I Ketut Suar Adnyana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Death of Kedis Cangak for Its Greedy (Function And Values Analysis) Ni Made Suarningsih; I Nyoman Suwija; I Ketut Suar Adnyana; Anak Agung Gede Putera Semadi; I Gusti Agung Laksmi Swaryputri
Mimbar Ilmu Vol. 28 No. 3 (2023): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v28i3.67621

Abstract

Balinese society is affluent in oral literature, among which there are satua or Balinese folk tales. Recently, it has been felt that the Masatua tradition has declined dramatically. The increasingly busy level of parents causes this. Entertainment on social media has defeated oral traditions. This research aims to analyze the function and value of theĀ  Death of Kedis Cangak for Its Greedy. This study uses a qualitative method. The data collection method for this research is the observation method using reading and note-taking techniques. The research results were analyzed using analytical descriptive methods and presented using informal processes. The research analysis uses the matching process. The research results show that the functions of the "Death of Kedis Cangak for Its Greedy" unit are entertainment, educational, and social sanctions or punishment functions. Values analysis, which focuses on religious values, found values such as tattwa (philosophy) and moral values (ethics). There is an entertainment function, an educational function, and a social sanction or punishment function. Values such as tattwa (philosophy) and moral values (ethics) are found in value analysis, which focuses on religious matters. Regarding philosophical issues, we found the application of the karma phala law, one of the Panca Sradha teachings. The law of karma befalls the character I Kedis Cangak. The value of morals is also reflected in the behavior of the main character, which is contrary to the teachings of morals.
Pencegahan Perundungan di Sekolah Menengah Pertama di Kota Denpasar dengan Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berlandaskan Filosofi Tri Kaya Parisudha Wayan Meter; I Ketut Suar Adnyana; Putu Ronny Angga Mahendra; Ni Putu Diah Sekar Ayu Nirmala
Widya Accarya Vol. 17 No. 1 (2026): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan di sekolah tetap menjadi masalah yang terus berlanjut meskipun telah dilakukan berbagai upaya intervensi. Pendekatan tradisional, seperti kampanye sosialisasi dan kuesioner, terbukti tidak efektif karena kurangnya keberlanjutan dan dampak yang terbatas dalam mengurangi insiden perundungan. Data dari UNICEF (2020) mengungkapkan tingkat kekerasan (41%) dan perundungan (45%) yang sangat tinggi di kalangan siswa di Indonesia. Sifat heterogen Denpasar memperparah risiko perundungan, terutama di lingkungan pendidikan. Untuk mengatasi masalah mendesak ini, penelitian ini mengusulkan pendekatan baru: menerapkan model pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang berlandaskan filosofi Hindu Bali Tri Kaya Parisudha (harmoni dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan) di sekolah menengah pertama (SMP) di Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas peraturan sekolah terkait perundungan, saling mendukung untuk melawan pelaku perundungan, serta melaporkan perundungan kepada guru dan orang tua guna memberikan dukungan. Pendekatan ini terdiri dari lima tahap: (1) penilaian kebutuhan awal, (2) pelatihan guru dan staf, (3) pembentukan kelompok proyek, (4) penerapan model pembelajaran berbasis proyek, (5) solusi pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini akan mengukur keberhasilan program dan dampaknya terhadap perilaku siswa guna memberikan makna bagi siswa dalam hal pencegahan dampak perundungan.