Banjarnahor, Riri Oktavani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja: Studi literatur Banjarnahor, Riri Oktavani; Banurea, Fadli F.; Panjaitan, Jenita Oktavia; Pasaribu, Riski Sri P.; Hafni, Idarul
TROPHICO: Tropical Public Health J. Vol. 2 No. 1 (2022): TROPHICO: Tropical Public Health Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.146 KB) | DOI: 10.32734/trophico.v2i1.8657

Abstract

Obesitas pada anak dan remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang saat ini dihadapi oleh negara-negara di seluruh dunia termasuk di Indonesia karena prevalensinya yang terus meningkat dan besarnya konsekuensi kesehatan yang ditimbulkannya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang menyebabkan berat badan berlebih serta obesitas pada anak (2-10 tahun) dan remaja (11-19 tahun). Metode yang digunakan adalah literature review. Pencarian artikel publikasi dilakukan melalui database Science Direct, Pubmed, dan Google Scholar. Dari total 75 artikel publikasi yang diidentifikasi, sebanyak 22 artikel publikasi di antara tahun 2017-2021 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi disertakan dalam studi ini. Faktor-faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja yang dapat diidentifikasi di antaranya: sosioekonomi dan demografi (pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orangtua, jenis kelamin serta jumlah keluarga), pola dan kebiasaan makan (konsumsi fast food, sering makan camilan, konsumsi makanan dan minuman berpemanis, kebiasaan sarapan pagi, dan kebiasaan makan di luar), aktivitas fisik dan gaya hidup (penggunaan berbagai alat transportasi, serta perilaku kurang gerak seperti menonton TV, screen time dan bermain game di komputer), pola asuh orang tua, dan faktor-faktor lainnya (obesitas pada orang tua, berat badan lahir, lama menyusui, durasi tidur serta pengetahuan anak dan remaja). Obesitas disebabkan oleh berbagai faktor yang saling memengaruhi satu sama lain. Dengan mengetahui faktor-faktor risiko penyebab berat badan berlebih dan obesitas pada anak dan remaja maka dapat dilakukan upaya pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat maupun melalui berbagai kebijakan guna menekan angka obesitas terutama di Indonesia.
Kesintasan Hidup Satu Tahun Pasien Sirosis Hati yang Dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Periode COVID-19 Aprilicia, Gita; Baihaki, Ichwan; Banjarnahor, Riri Oktavani; Kalista, Kemal Fariz; Gani, Rino Alvani
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction. Liver cirrhosis represents the terminal stage of chronic liver disease and is characterized by a markedly reduced survival rate. Understanding the characteristics and laboratory parameters of patients with liver cirrhosis can provide valuable insights into their prognosis and potential interventions. This study was conducted during the COVID-19 pandemic period, which may have influenced patient outcomes due to potential impact of COVID-19 infection on patients with chronic liver disease. This study aimed to evaluate the one-year survival rate of hospitalized liver cirrhosis patients at Cipto Mangunkusumo Hospital during the COVID-19 and to identify clinical and laboratory factors associated with patient survival. Methods. This retrospective study analyzed data from 73 in-hospital liver cirrhosis patients during January to December 2020. Demographic characteristics, comorbidities, diagnosis upon admission, and laboratory parameters were collected. Patients were categorized into two groups: those who survived and those who died within one year of hospitalization. Survival analysis was performed using the Kaplan–Meier method to estimate 1 year survival probability of cirrhosis patients. Results. The analysis revealed significant differences in several characteristics and laboratory parameters between the survival and death groups during COVID-19 period. The etiology of liver cirrhosis was predominantly related to HBV (41.1%) and HCV (23.3%), which constituted the most common causes. Diagnosis upon admission showed a significant association with survival, with bleeding esophageal varices (53.4%) being the most prevalent. Laboratory parameters such as SGOT, SGPT, albumin, bilirubin, prothrombin time, INR, and Child Pugh score demonstrated significant differences between the two groups. The 1-year survival rate for the Child Pugh class A, B and C was approximately 100%, 61.2% (CI 95% 42.2 - 80.2%) and 0%, respectively. The overall 1-year survival rate of in-hospital liver cirrhosis patients was 52.6% (CI 95% 38.7 - 66.5%). Conclusions. This study found the overall survival of in-hospital liver cirrhosis patients during COVID-19 period was low. It’s essential to develop a comprehensive and personalized treatment plan for optimal patient outcomes.