Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha Untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Logam Wahyudin, Cecep; Euis Salbiah; Nia Afrianti; Findi Aprianto
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11750

Abstract

Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan suatu identitas usaha yang digunakan oleh pelaku usaha guna mendapatkan perizinan usaha, izin komersial, dan operasional. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memliki NIB karena kurangnya pengetahuan terkait pentingnya izin usaha, tahapan dalam pembuatan NIB, dan ketakutan akan disalah gunakannya data pribadi. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan pengetahuan juga pendampingan dalam pembuatan NIB. Metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan deskriptif dengan beberapa tahapan yaitu tahap observasi, sosialisasi, pendampingan dan pemberian pre-test post-test. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukannya sosialisasi, tingkat pengetahuan pelaku UMKM masih dikatakan rendah, namun setelah dilaksanakannya sosialisasi terkait pentingnya memiliki NIB diketahui bahwa para pelaku UMKM sudah mengetahui pentingnya NIB ditunjukan dengan adanya peningkatan yang tinggi. Hal tersebut diukur dengan indikator pengetahuan NIB meningkat sebanyak 33.3%. Pengetahuan mekanisme pembuatan NIB meningkat sebanyak 33.3 %. Ketersedian dibuatkannya NIB meningkat sebanyak 100% dan terfasilitasi meingkat 100%. Adapun dampak dari kegiatan ini dapat membantu UMKM mencapai legitimasi usaha dan meningkatkan kualitas usahanya yang pada akhirnya dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN E-KTP BERDASARKAN PERSPEKTIF PENYEDIA PELAYANAN (SERVICE PROVIDER) Handayani, Yeni; Findi Aprianto; Hernawan, Denny; Tri Ramdani, Faisal; Wahyudin, Cecep
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 5 No. 2 (2023): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menyampaikan keadaan yang mendeskripsikan sejauh mana suatu hal sesuai dengan harapan serta realitas, baik untuk individu juga kelompok. Elektronik KTP (E-KTP) ialah bentuk elektronik  Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang melibatkan pembuatan serta penggunaan kartu secara komputerisasi. Dalam hal ini, E-KTP tidak selaras dengan KTP fisik baik berasal segi fisiknya juga cara penggunaannya yang lebih terkomputerisasi. Penelitian ini dilakukan untuk menggali informasi bagaimana kualitas pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, serta untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi dalam menaikkan atau menghambat kualitas pelayanan tadi. Kecamatan Ciawi berperan sebagai salah satu penyelenggara E-KTP daerah Kabupaten Bogor, dan penelitian ini bermaksud untuk menilai sejauh mana pelayanan yang diberikan apakah sinkron dengan harapan serta kebutuhan masyarakat.  Dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan, pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, telah berjalan baik. Kualitas pelayanan ini bisa diamati melalui 5 dimensi kualitas pelayanan, yaitu: Tangibles (bukti fisik atau tampilan fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (responsif), Assurance (jaminan atau keyakinan), dan Emphaty (ikut merasakan). Seluruh dimensi ini berperan krusial dalam menilai serta memastikan bahwa pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi berjalan menggunakan baik dan memberikan kepuasan pada rakyat pengguna layanan. Faktor-faktor yang menyebabkan terhambatnya kualitas pelayanan yaitu keterbatasan jumlah perangkat perekaman E-KTP, ketidakstabilan sistem jaringan, dan kurangnya papan informasi yang terlihat. Berdasarkan kesimpulan tersebut, peneliti merekomendasikan kepada kantor Kecamatan Ciawi kabupaten Bogor untuk dilakukan pemugaran dan pengembangan pada aspek-aspek yang menghambat pelayanan, seperti penambahan perangkat perekaman E-KTP, perbaikan sistem jaringan, pengenalan persyaratan administrasi, serta peningkatan papan informasi yang praktis diakses oleh masyarakat.