Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dengan Filsafat Islam Sebagai Alat Menganalisa Secara Kritis Paradigma Sriyono Fauzi; Warih Nurul Hidayati; Solekhah Nur Afifah; Nur Ali Rahmatullah
Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa Vol. 2 No. 4 (2024): Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/niantanasikka.v2i4.466

Abstract

The position of philosophy in Islam throughout history has experienced ups and downs of glorification and criticism. It is inevitable that when we discuss the position and even function of philosophy in the Islamic Studies approach, issues surrounding the harmonization of philosophy and religion will become the center of attention. Thus, Islamic education is a paradigm or educational model that is based on the values ​​of Islamic teachings. This education model has integrated its education system with an ideology that is based on the Koran and Sunnah as the main source of Islamic teaching principles.
Study of KH Ahmad Dahlan's Thoughts Regarding the Basics of Islamic Education: Telaah Pemikiran KH Ahmad Dahlan Tentang Dasar-Dasar Pendidikan Islam Mulyanto Abdullah Khair; Nur Ali Rahmatullah; Warih Nurul Hidayati; Solekhah Nur Afifah
Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): August
Publisher : Syamilah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji pemikiran K.H. Ahmad Dahlan tentang dasar-dasar pendidikan islam yang meliputi pemikiran pendidikan islam, dasar-dasar pendidikan islam dan menganalisis pemikirian salah satu tokoh yang memiliki pengaruh terhadap pendidikan islam di Indonesia yang bernama K.H. Ahmad Dahlan. Pemikirannya banyak dijadikan rujukan oleh kalangan pendidik karena pembaharuannya tentang dasar-dasar pendidikan islam yang masih relevan sesuai zamannya. Pendidikan Islam yang diharapkan oleh KH. Ahmad Dahlan adalah upaya pembinaan pribadi muslim sejati yang bertaqwa, baik sebagai 'abd maupun khalifah fil al-ardh. Untuk mewujudkan gagasan ini, KH. Ahmad Dahlan melakukan pembaharuan muatan kurikulum yang memadukan antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan agama Islam. Tujuan pendidikan Islam menurut KH. Ahmad Dahlan adalah membentuk individu yang paham ilmu agama serta ilmu umum, serta memiliki akhlak yang mulia dan berwawasan luas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Kepustakaan (Library Research). Dengan teknik pengumupulan data dokumentasi yaitu penggalian bahan-bahan pusaka yang kohoren dengan objek pembahasan yang dimaksud. Sedangkan analisis data yang dipakai menggunakan analisis deskiptif ( descriptive analysis) sehingga menghasilkan temuan bahwa pemikiran pendidikan islam dan dasar-dasar pendidikan islam  K.H. Ahmad Dahlan melahirkan pemikiran yang bersifat intelektual di zaman modern seiring berkembangnya kemajuan pendidikan islam.
Study of KH Ahmad Dahlan's Thoughts Regarding the Basics of Islamic Education: Telaah Pemikiran KH Ahmad Dahlan Tentang Dasar-Dasar Pendidikan Islam Mulyanto Abdullah Khair; Nur Ali Rahmatullah; Warih Nurul Hidayati; Solekhah Nur Afifah
Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): August
Publisher : Syamilah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji pemikiran K.H. Ahmad Dahlan tentang dasar-dasar pendidikan islam yang meliputi pemikiran pendidikan islam, dasar-dasar pendidikan islam dan menganalisis pemikirian salah satu tokoh yang memiliki pengaruh terhadap pendidikan islam di Indonesia yang bernama K.H. Ahmad Dahlan. Pemikirannya banyak dijadikan rujukan oleh kalangan pendidik karena pembaharuannya tentang dasar-dasar pendidikan islam yang masih relevan sesuai zamannya. Pendidikan Islam yang diharapkan oleh KH. Ahmad Dahlan adalah upaya pembinaan pribadi muslim sejati yang bertaqwa, baik sebagai 'abd maupun khalifah fil al-ardh. Untuk mewujudkan gagasan ini, KH. Ahmad Dahlan melakukan pembaharuan muatan kurikulum yang memadukan antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan agama Islam. Tujuan pendidikan Islam menurut KH. Ahmad Dahlan adalah membentuk individu yang paham ilmu agama serta ilmu umum, serta memiliki akhlak yang mulia dan berwawasan luas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Kepustakaan (Library Research). Dengan teknik pengumupulan data dokumentasi yaitu penggalian bahan-bahan pusaka yang kohoren dengan objek pembahasan yang dimaksud. Sedangkan analisis data yang dipakai menggunakan analisis deskiptif ( descriptive analysis) sehingga menghasilkan temuan bahwa pemikiran pendidikan islam dan dasar-dasar pendidikan islam  K.H. Ahmad Dahlan melahirkan pemikiran yang bersifat intelektual di zaman modern seiring berkembangnya kemajuan pendidikan islam.
ADMINISTRASI TATA LAKSANA SEKOLAH Warih Nurul Hidayati; Solekhah Nur Afifah; Meti Fatimah
JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPDAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/nxeak021

Abstract

School administration regulates all activities in the school, such as student affairs, personnel or HR, finance, curriculum, public relations, law, evaluation and others. Administration is an activity that occupies a central position in the development and development of every activity of cooperation of a group of people, in the field of education there must also be an administration that is able to develop and achieve educational goals. Administration or better known as administration is the entire process of managing correspondence activities starting from receiving, recording, managing, duplicating, sending, and storing all information materials needed by the organization. This administration is important because it can help and facilitate other subsystems such as the curriculum, student participation, personnel administration, and others.
IMPLEMENTASI KURIKULUM PAI PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM SISTEM FULL DAY SCHOOL Solekhah Nur Afifah; Joko Subando
JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 2 (2025): JIPDAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/3rzzzk93

Abstract

This article aims to explore the implementation of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum, especially in the subject of Aqidah Akhlak in the full day school system. This system offers challenges and opportunities in shaping the character of students. Through a descriptive qualitative approach, this article analyzes how the PAI curriculum is implemented, the teaching methods used, and its impact on strengthening the values ​​of aqidah and morals of students. The results of the study indicate that the full day school system allows for deeper value-based learning, although it requires innovative strategies to maintain a balance between academic needs and spiritual strengthening of students.
KISI-KISI SOAL DALAM EVALUASI PENDIDIKAN Warih Nurul Hidayati; Solekhah Nur Afifah; Achmad Rasyid Ridha
INOVASI : Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/syctxa23

Abstract

The question grid is a very crucial supporting instrument in the educational evaluation process. The grid functions as a systematic guideline to ensure that the questions compiled reflect the competencies to be achieved, the material that has been taught, and the appropriate cognitive level. With the grid, the compilation of questions becomes more focused, objective, and consistent with learning objectives. Evaluation research and practice show that the use of good grids can increase the validity and reliability of learning outcome measurement tools. Therefore, an understanding of the principles, components, and techniques for compiling grids is very important for educators and evaluation developers.