Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Net Profit Margin, Leverage, dan Firm Size terhadap Income Smoothing Helmi, Syarif M; Kurniadi, Ahmad
Juara: Jurnal Riset Akuntansi Vol. 14 No. 2 (2024): Juara: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/juara.v14i2.9518

Abstract

A company's profit stability is more attractive to investors, making them more inclined to invest their capital in the company. Therefore, profit information in decision-making can drive management to engage in dysfunctional behavior, such as earnings management. This study aims to re-examine the effects of Net Profit Margin, Leverage, and Firm Size on Income Smoothing. The research employs a quantitative method. The data used in this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017 to 2020. The sample was selected using a purposive sampling method. Multiple Linear Regression is the chosen analytical tool in this study. The tests conducted include descriptive statistical analysis, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, autocorrelation test, t-test, F-test, and coefficient of determination test. The results show that the leverage and firm size variables do not affect income smoothing, while the net profit margin variable does affect income smoothing.   Abstrak Stabilitas profit suatu perusahaan lebih menarik bagi investor, membuat mereka lebih cenderung untuk menginvestasikan modal mereka ke dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu, informasi mengenai profit dalam pengambilan keputusan dapat mendorong manajemen untuk terlibat dalam perilaku disfungsional seperti manajemen laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang pengaruh dari Net Profit Margin, Leverage, dan Firm Size terhadap Income Smoothing. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2017 hingga 2020. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Regresi Linier Berganda merupakan alat analisis yang dipilih dalam penelitian ini. Pengujian yang dilakukan meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel leverage dan firm size tidak berpengaruh terhadap terjadinya income smoothing, sedangkan variabel net profit margin berpengaruh terhadap terjadinya income smoothing.
Analisis Penerapan ISAK 35 pada Laporan Keuangan Entitas Nirlaba (Studi Kasus pada Yayasan Z) Ranggau, Aurelius Regana; Puspitasari, Ayu; Helmi, Syarif M
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 6 No. 2 (2024): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35593/apaji.v2i6.207

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan keuangan Yayasan Z sesuai ISAK 35 untuk laporan keuangan entitas nirlaba. Yayasan Z, LSM yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan konservasi lingkungan, menjadi objeknya. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan, menggunakan teknik interaktif model Miles dan Huberman. Lima narasumber, pengurus Yayasan Z, diwawancarai. Hasilnya menunjukkan bahwa Yayasan Z masih menggunakan format donor untuk laporan keuangan, dengan laporan internal menggunakan format kas kecil dan besar. Implikasinya, laporan keuangan belum sepenuhnya memenuhi standar ISAK 35 sesuai temuan penelitian.
Employee Watchlist as an Effort to Prevent Fraud in Banking in Indonesia Putra, Adirama Chrisna; Hamzani, Umianty; Fahmi, Muhammad; Helmi, Syarif M; Dosinta, Nina Febriana
Sebatik Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v29i1.2599

Abstract

This study aims to develop a data-based Employee Watchlist system as a fraud prevention strategy in the banking sector in Indonesia. This study is based on the Fraud Triangle Theory, focusing on two main elements, namely motivation and opportunity, and strengthening the implementation of the Know Your Employee (KYE) strategy as regulated in POJK No. 12 of 2024 concerning Anti-Fraud Strategy. The method used is a case study with a descriptive-quantitative approach at Bank ABC. The data analyzed includes internal employee indicators such as Debt Service Ratio (DSR), leave patterns, and length of service in one position. The results of the study indicate that employees with DSR> 70%, do not take block leave, and hold the same position for more than two years have a high risk of fraud. This study supports the preparation of an Employee Watchlist system that is integrated with individual risk indicators predictively. This study also contributes to designing data-based supervision of employee behavior as part of the transformation of human resource risk management in the financial sector.
Analysis of Green Accounting, Corporate Performance, and Carbon Emissions Disclosure with Gender Diversity in the Board of Directors as a Moderating Variable Julianto, Hery; Yunita , Khristina; Fahmi , Muhammad; Helmi, Syarif M; Dosinta, Nina Febriana
Sebatik Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v29i1.2613

