Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Komunikasi dalam Pembangunan Masyarakat Pedesaan Kustiawan, Winda; Nasution , Azmiar; Muliyani, Sari; Wisfa, Wirdatul; Simbolon, Jarosim; Tanjung , Amran Sahputra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6702

Abstract

Komunikasi pembangunan merupakan proses penyampaian pesan dengan tujuan merubah sesuatu menjadi lebih baik. Dalam komunikasi pembangunan adanya pesan timbal balik dari pihak yang terlibat dalam usaha pembangunan yaitu pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi dalam pembangunan pedesaan. Metode yang digunakan yaitu tinjauan literature (library research). Pembahasan pada penelitian ini ini berdasarkan pada peran komunikasi dalam pembangunan masyarakat pedesaan agar tidak terpusat. Kemudia untuk proses diskrit linear dan difusi harus mencerminkan partsipasi memperhatikan kebutuhan masyarakat, agar pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Untuk menghubungkan adanya kepentingan politi pemerintah mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan masyarakat, sehingga secara ideal dimungkinkan perencanaan bersama dilakukan oleh dewan dan hadirin perencanaan bersama dilakukan oleh dewan dan hadirin perencanaan bersama ini menyatukan politik yang berasa dari atas dan bawah.
Resepsi Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kemenag Di Medan Barat Muliyani, Sari; Rozi, Fakhrur
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) sebagai media layanan digital yang dibuat Kementerian Agama RI untuk memperkuat pengelolaan kemakmuran Masjid di masyarakat. Resepsi pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) pada SIMAS dalam penelitian ini menggunakan analisis resepsi Stuart Hall dengan tiga posisi: hegemoni, negosiasi dan oposisi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu enam orang pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan dengan uji triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Kecamatan Medan Barat memanfaatkan SIMAS dan meyakini bahwa aplikasi ini mampu membantu dalam penguatan kemakmuran masjid. Sebagian pengurus BKM juga mendorong agar SIMAS terus dikembangkan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengurus BKM dalam penguatan kemakmuran masjidnya.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, PEMBERDAYAAN GURU, KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MANDIRI BELAJAR Rahmi, Agustina; Madihah, Husnul; Rasuna, Rasuna; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Muliyana, Sari; Muliyani, Sari
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah, pemberdayaan guru, dan kompetensi profesional guru dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri Belajar pada SMP Negeri di Kota Banjarmasin. Hal ini didasarkan pada berbagai permasalahan di lapangan, khususnya kecenderungan kepemimpinan kepala sekolah yang berfokus pada administratif sehingga belum optimal dalam mendorong pemberdayaan guru. Selain itu, sebagian guru belum menunjukkan perhatian yang maksimal terhadap pengembangan kompetensi profesional, terutama dalam mengimplementasikan kurikulum secara inovatif dan adaptif. Keterbatasan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sampel penelitian melibatkan 250 guru SMP Negeri yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki hubungan positif dan signifikan dengan implementasi Kurikulum Merdeka (r = 0,788). Pemberdayaan guru berhubungan signifikan dengan implementasi kurikulum (r = 0,760), demikian pula kompetensi profesional guru (r = 0,735). Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang sangat kuat terhadap keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,866. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi kepemimpinan sekolah, pemberdayaan guru, dan penguatan kompetensi profesional dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka.