Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformasi Tradisi Etnis Mandailing di Nagari Rabi Jonggor, Kabupaten Pasaman Barat Salsabila, Vania; Ananda, Azwar; S, Nurman; Putra, Ideal
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 1 (2024): JECCO: Seventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i1.397

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan transformasi atau perubahan tradisi Etnis Mandailing di Nagari Rabi Jonggor Kec. Gunung Tuleh Kab. Pasaman Barat. Tujuan penelitian ini yaitu, pertama untuk mengetahui transformasi dari tradisi larangan pernikahan semarga dan transfomasi kesenian gordang sembilan, kedua untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya transformasi tradisi di Nagari Rabi Jonggor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam tentang perubahan dari tradisi larangan pernikahan semarga dan perubahan tradisi kesenian gordang sembilan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 16 informan, yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi yang mengalami transformasi yang paling dominan di Nagari Rabi Jonggor yaitu tradisi larangan pernikahan semarga dan tradisi kesenian gordang sambilan. Masyarakat Nagari Rabi Jonggor telah mengalami pergeseran tradisi dalam pernikahan semarga, menurut hasil wawancara yang dilakukan para pelaku pernikahan semarga membuat pembelaan dengan mengatasnamakan ajaran agama islam. Karena islam tidak melarang pernikahan semarga tersebut apabila tidak senasab. Sedangkan gordang sembilan walaupun banyak mengalami transformasi untuk mengikuti zaman namun peminatnya maih jarang dibandingkan alat musik modern seperti keyboard.
Sosialisasi Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai Upaya Pengolahan Limbah Organik di Desa Kalipecabean Sidoarjo Febiola , Regina Rosari; Setyawati, Lilavita Dina; Salsabila, Vania; Zalsa, Salsabila Firashanda; Geralfine, Hilza Arrun; Arum, Dewi Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1181

Abstract

Meningkatnya volume sampah organik dan buruknya pengelolaan sampah menjadi permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah dan warga Desa Kalipecabean. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengelola sampah rumah tangga. Maggot merupakan larva lalat BSF yang sumber makanannya berasal dari sampah organik. Larva juga dapat menjadi pakan ternak dengan nilai jual yang tinggi. Sosialisasi budidaya maggot BSF bertujuan untuk membantu pemerintah setempat dan warga desa dalam mengelola sampah rumah tangga dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang teknik budidaya maggot serta memberdayakan masyarakat sekitar agar dapat memanfaatkan nilai ekonomi larva BSF. Kegiatan ini menargetkan 30 orang peserta yang terdiri dari anggota karang taruna, peternak unggas, pengusaha kolam pancing, dan anggota PKK. Metode yang digunakan dalam kegiatan terdiri dari tahap survei, sosialisasi, dan budidaya. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan warga, terlihat dari antusiasme dan rasa ingin tahu terkait pemanfaatan maggot BSF bagi lingkungan dan perekonomian.   
Limitations of Follow-Up Procedures in Campaign Fund Report Audits Salsabila, Vania; Hidajat, R. Sjarief
Jurnal Ecoment Global Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v9i2.4434

Abstract

Campaign funds used in elections can come from political parties, the personal wealth of legislative candidates, and donations. The receipt of campaign funds must undergo an audit process to ensure the validity of contributions received by political parties. This study aims to validate the limitations of follow-up audit procedures in the audit of campaign fund reports related to donation confirmations. The research method used is qualitative, with data collection methods including observation, interviews, and documentation studies. The results of the study indicate that auditors still face difficulties and limitations in auditing campaign fund reports concerning donations. These limitations are exacerbated by the absence of follow-up procedures established by the KPU as the policymaker to provide guidelines on follow-up procedures in response to campaign fund donation confirmations.
PERJANJIAN PRANIKAH DAN AKIBAT HUKUMNYA BERDASARKAN PASAL 29 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN (Studi Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Agama Medan) Salsabila, Vania; Jamaluddin, Jamaluddin; Sulaiman, Sulaiman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 1 (2025): (Januari)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i1.20024

Abstract

Perjanjian pranikah, yang diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Perkawinan, telah menjadi instrumen hukum penting untuk mengatur hak dan kewajiban antara calon suami dan isteri sebelum pernikahan berlangsung. Dalam masyarakat modern, perjanjian ini semakin diakui sebagai salah satu cara untuk memberikan kepastian hukum. Namun Sebagian masyarakat menganggap perjanjian pranikah sebagai hal yang tabu dan tidak etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mengenai pandangan masyarakat terhadap praktik perjanjian pranikah serta meneliti tentang penyelesaian sengketa perkawinan di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yang berkaitan dengan perjanjian pranikah. Fokus penelitian terletak pada keberadaan perjanjian pranikah di kalangan masyarakat dan akibat hukum apabila terjadi cidera janji. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui pengumpulan data dengan penelitian lapangan dan analisis dokumen putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Medan, perjanjian pranikah masih sering dianggap sebagai sesuatu yang tabu dalam pandangan masyarakat. Namun, saat ini perjanjian pranikah mulai diterima di beberapa kalangan meskipun lebih tinggi di kalangan non Muslim daripada kalangan Muslim. Dalam kasus pelanggaran, perjanjian pranikah dapat menjadi dasar hukum yang sah untuk menggugat ganti rugi, pembatalan perjanjian, atau perceraian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perjanjian pranikah merupakan suatu hal yang penting dalam memberikan perlindungan hukum kepada pasangan suami isteri, namun memerlukan peningkatan pemahaman hukum di masyarakat agar dapat diterapkan secara optimal. Diharapkan kepada pemerintah dan lembaga terkait perlu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perjanjian pranikah sebagai perlindungan hukum dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan konsultasi hukum.