Abstract

This study aims to analyze the influence of green accounting, company performance, and carbon emission disclosure on firm value, with gender diversity on the board of directors as a moderating variable in consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2023. Employing a quantitative causal-comparative research design, secondary data were collected from annual reports, sustainability reports, and environmental performance rating documents (PROPER). Statistical analyses including descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, and moderated regression analysis were conducted using SPSS 25. The results reveal that green accounting, company performance, and carbon emission disclosure have significant positive effects on firm value. Moreover, gender diversity on the board significantly moderates these relationships, though with varying effects: it weakens the positive impact of green accounting on firm value but strengthens the effects of company performance and carbon emission disclosure. These findings suggest that while environmental accounting practices and corporate performance are critical in enhancing firm value, the role of gender diversity introduces complex dynamics in corporate governance influencing sustainability outcomes.
STRUKTUR MODAL, KONSERVATISME AKUNTANSI DAN KUALITAS AUDIT: IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS LABA Maulania, Maghfira Izzati; Helmi, Syarif M; Desyana, Gita
JURNAL EKOBIS DEWANTARA Vol 8 No 3 (2025): JURNAL EKOBIS DEWANTARA
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ed_en.v8i3.4632

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengujikan pengaruh struktur modal, konservatisme akuntansi serta kualitas audit terhadap kualitas laba. Sampel studi ini didapatkan pada teknik purposive samplings, didapatkan total 186 sampel dari perusahaan barang pokok yang ada pada BEI tahun 2019-2024. Pengolahan data dibuat pada menunggakan analisi linear berganda melalui aplikasi SPSS versi 26. Temuan studi menunjukkan jika secara simultan struktur modal, konservatisme akuntansi dan kualitas audit punya pengaruh terhadap kualitas laba. Namun, ketika diuji secara parsial struktur modal tidak punya pengaruh terhadap kualitas laba. Sementara konservatisme akuntansi dan kualitas audit punya pengaruh positif terhadap kualitas laba. Penelitian ini memberi kontribusi kepada manajemen perusahaan jika penerapan konservatisme akuntansi dan penggunaan kualitas audit dapat meningkatkan kualitas laba perusahaan.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Capital Intensity Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance Helmi, Syarif M; Kurniadi, Ahmad; Faisal, Ahmad; Domineka, Billy Ghozali
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v12i2.25613

Abstract

This study aims to analyze the effect of profitability, leverage, capital intensity, and firm size on tax avoidance. Tax avoidance is a corporate strategy to minimize tax burdens, which can impact a company's financial policies. The objective of this research is to determine how tax avoidance is influenced by profitability, leverage, capital intensity, and firm size. The population of this study consists of financial reports of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2019 and 2022. Using a purposive sampling method, 96 observational data points that met the testing requirements were selected. The data analysis techniques employed in this study include descriptive statistical analysis, multiple linear regression, classical assumption tests, t-tests, F-tests, as well as the coefficient of determination test, with data processing conducted using SPSS 26. The results of this study indicate that tax avoidance is significantly influenced by profitability and leverage, whereas capital intensity and firm size do not have a significant effect. These findings provide valuable insights for the government, society, and corporate management to better understand the factors affecting tax avoidance practices
Karakteristik Keuangan Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Manufaktur Aswaliza; Aswat, Ibnu; Helmi, Syarif M
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5734

Abstract

Banyak perusahaan memanfaatkan celah regulasi untuk menekan beban pajak, sehingga praktik penghindaran pajak terus terjadi. Kondisi ini menimbulkan perhatian mengenai karakteristik internal perusahaan yang berperan, khususnya aspek keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dari karakteristik keuangan perusahaan yang terdiri dari ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan leverage terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2021 hingga 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam subsektor industri yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu tiga tahun. Untuk pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 75 perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri. Data yang dianalisis merupakan laporan keuangan tahunan selama tiga tahun dari perusahaan-perusahaan tersebut, yang diambil dari situs resmi. Alat analisis data menggunakan program IBM SPSS versi 30. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menyatakan bahwa ukuran perusahaan dan pertumbuhan laba tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan leverage memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Dalam perspektif Teori Agensi, penggunaan utang dapat menjadi mekanisme untuk mengurangi konflik kepentingan sekaligus memberikan tax shield melalui biaya bunga. Hal ini menegaskan bahwa struktur pendanaan perusahaan lebih menentukan praktik penghindaran pajak dibandingkan ukuran maupun kinerja laba. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa struktur keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam praktik perpajakan. Penggunaan utang sebagai bagian dari kebijakan pendanaan perlu diawasi karena dapat dimanfaatkan sebagai pengurangan beban pajak.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN OPINI AUDITOR TERHADAP AUDIT REPORT LAG Amanda, Urai Tiara; Fauziah, Tiya; Helmi, Syarif M
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4573

