Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Sentimen Komentar Pengguna Instagram Terhadap @Jntexpress_Bali dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes Riwanda, Josephine Kayla; Helen, Helen; Putri, Aneesa Joenice; Herman, Sylvia; Yasser, Achmad; Gunadi, Alvin Nicolas; Mawardi, Viny Christanti
Jurnal Infortech Vol 5, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/infortech.v5i2.20909

Abstract

Analisis sentimen komentar pengguna Instagram @jntexpress_bali dengan metode Naïve Bayes adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami persepsi dan tanggapan pengguna terhadap layanan pengiriman J&T Express di wilayah Bali. Dalam penelitian ini, kami mengumpulkan dan menganalisis komentar yang ditemukan di postingan Instagram resmi @jntexpress_bali, dengan fokus pada komentar yang menyatakan ketidakpuasan terkait pengiriman paket yang tidak berhasil. Metode Naïve Bayes Digunakan untuk mengklasifikasikan sentimen dari komentar-komentar ini, yang dapat dibagi menjadi tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar komentar mengandung sentimen negatif, yang mencerminkan ketidakpuasan pelanggan terhadap pengiriman paket yang tidak dapat terkirim dengan baik.Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi J&T Express Bali untuk meningkatkan layanan mereka. Dengan mengidentifikasi sentimen negatif ini, perusahaan dapat memfokuskan upaya perbaikan pada area yang diperlukan, seperti meningkatkan kehandalan pengiriman dan komunikasi dengan pelanggan. Dengan demikian, diharapkan bahwa hasil penelitian ini mampu memberikan peningkatan terhadap perusahaan untuk memperoleh kepuasan dari pelanggan dan meningkatkan reputasi mereka dalam industri logistik di wilayah Bali.
EDUKASI ETIKA KOMUNIKASI SISWA SEKOLAH SANGGAR SAJA Aulia, Sisca; Meicella, Fioren; Joenice, Aneesa; Herman, Sylvia
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28473

Abstract

The quality of the young generation is a reflection of the nation's future. Jakarta is one of the big cities, but there are still many schools in this city that do not have adequate facilities and even use under bridges as learning places. Character education, academic education, creativity education and communication education must be implemented well. Ethics is a very important education because ethics concerns a person's morals in behaving and communicating. Therefore, ethics must be formed and taught to an individual from a young age, even when a child is still at an early age. Ethics in communication is also influenced by moral principles in accordance with the social environment. The method we use is the implementation method. Implementation methods include observing the implementation location, discussions with the SAJA Studio principal, implementing activities by providing materials and playing. This community service activity has produced results in the form of material regarding communication ethics education which was well received by Sanggar SAJA school students. ABSTRAK Kualitas generasi muda menjadi cerminan bagi masa depan bangsa. Jakarta sebagai salah satu kota besar, namun masih banyak sekolah di kota ini yang tidak memiliki fasilitas memadai bahkan sampai menggunakan kolong jembatan sebagai tempat pembelajaran. Pendidikan karakter, pendidikan akademik, pendidikan kreativitas, maupun pendidikan komunikasi harus diterapkan dengan baik. Etika merupakan pendidikan yang sangat penting karena etika menyangkut moralitas seseorang dalam berperilaku dan berkomunikasi.Oleh karena itu, akhlak harus dilatih dan diajarkan kepada setiap individu sejak dini, bahkan ketika anak masih kecil. Etika berkomunikasi pun dipengaruhi oleh prinsip moral sesuai dengan lingkungan sosial. Komunikasi tidak hanya sekedar berbicara, menyampaikan pesan, menerima pesan, serta mengolahnya saja. Jika anak-anak tidak mampu berkomunikasi, maka anak dapat kesulitan belajar, bersosialisasi, bahkan menggapai cita-citanya. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, Metode pelaksanaan melingkupi observasi tempat pelaksanaan, diskusi dengan kepala sekolah Sanggar SAJA, pelaksanaan kegiatan dengan memberikan materi dan bermain bersama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah membuahkan hasil berupa materi mengenai edukasi etika komunikasi yang diterima baik oleh siswa-siswi sekolah Sanggar SAJA.
Strategi Tim AMB Diskominfotik DKJ dalam Mengidentifikasi Isu Pemberitaan di Media Herman, Sylvia; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 10 No. 1 (2026): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v10i1.33313

Abstract

As a major city with complex activities, DKJ often becomes the focus of various issues. To address this, Diskominfotik DKJ utilizes media monitoring as a tool to identify negative issues emerging in the region. This study focuses on the strategies implemented by the AMB Team of Diskominfotik in detecting negative issues from media coverage. A qualitative approach with a case study method is used in this research, with data collected through observation, interviews, and documentation. The subject of the study is the AMB Team of Diskominfotik DKJ, while the object is the strategies they use to identify negative issues. The findings show that in identifying negative issues, the AMB Team conducts issue management by applying strategies such as media monitoring and sentiment analysis. By monitoring news across various platforms, including print media, television, radio, and online media, they are able to gather data on emerging issues. This strategy is supported by sentiment analysis, which helps classify news as positive, negative, or neutral. Such analysis enables swift issue identification and efficient decision-making to prevent potential crises. Additionally, structured organizational communication, encompassing horizontal, upward, and downward communication, further accelerates the flow of information and ensures appropriate responses to developing issues. Sebagai kota besar dengan aktivitas yang kompleks, DKJ sering kali menjadi sorotan berbagai isu beragam. Untuk mengatasi hal ini, Diskominfotik DKJ memanfaatkan media monitoring sebagai alat untuk mengidentifikasi isu negatif yang berkembang di wilayahnya. Penelitian ini berfokus pada strategi yang diterapkan Tim AMB Diskominfotik dalam mendeteksi isu negatif dari pemberitaan media. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Tim AMB Diskominfotik DKJ, sementara objeknya adalah strategi yang mereka gunakan dalam mengidentifikasi isu negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengidentifikasi isu negatif Tim AMB melakukan manajemen isu dengan menerapkan strategi media monitoring dan analisis sentimen. Dengan memantau berita dari berbagai platform, seperti media cetak, televisi, radio, dan online, mereka mampu mengumpulkan data tentang isu yang muncul. Strategi ini didukung oleh analisis sentimen yang membantu mengklasifikasikan pemberitaan sebagai positif, negatif, atau netral. Analisis ini memungkinkan identifikasi isu secara cepat serta pengambilan keputusan yang efisien untuk mencegah krisis. Langkah-langkah tersebut membantu Tim AMB dalam mendeteksi isu negatif di pemberitaan secara real-time. Selain itu, komunikasi organisasi yang terstruktur, meliputi komunikasi horizontal, vertikal, dan diagonal, turut mempercepat penyampaian informasi dan memastikan respons yang tepat terhadap isu yang sedang berkembang.