Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN Erwanindyasari, Risma Nuril; Supratman, Supratman
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1206

Abstract

Latar Belakang:  Rumah sakit merupakan  tempat yang memberikan bantuan atau jasa terkait layanan kesehatan yang dilihat berdasarkan visi misi dan tujuan yang sudah ditetapkan bersama. Kepuasan kerja memperlihatkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya, yang dinyatakan dalam sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang ditemuinya di lingkungan kerjanya. Mutu pelayanan keperawatan dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya tingkat profesionalisme dan keterampilan yang dimiliki oleh perawat.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan kerja perawat dengan mutu pelayanan keperawatan. Metode Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif koleratif dengan kuantitatif di RSUD Moewardi Surakarta. Responden yang diteliti berjumlah 125 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis univariat dan bivariat (spearman). Hasil: Mayoritas perawat di rumah sakit melaporkan tingkat kepuasan kerja yang tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh survei 53%. Sebagian besar perawat termasuk dalam kategori baik kategori baik ditinjau dari mutu pelayanan keperawatan yaitu 92%. Dengan menggunakan Spearman, hasil analisis hubungan tingkat kepuasan kerja perawat dengan mutu pelayanan keperawatan diperoleh p = 0,001 (<0,05) yang berarti Ha diterima, artinya bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja perawat dengan mutu pelayanan perawatan. Saran: Perawat harus lebih memperhatikan aspek-aspek kepuasan kerja dan lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan agar lebih memadai. Kata kunci :  Kepuasan Kerja, Mutu Pelayanan Keperawatan
LITERATURE REVIEW : PENGARUH PIJAT ES DAN PENGGUNAAN GEL LIDOKAIN UNTUK MENGURANGI NYERI VASKULARISASI PADA PASIEN HEMODIALISIS Erwanindyasari, Risma Nuril; Rizkya, Titania Nur; Maliya, Arina; Kurniasari, Dyan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47117

Abstract

Nyeri akibat kanulasi fistula arteriovenosa (AVF) merupakan masalah utama pada pasien hemodialisis yang berdampak pada kenyamanan serta kepatuhan terhadap terapi. Pengelolaan nyeri selama prosedur vaskularisasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Literature review ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pijat es dan gel lidokain dalam mengurangi nyeri selama insersi AVF pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Literature review dari berbagai database jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan antara tahun 2020-2025, menggunakan kata kunci “hemodialisis”, “pijat es”, dan “lidokain gel”. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua intervensi tersebut efektif menurunkan intensitas nyeri secara signifikan. Pijat es bekerja melalui stimulasi titik akupresur, mekanisme gate control, serta pelepasan peptida opioid endogen, sedangkan gel lidokain menghambat transmisi impuls nyeri melalui blokade saluran natrium. Efektivitas kedua metode relatif setara, tanpa perbedaan signifikan secara statistik, sehingga dapat menjadi alternatif sesuai preferensi pasien dan ketersediaan sumber daya. Kesimpulannya, baik pijat es maupun gel lidokain merupakan intervensi nonfarmakologis yang mudah, murah, dan minim risiko untuk mengurangi nyeri kanulasi AVF pada pasien hemodialisis. Implikasi praktisnya, tenaga kesehatan disarankan untuk mempertimbangkan kedua metode ini guna meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien selama terapi hemodialisis.