Purwo Santosa, Slamet
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Alat Penyiram Otomatis Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Energi Surya Dalam Mendukung Program Kampung Sejuta Anggrek Di Kelurahan Baru, Jakarta Timur Aditya, Lukman; Purwo Santosa, Slamet; Fikri Triyanto, Bayu; Bintang Pratama, Andhika; Sayyid Fadhilah, Aryanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.98-105

Abstract

Penyiraman tanaman khususnya pada tanaman anggrek diperlukan perhatian khusus, dikarenakan tanaman anggrek memiliki batas kelembapan udara 60-80 % RH dan suhu lingkungan antara 18 – 34 ̊C. Oleh sebab itu proses penyiraman anggrek tidak boleh terlalu lembab atau kering. Pada program sejuta anggrek di Kelurahan Baru, Jakarta Timur, penyiraman masih dilakukan manual dan tidak adanya kontrol kelembapan dan temperatur. Penyiraman dilakukan manual dan bergantung pada tenaga kerja manusaia. Terdapat sekitar 200 pot anggrek di Kelurahan Baru yang harus disirami tiap harinya. Kegiatan pengabdian ditujukan untuk menerapkan sistem penyiraman pada tanaman anggrek di Kelurahan Baru dengan sistem penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler. Sensor DHT22 digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan tempertaur disekitar tanaman anggrek. Dengan berbasis mikrokontroler parameter kelembapan 60% dan temperatur maksimum 33 ̊C dapat mengaktifkan relay pompa. Air dipompa menggunakan pompa DC 12 Volt bertenaga baterai. Untuk penyiraman digunakan selang-selang agar menjangkau posisi tanaman, dan diberi nozzle sprayer supaya air yang disemprotkan berupa kabut. Alat ini menggunakan energi mandiri dari tenaga surya 30 Wp. Dari hasil kegiatan, alat bekerja secara otomatis di temperatur 33 ̊C, dan minimum kelembapan di 60 %RH. penyiraman terjadi sekitar 2-3  kali dalam waktu 6 jam. Pengisian baterai dari panel surya bekerja baik, pada tegangan maksimum 14,6 Volt.
Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Implementasi PLTS Atap On-Grid Pada Kantor Kelurahan Gedong, Jakarta Timur Aditya, Lukman; Purwo Santosa, Slamet; Bayu Kusumo; Dian Hakim, Teten
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1935

Abstract

Pemanfaatan energi surya menjadi solusi strategis dalam efisiensi penggunaan energi listrik untuk menekan biaya operasional di sektor publik di tengah ketidakpastian geopolitik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan penghematan dari implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap sistem On-Grid di Kantor Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kegiatan ini meliputi observasi lapangan menentukan area yang efektif untuk dipasang panel surya dan analisis teknis menggunakan simulasi PVSyst untuk mendapatkan data pendukung terkait potensi solar irradiance, kapasitas PLTS, energi listrik yang dihasilkan dan skema instalasi dari sistem PLTS yang dirancang. Bentuk pengabdian yang diberikan adalah penyediaan dokumen Studi Kelayakan teknis dan ekonomis secara komprehensif kepada pihak kelurahan. Hasil simulasi menunjukkan potensi irradiance di area Kelurahan Gedong rata–rata 4,79 kWh/m2/hari, atau 1750 kWh/m2/ tahun. Kapasitas nominal PLTS yang dapat dipasang sebesar 20,48 kWp, yang menghasilkan energi listrik 30.594 kWh/tahun pada performance ratio (PR) 83,8%, atau dapat menyuplai 41,53 % dari total konsumsi energi listrik pada Gedung Kelurahan Gedong. Dari aspek ekonomis, jika investasi ini dilaksanakan, maka masa pengembalian modal sekitar 6,5 tahun. Dengan diserahkannya hasil studi kelayakan ini, Kelurahan Gedong kini memiliki landasan data ilmiah dan ekonomis yang valid sebagai dasar pengajuan usulan anggaran pengadaan fasilitas PLTS kepada Pemerintah Daerah pada masa mendatang.