Haryanto, Astrid Novita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja: Studi Komparatif pada Orangtua dengan Dual Career dan Single Career Haryanto, Astrid Novita; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 13 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v13i03.2255

Abstract

Perilaku remaja dipengaruhi perilaku orangtua dalam mengasuh anak. Berbagai penelitian mendukung kesimpulan bahwa pengarahan orang tua terhadap anak terkait dengan ketahanan keluarga. Single career family maupun dual career family sama-sama menghadapi situasi khas yang menantang dan berpotensi menimbulkan tekanan dalam kehidupan keluarga, dan sama-sama berpotensi menimbulkan tekanan dan risiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ketahanan keluarga dalam pencegahan perilaku berisiko pada remaja pada orangtua yang dual career dan single career. Disain penelitian ini menggunakan mixed methode, dimana tahap I nya adalah kuantitatif dengan jenis cross sectional komparatif, dan tahap II nya kualitatif dengan jenis fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini belum diketahui dengan pasti, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sekitar 200 orang. Tehnik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis purposive/judgment/sampel dengan pertimbangan. Untuk analisa data tahap I adalah korelasi spearman dan Mann Whitney karena data tidak berdistibusi normal, dan untuk analisa data tahap II adalah analisa tematik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada orangtua single career, untuk ketahanan orangtua seluruh variable berhubungan (ketahanan fisik, ekonomi dan psikologi orangtua) kecuali budaya orangtua terhadap perilaku remaja tidak berhubungan. Sementara untuk variable ketahanan remaja, seluruh variable berhubungan dengan perilaku remaja (fisik, ekonomi, budaya, pribadi) kecuali ketahanan psikologi remaja. Pada keluarga dual career, seluruh variable berhubungan (ketahanan fisik, ekonomi dan psikologi orangtua) kecuali budaya orangtua. Sementara untuk variable ketahanan remaja semua variabelnya berhubungan. Dari data hasil komparatif, dapat dilihat bahwa perilaku remaja pada orangtua dual career memiliki nilai mean yang lebih besar, yang artinya perilaku remaja pada orang tua dual career lebih baik (besaran perilaku berisikonya lebih rendah). Perbandingan antara perilaku berisiko remaja pada single dan dual career, sebagian besar informan berpendapat bahwa penentunya bukan terletak pada jenis karir orang tua (dual/single), tapi lebih kepada kualitas hubungan antara orangtua dan anak. Hasil penelitian ini bisa selanjutnya dapat dikembangkan dalam bentuk modul ketahanan keluarga, untuk pedoman membangun ketahanan keluarga yang kuat dan terhindar dari perilaku berisiko
The 7Ps Marketing Mix in Hospital Services: A Systematic Mapping of Applications Through a Scoping Review Rindu, Rindu; Hafizurrachman, Muhammad; Haryanto, Astrid Novita; Zakaria, Wan Nur Amalina
Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol 11, No 1 (2025): Volume 11, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v11i1.82221

Abstract

Background: The marketing mix is a vital framework for optimizing hospital services, improving patient satisfaction, and maintaining competitiveness in the healthcare sector. Despite its growing adoption, implementation remains inconsistent, with limited comprehensive reviews evaluating its overall effectiveness.Objective: This scoping review explores the application of the marketing mix in hospital services, identifies key challenges and opportunities, and highlights research gaps to inform future healthcare marketing strategies.Methods: A scoping review was conducted following Arksey and O’Malley’s framework and PRISMA-ScR guidelines. A systematic search across PubMed, Scopus, and Web of Science identified peer-reviewed studies published between 2019 and 2023. Studies focusing on the marketing mix in hospital services were included, while non-peer-reviewed and irrelevant articles were excluded. Data extraction analyzed the implementation of the 7Ps framework and its outcomes.Results: Seven studies examined the marketing mix in hospitals, highlighting key findings. Hospitals differentiate through specialized services, pricing strategies influence affordability, and accessibility affects patient choices. Digital marketing enhances engagement, and expert professionals improve service quality, though workforce shortages pose challenges. Streamlined procedures and modern infrastructure enhance patient experience, but barriers like high service costs, geographic constraints, digital literacy gaps, and operational inefficiencies limit full implementation.Conclusion: The marketing mix is essential for hospital services and patient satisfaction but faces challenges in accessibility, workforce management, and digital transformation. Future research should assess its long-term impact and develop tailored frameworks to enhance hospital marketing effectiveness