Abstract

Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menganalisis pengaruh faktor-faktor internal yang menyebabkan terlambatnya pelaporan audit untuk sector property yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Terlambatnya pelaporan audit adalah proses dilakukannya audit yang diperlukan dalam penyelesaian audit, dengan pengukuran selisih antara saat laporan keuangan dilaporkan dan diberikannya opini audit. Dengan itu, pelaporan keuangan wajib dilaporkan dengan sebenar-benarnya untuk memberikan manfaat kepada pengguna. Peneliti akan menguji variabel profitabilitas, likuiditas, dan opini auditor. Terdapat 83 perusahaan yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Namun, terdapat 3 kriteria yang peneliti gunakan, yaitu perusahaan property pada BEI untuk tahun 2020-2022, perusahaan property yang menerbitkan opini auditor secara konsisten selama periode tersebut, dan perusahaan property yang mempublikasi laporan keuangan secara konsisten pada tahun tersebut. Jadi pada penelitian ini, peneliti menggunakan 56 perusahaan yang digunakan sebagai sampel yang terdaftar pada (BEI) dan perusahaan telah menyajikan laporan keuangan serta laporan audit selama periode 2020-2022 secara berturut-turut dan 168 data observasi yang dapat digunakan untuk penelitian. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan data sekunder dan purposive sampling. Regresi linear berganda sebagai pengujian data dan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Output penelitian menyatakan profitabilitas dan likuiditas tidak mempengaruhi keterlambatan laporan audit. Namun, opini auditor memiliki pengaruh negatif terhadap keterlambatan laporan audit. Harapan untuk peneliti kedepan agar dapat memperbarui studi ini dengan memasukkan variabel tambahan atau menambah periode waktu penelitian.
PENGARUH LEVERAGE, INTENSITAS MODAL DAN UKURAN PERUSHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN UMUR PERUSAHAAN SEBAGAI MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI Septian, Tri Rizki; Noviarty, Helisa; Helmi, Syarif M
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4603

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi serta menganalisis dampak leverage, capital intensity, serta ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak serta menilai apakah umur perusahaan dapat memoderasi hubungan antara ketiga variabel bebas tersebut dengan penghindaran pajak. Studi ini memakai data sekunder yang diambil dari laporan tahunan perusahaan pada sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek pada periode 2021-2023. Untuk sampel pada penelitian ini terdiri dari 50 yang dipilih melalui metode purposive sampling dari total 63 perusahaan yang memenuhi parameter atau kriteria yang sudah ditentukan. Metode analisis yang dipakai meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji MRA yang digunakan untuk menilai peran moderasi umur perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan intensitas modal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, ukuran perusahaan ditemukan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap praktik penghindaran pajak. Lebih lanjut, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa umur perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage, capital intensity, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ukuran perusahaan merupakan faktor yang berpengaruh dalam menentukan strategi penghindaran pajak, umur perusahaan tidak berfungsi sebagai variabel moderasi yang efektif dalam konteks ini. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa otoritas pajak perlu memberikan perhatian lebih pada perusahaan dengan ukuran besar, karena mereka cenderung memiliki kemampuan lebih dalam mengimplementasikan strategi penghindaran pajak. Penelitian ini juga menyarankan agar perusahaan tidak terlalu mengandalkan leverage atau capital intensity sebagai sarana untuk meminimalisir beban pajak. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menguji pengaruh variabel tambahan seperti kompensasi eksekutif, struktur kepemilikan, serta kepemilikan institusional, dan memperluas objek penelitian pada sektor industri lain untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Pengaruh Leverage, Kualitas Audit, dan Intensitas Modal Terhadap Tax avoidance Helmi, Syarif M; Kurniadi, Ahmad
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v11i1.17200

Abstract

This study aims to examine the effect of leverage, audit quality, and capital intensity on tax avoidance. The method used in this research is Cash Effective Taz Rate (CETR). This method is used to measure tax avoidance. Tax avoidance is a practice carried out by companies using various methods in order to avoid tax obligations. The population used in this study are companies in the Mining Sector for the 2017-2019 period listed on the Indonesia Stock Exchange. Purposive sampling was used in sampling. The number of companies that meet the criteria is 16 companies. This study uses multiple linear regression analysis and T statistical test to answer the hypothesis using SPSS version 25. The results showed that capital intensity has an impact on tax avoidance. Leverage has no impact on the tax avoidance variable and audit quality has no impact on the tax avoidance variable. When viewed from the coefficient of determination indicates that the leverage, audit quality and capital intensity variables explain only about 26.1% of the variation in the tax avoidance variable, while the remaining 73.9% can be explained by other variables.