal dengan koefisien korelasi sebesar 0,123 dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) antara kecemasan dan kepercayaan diri adalah 0,001 < 0,05 artinya semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin tinggi kecemasan.
Hubungan antara Kecemasan dan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Viona Grace; Sandy Kartasasmita
ANWARUL Vol 5 No 1 (2025): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v5i1.4444

Abstract

Education has an important role in developing students‘ abilities, but significant changes in the education system, such as curriculum changes, and academic requirements often put pressure on students so that it can trigger anxiety and have an impact on students’ learning motivation. This study aims to determine the relationship between anxiety and learning motivation in high school students. The method used was a quantitative method involving 206 high school student participants based on purposive sampling. This study used the spearmen corellation method and the results showed that there was no relationship between anxiety and learning motivation of high school students. The correlation test results obtained an r value of -0.017 and p 0.814> 0.05. The results of the difference test using mann whitney and obtained there are differences in anxiety based on gender and differences in learning motivation based on grade level. The results of this study are expected to be useful for future researchers in conducting research with similar variables and useful for teachers to develop learning methods that can reduce student anxiety and can increase student learning motivation.