Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN ORGAN REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Ahmad Syahlani; Dwi Sogi Sri Redjeki; Rini Rini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.002 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah keputihan yang di dapat dari dinas kesehatan kota Banjarmasin terdapat 107 (1,07%) kasus keputihan, di Puskesmas Pekauman Banjarmasin pada bulan Januari-Oktober tahun 2012 pengguna kontrasepsi ada 7083 (70,83%) orang dan 161 (1,61%) orang mengalami keputihan.Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan pengetahuan ibu tentang perawatan organ reproduksi dengan kejadian keputihan.Metode yang digunakan adalah metode analitik dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara accidental sampling.Hasil penelitian dari 98 responden yang dibagikan kuesioner, didapatkan ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal yang mengalami keputihan yaitu 87 orang (88,77%) kemudian ibu yang mengalami keputihan berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 75 orang (76,53%) dari 98 responden. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaaan kontrasepsi hormonal dan pengetahuan ibu tentang perawatan organ reproduksi dengan kejadian keputihan. Saran dari hasil penelitian untuk petugas kesehatan dapat menjelaskan kepada akseptor KB efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal dan dapat menjelaskan tentang cara perawatan organ reproduksi.Kata Kunci : kontrasepsi hormonal, pengetahuan perawatan organ reproduksi, keputihan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KECEMASAN PROSES PERSALINAN DI BPM HJ. MARIA OLFAH, SST BANJARMASIN Adriana Palimbo; RR Dwi Sogi Sri Redjeki
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.409 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang. Pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kecemasan proses persalinan, karenamasih banyak ibu hamil yang merasa cemas pada saat persalinan. Masyarakat masih menganggapparadigma persalinan merupakan pertaruhan hidup dan mati sehingga wanita yang akan melahirkanmengalami ketakutan-ketakutan, khususnya takut mati pada dirinya atau bayinya yang akandilahirkan.Tujuan. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengankecemasan proses persalinan.Metode. Penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik Pengambilan Sampel yaitu dengan cara accidental sampling populasi dalam penelitian iniadalah seluruh ibu hamil yang datang berkunjung dengan jumlah sampel 40 orang.Hasil Penelitian didapatkan hasil terbanyak yaitu 24 orang ibu hamil yang berpengetahuan baik(60%), sikap ibu hamil 28 orang (70%) dengan kategori positif, kecemasan ibu hamil 29 orang(72,5%) dengan kecemasan ringan. Hasil uji Rank Spearman ρ=0,025 karena ρ0,05 maka Haditerima dan Ho ditolak artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan prosespersalinan dan ρ=0,202 karena ρ0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubunganantara sikap dengan kecemasan proses persalinan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, dan Kecemasan ibu hamil.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BANJARMASIN Anggrita sari; Dwi Sogi Sri Redjeki; Rizky Puteri Anggarani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.339 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh interaksi orang tua dengan anaknya dalam hal mendidik dan memberi contoh yang baik agar anak dapat berkembang sesuai kemampuan perkembangannya. Ada 3 jenis pola asuh, yaitu otoriter, demokratis dan permisif.Metode: Penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden.Hasil Penelitian: didapatkan hasil terbanyak 26 orang tua (72,22%) yang menggunakan pola asuh demokratis perkembangan anak diperoleh 25 anak (69,44%) motoriknya normal sesuai dengan tahap perkembangan. Hasil uji Mann-Whitney diperoleh adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Banjarmasin dengan nilai p value = 0,013 karena p 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada hubungan antarapola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahunKesimpulan: dari hasil penelitian diharapkan guru melakukan penilaian perkembangan anak secara rutin dan memberikan informasi kepada orang tua tentang pola asuh yang diberikan sehingga tumbuh kembang anak dapat berkembang dengan baik. Kata kunci : Pola Asuh, Perkembangan Motorik Anak
HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA, GAYA HIDUP DAN TEMPAT TINGGAL DENGAN PRILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI SMAN X KUALA KAPUAS dini rahmayani; DWI SOGI SRI REDJEKI
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.106 KB)

