Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Kemampuan Berbahasa yang Mempengaruhi Self Regulation Learning Siswa di Sekolah Dasar Rahayu, Rofita; Abidin, Yunus
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1 (2024): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v14i1.55158

Abstract

Self Regulation Learning (SRL) harus dimiliki siswa agar siswa mampu mengembangkan kesadaran belajarnya sendiri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kemampuan berbahasa yang mempengaruhi Self Regulation Learning (SRL) siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey korelasional dengan analisis jalur.  Metode analisis jalur menggunakan Partial Least Aquare - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi yang bernama SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Language Aptitude/bakat bahasa memberikan pengaruh positif dan signifikan sebanyak 49% pada Self Regulation Learning (SRL). Artinya dapat disimpulkan  kesadaran siswa dalam belajar yang dipengaruhi oleh bakat bahasa sehingga mampu meningkatkan kemampuannya dalam menyimak suatu pelajaran.Keywords: Self regulation learning, kemampuan berbahasa
Analisis Faktor Kemampuan Berbahasa yang Mempengaruhi Self Regulation Learning Siswa di Sekolah Dasar Rahayu, Rofita; Abidin, Yunus
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 1 (2024): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v14i1.55158

Abstract

Self Regulation Learning (SRL) harus dimiliki siswa agar siswa mampu mengembangkan kesadaran belajarnya sendiri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kemampuan berbahasa yang mempengaruhi Self Regulation Learning (SRL) siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey korelasional dengan analisis jalur.  Metode analisis jalur menggunakan Partial Least Aquare - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi yang bernama SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Language Aptitude/bakat bahasa memberikan pengaruh positif dan signifikan sebanyak 49% pada Self Regulation Learning (SRL). Artinya dapat disimpulkan  kesadaran siswa dalam belajar yang dipengaruhi oleh bakat bahasa sehingga mampu meningkatkan kemampuannya dalam menyimak suatu pelajaran.Keywords: Self regulation learning, kemampuan berbahasa
Karakteristik Keterampilan Guru Abad 21 Rahayu, Rofita; Iskandar, Sofyan; Kurniawan, Dede Trie
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/caruban.v6i1.8018

Abstract

Abstrak. Guru era abad 21 menyongsong generasi emas yang melek dengan IPTEK. Generasi emas adalah generasi muda yang mempunyai keterampilan abad 21 yaitu insan yang berkarakter, berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, kolaboratif, dan kompetitif. Menyiapkan generasi emas Indonesia untuk kehidupan di abad ke-21 adalah sesuatu yang kompleks dan rumit. Berbagai tantangan yang harus dihadapi di era Revolusi 4.0 dan Society 5.0 seperti: globalisasi, teknologi, migrasi, kompetisi, perubahan di segala bidang, dan tantangan lingkungan. Upaya pemerintah menyiapkan segala perubahan ini diantaranya pembangunan di bidang pendidikan, dengan melakukan penyempurnaan dan pengembangan kurikulum serta peningkatan profesionalisme tenaga pendidik (guru). Penelitian ini menggunakan kajian literatur yang mana literatur yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan dan di analisis secara mendalam sehingga dapat diambil kesimpulan dan temuan dalam penelitian. Penelitian kualitatif dituntut mampu mengorganisasikan semua teori yang dibaca. Literatur yang diambil baik dari buku, artikel jurnal baik nasional maupun internasional dan literatur lainnya. Guru sebagai seorang pendidik di sekolah, haruslah memiliki kompetensi terbaik dalam bidangnya. Maju mundurnya suatu negara berada ditangan guru. Dalam menyiapkan generasi milenial yang tangguh, kreatif, inovatif, kompetitif yang berdaya saing dan cerdas tentunya diperlukan guru yang memiliki main set yang unggul dengan menerapkan kurikulum. Oleh karena itu untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik di era abad 21 ini menuntut guru untuk memiliki keterampilan teknologi yang dibutuhkan agar dapat memanfaatkan kekuatan komputer dan teknologi yang terkait dengannya untuk pengajaran yang efektif.Kata Kunci: Abad 21, Keterampilan Guru, Kinerja Guru