Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Makroalga Sebagai Biofilter Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Juvenil Abalon (Haliotis asinina) Pada Sistem Budidaya Resirkulasi Effendy, Irwan Junaidi; Nurdin, Abdul Rahman; Mu'minun, Nona; Ridwar, Darmawan; Saridu, Siti Aisyah
Jurnal Salamata Vol 4, No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.241 KB) | DOI: 10.15578/salamata.v4i2.12330

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Hatchery Abalon, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi makroalga sebagai biofilter yang berbeda  terhadap sintasan dan pertumbuhan juvenil abalon pada sistem resirkulasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan, dimana ada tiga perlakuan menggunakan 3 kombinasi makroalga yang berbeda, yaitu: perlakuan A (Gracillaria verrucosa dan Galaxaura sp.), B (G. verrucosa dan Ulva sp.) dan C (Ulva sp. dan  Galaxaura sp.). Ukuran panjang cangkang juvenil abalon yang digunakan yaitu 0.5-0.7cm dan diberi  pakan makroalga jenis G. verrucosa secara ad libitum selama penelitian. Kecepatan air sistem resirkulasi 4.8ltr/menit, sehingga terjadi pertukaran air pada wadah hewan uji sebesar 6912 liter  atau hampir 700% dalam 24 jam. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P > 0,05) terhadap pertumbuhan dan sitasan abalon.  Hasil penelitian menunjukkan kualitas air yang baik pada ketiga perlakuan dengan sintasan 100% selama masa pemeliharaan. Oleh karena itu, maka disarankan untuk melakukan studi lanjut dengan menggunakan biofilter makroalga pada sistem resirkulasi dengan memelihara abalon pada kepadatan maksimal sehingga akan menghasilkan  produksi juvenil abalon yang lebih banyak.
IMPLEMENTASI EKSEKUSI JAMINAN FIDUSIA OLEH DEBT COLLECTOR DAN PERLINDUNGAN HAK DEBITUR DI SULAWESI BARAT Nurdin, Abdul Rahman; Makkawaru, Zulkifli; Kamsilaniah, Kamsilaniah
Indonesian Journal of Legality of Law Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Legality of Law, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ijlf.v8i2.9024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi eksekusi jaminan fidusia oleh debt collector serta perlindungan hak debitur dalam pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia di Sulawesi Barat. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis melalui studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan debitur, pihak perusahaan pembiayaan, dan pihak terkait lainnya, serta didukung oleh bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia di Sulawesi Barat belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Jaminan Fidusia dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019. Dalam praktiknya masih ditemukan tindakan penarikan objek jaminan tanpa menunjukkan sertifikat jaminan fidusia, surat tugas atau surat kuasa resmi, serta pelaksanaan eksekusi yang dilakukan secara sepihak dan disertai intimidasi terhadap debitur. Kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perlindungan hukum terhadap hak debitur, khususnya terkait prinsip kepastian hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap hak milik. Selain itu, minimnya pengawasan terhadap aktivitas debt collector turut memengaruhi terjadinya penyimpangan dalam proses eksekusi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan terhadap perusahaan pembiayaan dan debt collector, peningkatan kepatuhan terhadap prosedur hukum, serta optimalisasi perlindungan hukum bagi debitur guna mewujudkan pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia yang berkeadilan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. This study aims to analyze the implementation of fiduciary guarantee execution by debt collectors and the protection of debtors' rights in the implementation of fiduciary guarantee execution in West Sulawesi. The study uses an empirical legal method with a statutory regulatory approach and a sociological approach through field studies. Data were obtained through interviews with debtors, financing companies, and other related parties, and supported by relevant primary and secondary legal materials. The results of the study indicate that the implementation of fiduciary guarantee execution in West Sulawesi has not been fully implemented in accordance with the provisions of the Fiduciary Guarantee Law and Constitutional Court Decision Number 18/PUU-XVII/2019. In practice, there are still cases of withdrawal of collateral objects without showing a fiduciary guarantee certificate, a letter of assignment or an official power of attorney, as well as unilateral executions accompanied by intimidation against debtors. These conditions indicate weak legal protection for debtors' rights, particularly regarding the principles of legal certainty, justice, and respect for property rights. In addition, minimal supervision of debt collector activities also contributes to irregularities in the execution process. Therefore, it is necessary to strengthen supervision of financing companies and debt collectors, increase compliance with legal procedures, and optimize legal protection for debtors in order to realize the implementation of fiduciary guarantees that are fair and in accordance with applicable legal provisions.