Oeisselita, Meike Mirlansari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SARANA AIR BERSIH DAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA PAGARDIN DAN TANJUNG DALAM KECAMATAN ULOK KUPAI BENGKULU UTARA Oeisselita, Meike Mirlansari; Widada, Agus
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v16i1.389

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Argamakmur Bengkulu Utara bulan Agustus, sebanyak  dua ratus dua belas dari sepuluh desa balita dengan kasus stunting. Faktor penyebab stunting  dapat terjadi dari berbagai aspek salah satunya adalah sarana air bersih, dan kepemilikan jamban sehingga dapat meningkatkan resiko terjadinya diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah dan pengelolaan sampah dengan kejadian stunting.Penelitian ini menggunakan studi penelitian deskriptif analitik, dengan desain case control. Sampel yang dibutuhkan adalah enam puluh balita, yang terdiri dari tiga puluh kelompok kasus dan tiga puluh kelompok kontrol. Instrument yang digunakan adalah kuisioner dan ceklis. Analisis data menggunakan uji statistik chi square.Hasil analisis bivariat ada hubungan sarana air bersih dengan kejadian stunting didapatkan hasil pengujian signifikasi ρ value 0,039 < 0,05 dengan OR = 3,45 (CI = 95% 0,100 – 0,837). Dan tidak ada hubungan jamban dengan kejadian stunting didapatkan hasil pengujian signifikasi  ρ value 0,068 > 0,05, dengan OR = 0,328 (CI = 95% 0,113 – 0,949).Diharapkan bagi masyarakat untuk selalu mejaga dan merawat sumur serta jamban keluarga  agar dapat memenuhi kriteria sehat dan memenuhi syarat.Kata Kunci : Sarana Air Bersih, Jamban, Stunting