Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Gizi terhadap Pengetahuan Tenaga Kesehatan di Puskesmas di Kabupaten Jeneponto Lestari, Dinda Tri; Natsir Djide, Nani Apriani; Puspita Sari, Novi; Pebriani, Reski; Khatimah, Husnul; Masdalis, Masdalis
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i4.1748

Abstract

Pendahuluan Peran petugas kesehatan di puskesmas dalam pencegahan stunting di masyarakat adalah pemantauan bulanan terhadap pertumbuhan balita dan kegiatan kesehatan ibu, sehingga diperlukan pengetahuan yang baik dari petugas kesehatan tentang stunting. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pelatihan gizi terhadap perubahan pengetahuan petugas kesehatan di Puskesmas Kabupaten Jeneponto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan one group pre-post test. Subyek dalam penelitian ini adalah 37 tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di 18 Puskesmas di Kabupaten Jeneponto. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan petugas kesehatan sebelum diberikan pelatihan memiliki rata-rata sebesar 2,97 dan setelah pelatihan memiliki rata-rata sebesar 6,76. Rata-rata skor pengetahuan petugas kesehatan menunjukkan peningkatan setelah diberikan pelatihan. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan bahwa pelatihan mempunyai pengaruh signifikan sebesar 0,000 (p<0,05) terhadap perubahan pengetahuan petugas kesehatan di Puskesmas di Kabupaten Jeneponto Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengerahuan petugas kesehatan melalui pelatihan gizi
Pola Makan dan Aktivitas Fisik sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Khatimah, Husnul; Masdalis, Masdalis; Lestari, Dinda Tri; Wijayaningsih, Kartika Sari
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 7 No. 4 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/d7d1dz25

Abstract

This study aims to examine the relationship between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus. The research method used an analytical survey with a cross-sectional study design. Based on the statistical test results, there was a relationship between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus, with a p-value of 0.01 (diet) and a p-value of 0.005 (physical activity). In conclusion, a relationship exists between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus. Irregular diet, consumption of foods high in sugar and fat, and a sedentary lifestyle can increase the body's risk of developing insulin resistance and ultimately lead to a diagnosis of diabetes mellitus.   Keywords: Physical Activity, Diabetes Mellitus, Diet
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN AYAM MENJADI CEMILAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING BALITA Syarif, Sutrani; Masdalis, Masdalis; Supardi, Nurjannah; Musdar, Tamzil Azizi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37047

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Jumlah stunting di wilayah Kota Makassar meningkat 7,2 persen dari 18,04% tahun 2023 menjadi 25,6% pada tahun 2024. Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pemanfaatan kulit, brutu, dan hati ayam sebagai sumber lemak dan cemilan sehat bagi balita. Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan. Mitra sasaran pada kegiatan ini yaitu Kader Posyandu Anyelir sejumlah 12 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest serta lembar observasi mengenai keterampian pengukuran antropometri, serta kemampuan mengolah bahan pangan ayam menjadi lemak sehat dan cemilan enak bagi bagi balita. Jumlah pertanyaan pada kuesioner sebanyak 10 butir. Hasil pretest peserta sebelum dilakukan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kurang dari 20% peserta yang terampil dalam melakukan pengukuran antropometri dan pengolahan udang menjadi makanan yang enak dan bergizi. Hasil posttest melalui lembar observasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan pelatihan, keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran antropometri, dan pembuatan kudapan bergizi dari hati ayam mengalami peningkatan menjadi 100% peserta menjadi terampil.Abstract: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2030 and achieving food security. The number of stunting in the Makassar City area increased by 7.2 percent from 18.04% in 2023 to 25.6% in 2024. The purpose of this community service is to improve the knowledge and skills of partners regarding the use of chicken skin, bran, and liver as a source of fat and healthy snacks for toddlers. The community service method is carried out through counseling, training, and mentoring. The target partners in this activity are 12 Posyandu Anyelir cadres. The activity evaluation was carried out through pretests and posttests as well as observation sheets regarding anthropometric measurement skills, as well as the ability to process chicken food into healthy fats and delicious snacks for toddlers. The numbers of question in the questionnaire is 10 item. The results of the participant pretest before this community service activity showed that less than 20% of participants were skilled in conducting anthropometric measurements and processing shrimp into delicious and nutritious food. The results of the posttest through the observation sheet showed that after the training activities were carried out, the participants' skills in carrying out anthropometric measurements and making nutritious snacks from chicken livers increased to 100% of participants becoming skilled.