Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Video Produk VCO pada UMKM Bali Cebelok Gesiuh Januhari, Ni Nyoman Utami; Hilmi, Muhammad Riza; Srinadi, Ni Luh Putri; Suradarma, Ida Bagus; Kusuma, Tubagus Mahendra; Liandana, Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.385

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) adalah minyak kelapa yang diekstraksi dari buah kelapa. Proses pembuatan VCO memerlukan waktu hingga dapat dikonsumsi atau layak pakai secara langsung. Salah satu UMKM yang memproduksi VCO di daerah Tegallalang, Banjar Pujung Kaja adalah Bali Cebelok Gesiuh Coconut Oil Organic. Usaha ini telah berjalan selama 10 tahun sejak tahun 2012 dan hingga saat ini masih bisa memproduksi VCO. Selain memproduksi VCO, UMKM juga membuka kursus membuat VCO bagi wisatawan. Hasil kunjungan ke UMKM, ditemukan permasalahan dalam hal pemasaran produk yaitu adanya keterbatasan pengenalan proses pembuatan produk VCO. Kelas kursus yang dibuka untuk wisatawan hanya berlaku dalam satu hari, sehingga wisatawan memerlukan bahan pembelajaran yang menarik dalam bentuk video pembelajaran. Sehingga berdasarkan permasalahan dan kondisi di UMKM, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pendampingan pembuatan video produk VCO bagi UMKM. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan bahan pembuatan VCO, proses perekaman video pembuatan VCO dan perekaman video profil dari pemilik UMKM. Hasil kegiatan pengabdian adalah berupa video dokumentasi pembelajaran pembuatan VCO dengan video yang naratif. Video ini bermanfaat untuk UMKM, yang nantinya dapat diberikan kepada wisatawan yang ikut kursus sebagai bahan pembelajaran pembuatan VCO secara mandiri.
Pengembangan Varian Produksi dan Pelatihan Keselamatan Kerja pada Usaha Mikro Kecil Menengah Bengkel Las: Product Variants Development and Work Safety Training in Micro, Small and Medium Enterprises Welding Workshop Atmojo, Yohanes Priyo; Hostiadi, Dandy Pramana; Susila, I Made Darma; Srinadi, Ni Luh Putri; Hilmi, Muhammad Riza; Ayu, Putu Desiana Wulaning
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 8 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i8.7180

Abstract

Welding workshop MSMEs are businesses that make doors, light steel roofs, canopies and other materials made from aluminium and iron. Dewi Jaya Welding Workshop MSME is one of the MSMEs in the Tabanan Regency - Bali area, established in 1997. The obstacle faced by this MSME is limited production variants due to limited production equipment, which is still conventional and manual. Besides, several work safety procedures have yet to be carried out optimally. So, in the service activities, activities are proposed to provide production equipment and work safety training to improve, develop production variants, and create a safe environment for working at the Dewi Jaya Welding Workshop UMKM. The method of service activities carried out is mentoring and training. The activity results showed an increase of 2-5 product variants and succeeded in increasing 21% income. The results of the activity showed that there was an increase of 2-5 product variants and succeeded in increasing 18.28% revenue from March to Mei 2024. The new variants produced are a prayer place made of light iron and aluminum, and a kitchen set made of light iron. Income increases based on the number of orders for the new variant product types. This increase is expected to improve the welfare of the Dewi Jaya Welding Workshop MSMEs. The results of training activities show that workers and owners during production have used work safety standards. This was proven during the activity evaluation, workers used safety equipment such as gloves and welding glasses when welding.