Abstract

Latar belakang : Remaja mulai bereksplorasi dengan diri, nilai-nilai identitas peran denganperilakunya. Berbagai faktor turut mempengaruhi perubahan perilaku terhadap kehidupan remajafaktor internal ataupun eksternal. Dari data BKKBN remaja yang pernah melakukan hubunganseksual pranikah cenderung tinggi diketahui 35.000 remaja Kalimantan Tengah pernah melakukanhubungan seksual pranikah. Apabila hal itu tidak ditangani dengan seksama, remaja akan semakindihadapkan pada permasalahan reproduksi yang tidak sehat.Tujuan : Menganalisis hubungan keharmonisan keluarga, gaya hidup dan tempat tinggal denganperilaku seksual pranikah remaja di SMAN 2 Kuala Kapuas.Metode : Survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional pada remaja SMAN 2 KualaKapuas. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 248 orang yangdianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistic.Hasil : Hasil analisis bivariat keharmonisan keluarga dengan perilaku seksual pranikah remaja nilaip = 0,014 α 0,05, gaya hidup dengan perilaku seksual pranikah remaja nilai p = 0,005 α 0,05,dan tempat tinggal dengan perilaku seksual pranikah remaja nilai p = 0,013 α 0,05 maka Hoditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan. Dari hasil analisis multivariat didapatkan bahwagaya hidup yang sangat signifikan memberikan pengaruh besar terhadap perilaku seksual pranikahpada remaja diperoleh nilai p = 0.004.Kata kunci : Keharmonisan Keluarga, Gaya Hidup, Tempat Tinggal, Perilaku Remaja, SeksPranikah,
PERBEDAAN LAMA PUPUS TALI PUSAT DALAM HAL PERAWATAN TALI PUSAT ANTARA PENGGUNAAN KASA STERIL DENGAN KASA ALKOHOL 70% DI BPS HJ. MARIA OLFAH TAHUN 2012. Dwi Sogi Sri Redjeki; Husin Husin
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.777 KB)

Abstract

Tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus menerus di berbagai Negara. Setiap tahunnya sekitar 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri (WHO,1998). Objek penelitianya adalah bayi yang lahir hidup sehat atau tidak BBLR di BPS Hj Maria Olfah Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui perbedaan lama pupus tali pusat dalam hal perawatan tali pusat antara penggunaan kasa steril dengan penggunaan kasa alkohol 70 %. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan desain penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian kohort study. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara purposive sampling,yaitu didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri,berdasarkan cirri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya, populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir yang normal yang memilki berat badan lahir 2500-4000 gram di BPS Hj. Maria Olfah Banjarmasin. Hasil analisis menggunakan Independent Sampel T test dengan data ditribusi normal menunjukkan tingkat signifikan 0,000 yang berarti nilai p 0,05.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan lama pupus tali pusat dalam hal perawatan tali pusat antara penggunaan kasa steril dengan penggunaan kasa alkohol 70 %. Saran dari hasil penelitian ini bagi semua petugas kesehatan yang menangani masalah perawatan tali pusat harus betul-betul memperhatikan agar tidak terjadinya infeksi pada tali pusat bayi dan agar mencegah kematian bayi yang diakibatkan infeksi pada tali pusat sekaligus dalam hal waktu pupusnya lebih cepat.Kata Kunci : lama pupus tali pusat, penggunaan kasa steril, penggunaan kasa alkohol 70%.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR ASUHAN KEHAMILAN PADA MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT I DI AKADEMI KEBIDANAN SARI MULIA BANJARMASIN RR. Dwi Sogi Sri Redjeki; Fitri Yuliana; Hairiana Kusvitasari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.144 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hasil belajar siswa merupakan suatu proses pembelajaran dan evaluasi dari pembelajaran yang diberikan. Dalam meningkatkan hasil belajar siswa perlu adanya suatu inovasi.Proses pembelajaran menuntut mahasiswa untuk berperan aktif dan memerlukan pemahaman dan penalaran mahasiswa dalam belajar. Inovasi dalam pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut salah satunya menggunakan model pembelajaran kooperatif NHT. Tujuan: Menganalisis pengaruh metode pembelajaran kooperatif numbered heads together (NHT) terhadap hasil belajar asuhan kehamilan pada mahasiswa kebidanan tingkat I di Akademi Kebidanan Sari Mulia BanjarmasinMetode: Jenis Penelitian Pra-eksperimen dengan design One group pretest-posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah 105 mahasiswa. Sampel 20 mahasiswa dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis Bivariat menggunakan Wilcoxon sign test (p =0,05)Hasil: Pembelajaran Asuhan Kehamilan dengan menggunakan metode pembelajaran Kooperatif NHT efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa dari pretest ke posttest. Hasil analisis Wilcoxon sign test menunjukkan p=0,00, yang memiliki makna p0,05, bahwa ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif NHT terhadap hasil belajar asuhan kehamilan pada mahasiswa tingkat I di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin Simpulan: Metode pembelajaran kooperatif Numbered Heaads Together berpengaruh terhadap hasil belajar asuhan kehamilan pada mahasiswa tingkat I di Akademi Kebidanan Sari Mulia BanjarmasinKata Kunci: Metode pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together, Hasil Belajar, Asuhan,Kehamilan
PENGARUH GAYA BELAJAR DAVID KOLB TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN PADA KEHAMILAN DI AKADEMI KEBIDANAN SARI MULIA BANJARMASIN Dwi Sogi Sri Redjeki; Anggrita sari; Ika Friscila
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.508 KB)

