Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Automotive Science and Education Journal

Pengaruh Variasi Aliran Udara dan Bahan Bakar Terhadap Kinerja Double Burner Dengan Bahan Bakar Oli Bekas Pangestu; Sunyoto
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan aliran udara dan debit bahan bakar terhadap kinerja sistem pembakar ganda (double burner) yang menggunakan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif. Latar belakang penelitian ini diangkat dari permasalahan rendahnya efisiensi pembakaran oli bekas akibat karakteristiknya yang sulit terbakar tanpa bantuan tambahan udara. Pengujian di lakukan dengan memvariasikan kecepatan udara dan kecepatan aliran bahan bakar. Parameter utama yang diamati mencakup suhu pembakaran, laju konsumsi bahan bakar, dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu 120℃. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model time series design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan informasi yang terkumpul akan dicatat dalam tabel kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Dari penelitian yang  sudah di lakukan, didapatkan hasil sebagai berikut Variasi kecepatan aliran udara dan bahan bakar memberikan pengaruh terhadap kinerja double burner. Kecepatan aliran udara dan Kecepatan bahan bakar yang lebih besar menghasilkan nyala api yang lebih besar dan suhu pembakaran yang lebih tinggi. Pada kecepatan aliran udara 11 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 4,00 × 10-3  m/s memberikan performa terbaik, dibandingkan dengan kecepatan aliran udara 10 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 3,10 × 10-3 m/s,  dan kecepatan aliran urada 9 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 2,06 × 10-3 m/s.  kombinasi yang paling efisien diperoleh saat kecepatan aliran udara disetel pada 11 m/s dengan kecepatan aliran bahan bakar 4,00×10-3, dengan waktu yang di butuhkan adalah 84 menit.