Fashion tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh, tetapi juga menjadi media ekspresi diri dan komunikasi nonverbal. Hal tersebut terlihat pada aktivitas lari yang semakin diminati oleh Generasi Z di Kota Bandung. Saat ini aktivitas lari tidak hanya sebagai olahraga, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang berkaitan dengan penampilan saat melakukan aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan fashion dalam aktivitas lari serta perannya sebagai media ekspresi diri dan komunikasi nonverbal pada Generasi Z di Kota Bandung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemilihan fashion sportswear didasari pada kebutuhan fungsional seperti kenyamanan, melindungi tubuh dari cuaca, penggunaan material yang mendukung performa lari. Selain itu, aspek visual seperti model, warna, dan motif berpengaruh pada rasa percaya diri. Keberagaman gaya berpakaian juga mencerminkan preferensi personal, nilai budaya, dan identitas orang tersebut. Fashion dalam aktivitas lari berperan sebagai penunjang aktivitas lari sekaligus menjadi media ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumen. Penelitian ini dilakukan pada generasi Z dengan rentan usia 13-28 tahun yang melakukan aktivitas lari di Kota Bandung.