Abstract

Latar belakang : Mahasiswa yang berada dalam lingkungan yang sama, mendapat perlakuan yang sama belum tentu akan memiliki pemahaman, pemikiran, dan pandangan yang sama terhadap perkuliahan. Sehingga gaya belajar yang tepat dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Karena mahasiswa akan merasa nyaman pada saat mengikuti perkuliahan yang sesuai dengan gaya belajarnya.Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan pendekatan penelitian cross sectional. Populasi berjumlah 153 mahasiswa menggunakan tehnik proportionate random sampling sehingga mendapatkan 111 sampel serta di analisis uji regresi.Hasil : Dilakukan terhadap 111 responden tentang gaya belajar yang mempunyai tingkat terbanyak yaitu gaya belajar diverger sebesar 58.56% dan prestasi belajar yang terbanyak yaitu prestasi belajar B+ sebesar 40.54%. Hasil analisis uji regresi menyatakan tidak ada pengaruh gaya belajar diverger dan assimilator David Kolb terhadap prestasi belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Kehamilan di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin. Sedangkan hasil uji fisher’s exact test menyatakan tidak ada hubungan pengaruh gaya belajar converger dan accomodator terhadap prestasi belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Kehamilan di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin.Kesimpulan : Tidak ada pengaruh gaya belajar David Kolb terhadap prestasi belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Kehamilan di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin.Kata Kunci : Gaya belajar David Kolb, prestasi belajar.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN HAMPANG KABUPATEN KOTABARU RR. Dwi Sogi Sri Redjeki; Nita Hestiyana; Riska Herusanti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.23 KB)

Abstract

Latar Belakang Pasangan dengan usia subur yang menikah dini dengan usia 20 tahun di Kabupaten Kotabaru berdasarkan data BKKBN provinsi Kalimantan Selatan mencapai 6,59%. Sebanyak 46 kasus pernikahan dini dari 64 pernikahan yang terjadi pada Januari sampai dengan Desember 2014 yang tersebar pada 9 desa yang ada di Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru. Secara keseluruhan terjadi pada perempuan rata-rata dari usia 13-20 tahun dan pada laki-laki 16 – 20 tahun. Apabila hal tersebut tidak ditangani dengan seksama, akan berdampak negatif dari segi psikososial, biologis dan sosial.Tujuan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru berdasarkan pengetahuan, pendidikan, ekonomi dan budaya.Metode adalah deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan keadaan suatu populasi di area tertentu pada pelaku pernikahan dini di Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru dengan jumlah 46 responden.Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel.Hasil Dari 46 responden adalah responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 38 responden (82,6%), pendidikan dasar sebanyak 33 responden (71,7%), ekonomi dari pendapatan orang tua ≥Rp1.620.000,-/bulan sebanyak 37 responden (80,4%) ini berarti ekonomi tidak menjadi penyebab pernikahan dini di Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru, dan budaya mendukung pernikahan dini sebanyak 42 responden (91,3%).Simpulan Dari 46 responden yang menjadi sampel penelitian ini, didapat bahwa faktor yang paling dominan yang menjadi penyebab pernikahan dini adalah faktor pengetahuan, pendidikan dan budaya.Kata Kunci: Faktor, Pernikahan dini, Pengetahuan
HUBUNGAN PELAKSANAAN RAWAT GABUNG DENGAN SIKAP IBU DALAM MEMBERIKAN ASI DI RUANG NIFAS RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Laurensia Yunita; Dwi Sogi Sri Redjeki; Nuur Aini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.767 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.396

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Kemenkes RI (2015) cakupan pemberian ASI Eksklusif pada tahun 2014 sebesar 80%, maka secara nasional di Indonesia pemberian ASI Eksklusif hanya sebesar 54% pada tahun 2016 sehingga belum mencapai target. Hasil data Kemenkes (2016) pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Kalimantan Selatan juga belum mencapai target yaitu hanya sebesar 57,7%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dari 7 ibu nifas didapatkan hasil bahwa 57% ibu nifas sudah dapat menyusui bayinya dan 43% ibu nifas belum memberikan ASI kepada bayinya. Penyebab ibu nifas belum memberikan ASI dikarenakan ASI nya belum keluar dan masih kelelahan karena baru melahirkan beberapa jam yang lalu.Tujuan: Mengetahui hubungan pelaksanaan rawat gabung dengan sikap ibu dalam memberikan ASI di Ruang Nifas RSUD dr.H.Moch.Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis diskriptif analitik yang menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Teknik pengambilan data sebanyak 78 responden.Hasil: dari 78 responden terdapat 68 orang yang melaksanakan rawat gabung dimana 49 orang (57%) yang mendapatkan sikap positif. Hasil uji statistic menggunakan uji alternatif Fisher exact Test didapatkan p= 0,002 (p0,05) artinya ada hubungan pelaksanaan rawat gabung dengan sikap ibu dalam memberikan ASI.Simpulan: Pencapaian yang melaksanakan rawat gabung dipengaruhi juga oleh peranan Rumah Sakit yang mengharuskan ibu nifas melaksanakan rawat gabung.
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA ASFIKSIA NEONATURUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG PERINATALOGI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Adriana Palimbo; Dwi Sogi Sri Redjeki; Arum Kartikasari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1733.298 KB)

