Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penahanan Tersangka dalam Kajian Hukum Pidana Indonesia Anzhari, Anzhari; Sunardi, Sunardi; Muhibbin, Moh
Widya Yuridika Vol 7, No 1 (2024): Widya Yuridika: Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Widya Gama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/wy.v7i1.4648

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan ketentuan hukum pidana Indonesia mengenai penahanan terhadap tersangka serta untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap tersangka pada saat dilakukan penahanan ditinjau dari hukum pidana Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yang mengkaji peraturan perundang-undangan dalam suatu tata hukum yang koheren serta nilai-nilai hukum yang terkait dengan penahanan tersangka dalam kajian hukum pidana Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan penahanan terhadap tersangka diatur dalam KUHAP Pasal 1 butir 21, Penahanan merupakan penempatan tersangka atau terdakwa di suatu tempat tertentu oleh penyidik atau penuntut umum atau hakim dengan penetapannya dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang. Selama dalam penahanan, tersangka dapat menggunakan hak-haknya sesuai dengan pasal 50 sampai dengan pasal 68 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Perlindungan hukum selalu dikaitkan dengan konsep rechtstaat atau konsep Rule of Law karena lahirnya konsep-konsep tersebut tidak lepas dari keinginan memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Tersangka mempunyai hak pada saat dilakukan penahanan yang dijamin oleh hukum seperti hak menerima dan membaca Surat Perintah Penahanan atau Penetapan Hakim yang mencantumkan identitas tersangka atau terdakwa dan menyebutkan alasan penahanan serta uraian singkat perkara kejahatan yang dipersangkakan atau didakwakan serta tempat ia ditahan sesuai dengan Pasal 21 ayat (2) KUHAP 
Detention Of Suspects Under The Indonesian Criminal Law Anzhari, Anzhari; Sunardi, Sunardi; Muhibbin, Moh.
International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Vol. 3 No. 2 (2023): October Issue
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/injurlens.v3i2.56

Abstract

The research aims to describe the provisions of Indonesian criminal law regarding the detention of suspects and to analyze the legal protection of suspects during detention in terms of Indonesian criminal law. This research is a normative legal research, which examines laws and regulations in a coherent legal system and legal values ??related to the detention of suspects in the study of Indonesian criminal law. The results of the study show that the provisions for detaining suspects are regulated in Article 1 point 21 of the Criminal Procedure Code of Criminal Procedure. While in detention, suspects can exercise their rights in accordance with articles 50 to 68 of the Criminal Procedure Code (KUHAP).l protection is always associated with the concept of rechtstaat or the concept of the Rule of Law because the birth of these concepts cannot be separated from the desire to provide recognition and protection of human rights. A suspect has rights at the time of detention that are guaranteed by law, such as the right to receive and read a Detention Warrant or a Judge's Order which lists the identity of the suspect or defendant and states the reasons for the detention and a brief description of the crime case being suspected or charged and the place where he is being detained in accordance with Article 21 paragraph (2) Criminal Procedure Code.