Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT Fadilla, R A; Nurmalasari, Marthina
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1216

Abstract

Latar Belakang : Beban kerja yang berat atau ringan dapat menimbulkan stres kerja yang dapat menjadi risiko bagi kesehatan dan keselamatan perawat. Tujuan: Penelitian ini telah diketahui hubungan beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif correlative dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 08 November- 08 Desember 2023.  Populasi pada penelitian ini adalah semua perawat yang ada di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan dengan jumlah perawat 63 orang. Adapun jumlah sampel yaitu sebanyak 63 orang (total sampling). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji  chi-square. Hasil: Sebagian besar perawat memiliki beban kerja sedang yaitu sebanyak 27 orang (42,9%), sebagian besar perawat memiliki tingkat stres kerja sedang sebanyak 26 orang (41,3%), dimana hasil uji chi-square didapatkan p-value = 0,001 yang menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan. Saran : Perlu kebijakan  mengenai  manajemen keperawatan  terkhusus  stres  kerja pada perawat, diharapkan rumah sakit juga dapat memberikan  motivasi  dan penghargaan  kepada  perawat sebagai  bentuk  dukungan, selain itu  memberikan lingkungan kerja yang nyaman  serta perlu adanya penambahan  jumlah  perawat dan tenaga penunjang lainnya agar dapat mengurangi beban kerja yang dimiliki perawat saat ini sehingga tidak terjadi stres kerja pada perawat. Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat
SKRINING KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI PUSKESMAS Fadilla, R A; Pertiwi, Riantri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1502

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia menyebabkan meningkatnya penyakit degeneratif dan kanker yang menyebabkan penurunan produktifitas lansia. Penurunan produktifitas lansia karena penurunan fungsi, sehingga menyebabkan lansia mengalami penurunan kemandirian dalam melaksanakan kegiatan harian. Tujuan: Mengetahui tingkat kemandirian lansia melakukan aktivitas sehari hari di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Populasi dalam penelitian ini 540 lansia dengan jumlah sampel 84 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Barthel. Waktu penelitian dilakukan 23 – 27 Desember 2024. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kemandirian lansia dalam  aktivitas sehari-hari menunjukkan lansia dengan kategori mandiri 42 lansia (50.0%),  lansia dengan kategori tergantung ringan, 13 lansia (15.5%), lansia dengan kategori sedang 24 lansia (28.6%), dan kategori berat 5 lansia (6.0%). Saran: Diharapkan keluarga agar selalu memantau lansia melakukan aktivitas sehari hari sehingga dapat meningkatkan kebugaran lansia, memeriksakan kesehatan ke puskesmas terdekat untuk mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari hari.Kata Kunci: Tingkat Kemandirian, Aktivitas Sehari-hari, Lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG Fadilla, R A; Martinasari, Dwi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1500

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi dalam jangka waktu yang lama, disebabkan oleh faktor multidimensi, pengasuhan gizi yang kurang baik, kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memiliki anak balita. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, sampel sebanyak 30 responden. Waktu penelitian dilakukan bulan Desember 2024 – Januari 2025. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Analisis univariat yang tidak mengalami stunting 24 responden (80%), pendapatan tinggi 21 responden (70%), pengetahuan baik 23 responden (76,7%), pola makan baik 24 responden (80%). Hasil uji statistic chi square diketahui ada hubungan pendapatan (p value = 0,049), pengetahuan (p value = 0,016) dan pola makan (p value = 0,007) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pelayanan konseling dan penyuluhan mengenai kejadian stunting pada anak, sehingga pemahaman masyarakat terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita dapat mengetahui tanda-tanda stunting sejak dini.Kata Kunci: Kejadian Stunting, Pendapatan, Pengetahuan, Pola Makan