Abstract

lahir termasuk risiko tinggi karenamemiliki kemungkinanlebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonatal. Faktor yangmenyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu, faktor keadaan bayi, faktor plasentadan faktor persalinan. Faktor persalinan meliputi partus lama atau macet (2,8-4,9%), persalinan.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui gambaran faktor penyebab terjadinya kejadian asfiksianeonaturum pada bayi baru lahir di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Tahun2014.Metode: Rancangan penelitian bersifat diskriptif. Populasi penelitian seluruh bayi yang dirawatdiruang Perinatologi RSUD H. Moch. Ansari Saleh yang tercatat dibuku register ruang perinatologipada bulan Juni-Desember tahun 2014 yaitu sebanyak 611 orang dengan metode pengambilan sampeladalah total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2015.Hasil Penelitian: diperoleh pada bayi baru lahir dengan asfiksia neonaturum didapatkan data Usiaibu sebanyak 177 orang (29%) dengan kategori usia beresiko (20 tahun atau .35 tahun), berat badanbayi dengan kategori BBLR sebanyak 105 bayi (17,2%), sebanyak 204 orang (33,4%) ibu denganpersalinan tidak normal, 23 orang (3,8%) dengan Persalinan lama, 16 orang ibu (2,6%) Ketubanpecah dini.Simpulan: sebagian besar bayi dengan asfiksia neonatorum faktor paling berpengaruh adalah jenispersalinan yang berisiko yaitu sebanyak 33,4%. Disarankan perlu meningkatkan pelayanan ante natalcare untuk mengenali tanda-tanda penyulit kehamilan, selain itu juga dapat lebih meningkatkanpenyuluhan kepada ibu agar tidak hamil di usia berisiko yang dapat menyebabkan asfiksia padabayinya.Kata Kunci : Penyebab terjadinya asfiksia, bayi baru lahir.
Co-Authors Achmad Jaelani Achmad Jaelani Adriana Palimbo Adriana Palimbo Adriana Palimbo, Adriana Afni Anggraini Agustina Rahmi Ahmad Syahlani Ainun Faridah Al Kahfi, Rina Amaliah, Meina ANDRI KURNIAWAN Anggrita Sari Anggrita Sari Arapah, Siti Arum Kartikasari Arum Kartikasari, Arum Bayu Hari Mukti Bayu Hari Mukti Cahyaningrum, Yuniana Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Eshariayni Eshariyani, Eshariyani Fanlia Prima Jaya Fitri Yuliana Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hariyadi, Hariyadi Hariyanti, Mawar Hestiyana, Nita Husin Husin Husin Husin, Husin Husnul Madihah, Husnul Husnusyaziah, Husnusyaziah Ika Friscila Ika Friscila, Ika Ikawati, Prisma Ilhamiyah Ilhamiyah ilhamiyah, Ilhamiyah Irawan, Angga Istiqamah, Istiqamah Kamsariaty Kamsariaty Khuzaini Khuzaini Latifah, Antung Laurensia Yunita Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lusiana, Herlina Luthfia Hidayati Rahman Mardani Mardani Marlena, Leny Marselino, Doni Irawan Prancisco Melly Anggraini Neni Widaningsih Nisa Rahmadayanti Nita Hestiyana Noor Aisyah Noval Novita Dewi Iswandari Nurhikmah Nurul Hidayah Nuur Aini Onieqie Ayu Dhea Manto Palimbo, Adriana Pariyani, Riska Varna Patmawati, Endang Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Rahmi, Agustina Rapika, Nor Rasuna Rasuna, Rasuna Rini Rini RINI RINI Riska Herusanti Riska Herusanti, Riska Rizky Amalia Rizky Puteri Anggarani Rizky Puteri Anggarani, Rizky Puteri Sabariah Sabariah Sabariah Said Said, Said Sari, Anggrita Sari, Anggrita Sholikah, Anis Sismeri Dona, Sismeri Sonia Sulastini Sulastini Susanti Suhartati, Susanti Syahlani, Ahmad Syahrial Shaddiq Tambun, M S M O Siska Selvija Tasalim, Rian Umi Hanik Fetriyah Vriska Nata Wahdaniyati, Siti Widaningsih, Neni Widodo, Heriadi Winda Maolinda, Winda Yayuk Puji Lestari Yuliana, Fitri Yunita, Syafari Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati