Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat pendidikan ibu hamil dan keteraturan pemeriksaan ANC Wijaya, Johanna Fransiska; Tanamal, Claudia; Arif, Julio; Syahputri, Febrianti
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.2960

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi terdapat janin pada tubuh seorang perempuan. Selama kehamilan, perempuan memiliki risiko besar terkena gangguan atau komplikasi yang mungkin ditimbulkan saat kehamilan. Oleh karena itu, selama kehamilan ibu yang sedang hamil perlu untuk melakukan kunjungan pemeriksaan Antenatal Care pada pusat layanan kesehatan. Antenatal Care adalah pemeriksaan kepada ibu hamil yang mencakup pemantauan terhadap janin, mendeteksi gangguan atau kelainan selama kehamilan, serta mempersiapkan fisik dan psikologis ibu hamil dalam melakukan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care di Puskesmas Helvetia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study dan analisa data dengan menggunakan uji Chi Square. Sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 83 ibu hamil. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, mayoritas tingkat pendidikan ibu hamil pada penelitian ini adalah tingkat pendidikan SMA dengan presentase sebesar 57,8%. Sebesar 60,2% dari total sampel teratur dalam melakukan kunjungan pemeriksaan Antenatal Care. Dari hasil uji statistik yang dilakukan, didapatkan nilai P atau p value 0,028 yang lebih kecil dari nilai uji signifikan 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care.
Antioxidant Activities and Potential Wound Healing Effects of Meniran (Phyllanthus niruri) Extract Gel Arif, Julio; Nasution, Ali Napiah; Nasution, Sri Wahyuni; Widowati, Wahyu; Dewi, Nindia Salsabila Mia; Kusuma, Hanna Sari Widya
Folia Medica Indonesiana Vol. 60, No. 1
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Highlights: 1. This study analyzed the potential of Meniran extract gel for wound healing therapy, a plant-based medicine that has not been thoroughly researched in the context of promoting a healthy lifestyle. 2. The analysis found that Meniran extract gel has antioxidant properties that can be used for wound treatment to improve human health. Abstract Research on the use of medicinal plants to treat numerous diseases has been widely conducted. However, for chronic wound healing, the availability of medicinal plants for treatment remains rare. Gels containing active plant-based compounds may provide a solution. Phyllanthus niruri, known as "meniran" in Indonesian, is a medicinal plant used traditionally to cure various diseases. This study aimed to examine the antioxidant activities of Meniran extract gel, potentially for wound healing. Meniran was extracted using 70% methanol and formulated into a gel. The Meniran gel was composed of three formulations: 3%, 4%, and 5% sodium carboxymethylcellulose (CMC-Na) supplemented with 5% Meniran extract. The quality of the gel was assessed based on homogeneity, spreadability, pH, and viscosity. This study utilized 2,2"²-azino-bis (3-ethylbenzthiazoline-6-sulfonic acid) (ABTS) and 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) assays to evaluate the antioxidant activity of Meniran gel at seven different concentrations through its scavenging capacities. The results were calculated to determine the median inhibitory concentration (IC50). Analysis of variance (ANOVA) and post-hoc Tukey's honestly significant difference (HSD) were used for statistical analysis (p < 0.05). The three Meniran gel formulations showed good quality with spreadability ranging from 5.37 to 5.59 cm, pH levels from 5.90 to 6.03, and viscosity from 9.080 to 9.230 cps. Higher gel concentrations led to an increase in the free radical DPPH- and ABTS-scavenging activities. The highest DPPH and ABTS assays were found at 1,000 μg/mL with IC50 values of 69.72 μg/mL and 20.15 μg/mL, respectively. In conclusion, Meniran gel formulas exhibit good standards and have antioxidant properties suitable for wound healing therapy.