Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengoptimalkan Analisis Big Data Melalui Implementasi Teknologi Basisdata Nosql F, Apriandi Syafiq; Rahman, Rifki Arif; Putra, Rakha Dighdaya; Saputra, Irpan
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11946

Abstract

Meningkatnya volume dan keragaman data yang diperoleh dari berbagai sumber mendorong kebutuhan akan teknologi database yang mampu menangani Big Data. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan analisis Big Data dengan menerapkan teknologi database NoSQL. Metode penelitian ini melibatkan analisis literatur tentang karakteristik dan keunggulan teknologi NoSQL, pengembangan model implementasi, dan evaluasi kinerja berbasis kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi database NoSQL memungkinkan analisis Big Data lebih efisien dan memfasilitasi skema penyimpanan yang lebih fleksibel dan terukur.
OPTIMASI TRANSPORTASI TIDAK SEIMBANG MENGGUNAKAN METODE LOWEST SUPPLY LOWEST COST (LSLC) DAN STEPPING STONE Saputra, Irpan; Pasaribu, Meliana; Yudhi, Yudhi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 5 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i5.81853

Abstract

Masalah transportasi berhubungan dengan pendistribusian barang dari beberapa sumber ke beberapa tujuan. Masalah transportasi tidak seimbang adalah masalah transportasi saat jumlah persediaan tidak sebanding dengan banyaknya permintaan; dengan kata lain, jumlah persediaan yang tersedia lebih besar atau lebih kecil dari pada banyaknya permintaan. Masalah transportasi adalah cara pengalokasian Yang tepat agar produk tersebut dapat didistribusikan sehingga biaya yang dikeluarkan seminimal mungkin. Tujuan pada penelitian ini adalah menentukan Solusi optimal suatu masalah transportasi. Permasalahan beras RASKIN diformulasikan ke dalam model transportasi. Model tersebut selanjutnya dicari Solusi fisibel awalnya dengan menggunakan metode Lowest Supply Lowest Cost (LSLC). Setelah itu diuji keoptimalannya dan dilakukan revisi tabel menggunakan metode Stepping Stone. Berdasarkan hasil diperoleh bahwa Gudang Wajok Hulu mendistribusukan beras ke Mempawah dan Landak, dan Gudang Sungai Raya mendistribusikan beras ke Pontianak dan Kubu Raya. Dengan demikian biaya pendistribusian adalah Rp. 1.903.539.690.  Kata Kunci:  Solusi Fisibel Awal, Revisi Tabel, Solusi Optimal
THE IDEOLOGIZATION OF CALIPHATE HADITHS: TEXTUAL CRITICISM AND POLITICAL AUTHORITY IN CONTEMPORARY ISLAM saputra, irpan; Rasyid Alhafizh
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the ideologization of caliphate-related hadiths in contemporary Islamic political discourse and its implications for the construction of political legitimacy. It argues that the central challenge does not lie in the authenticity of the hadith corpus, but in the interpretive frameworks through which these narrations are selectively appropriated and mobilized. Employing a qualitative library-based research design, the study integrates classical hadith methodology with contemporary political analysis. Primary data consist of hadiths on leadership, obedience, and political authority drawn from major Sunni canonical collections, while secondary sources include classical commentaries and modern scholarship on political Islam. Through sanad evaluation, matan criticism, and critical discourse analysis, the research demonstrates that many caliphate-related hadiths, although textually authentic, were articulated within specific historical contexts and primarily convey ethical guidance rather than prescriptive political models. The findings reveal that contemporary ideological readings tend to absolutize selected narrations, marginalize ethical constraints, and conflate textual authenticity with political obligation. This interpretive reduction transforms hadith into instruments of political domination. The study concludes by proposing a methodological repositioning of hadith between ethics and power, reaffirming the Prophetic tradition as a moral framework that guides and constrains political authority rather than legitimizing immutable political forms.