Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Perceived Quality Intrinsic Attributes dan Perceived Quality Extrinsic Attributes Terhadap Repurchase Intention Melalui Loyalty Sebagai Variabel Intervening Rizma Dwi Mawarni; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Perceived Quality, yang terwujud dalam atribut-atribut intrinsik maupun ekstrinsik, terhadap Repurchase Intention dengan Loyalty sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif, dengan melibatkan 100 partisipan yang merupakan konsumen Kopi Robusta Banaran PTPN IX pada outlet di wilayah Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis dengan pendekatan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Uji Sobel turut diterapkan untuk mengidentifikasi peran variabel mediasi. Temuan studi ini menunjukkan nilai R² sebesar 0,600 terhadap Loyalty dan 0,676 terhadap Repurchase Intention, yang mengindikasikan bahwa seluruh hubungan bersifat signifikan (p < 0,01). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa atribut produk, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Loyalty serta Repurchase Intention. Selain itu, Loyalty juga memiliki efek positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Perceived Quality dan intensi pembelian ulang. Nilai kebaruan dari riset ini terletak pada penambahan variabel Loyalty sebagai elemen intervening, yang diharapkan mampu menjawab kesenjangan penelitian sebelumnya serta meredakan pertentangan temuan terkait pengaruh kualitas terhadap niat pembelian ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap kualitas produk, baik internal maupun eksternal, dapat meningkatkan loyalitas dan mendorong pembelian ulang. Studi ini diharapkan mampu menyumbangkan nilai ilmiah bagi perluasan wawasan dalam bidang pemasaran serta menjadi acuan strategis bagi pelaku bisnis dalam menjaga dan menguatkan loyalitas konsumen serta kecenderungan untuk melakukan pembelian ulang terhadap produk Kopi Robusta Banaran PTPN IX.
Motivasi Kerja Sebagai Mediator Dalam Hubungan Soft Skill dan Hard Skill Dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Lailatul Nurul Azizah; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3261

Abstract

Studi ini menekankan kesiapan kerja sebagai tantangan utama bagi mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru di tengah persaingan kerja yang ketat. Megetahui hubungan antara soft skills dan hard skills dalam kaitannya dengan kesiapan kerja, serta menguji motivasi kerja sebagai variabel mediasi menjadi salah satu tujuan dari penelitia ini. Pendekatan kuantitatif merupakan metode yang dipilih dengan memanfaatkan 200 data responden yang dikumpulkan melalui kuesioner, yang terdiri dari mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru. Untuk menguji hubugan antar variabel secara statistik, analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Studi ini memberikan hasil berupa soft skills dan hard skills memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, baik secara langsung maupun melalui mediasi motivasi kerja. Motivasi kerja menjadi faktor penting yang memperkuat pengaruh kedua keterampilan tersebut dalam upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum dan program pelatihan yang berfokus pada soft skill, hard skill, serta motivasi kerja untuk meningkat kesiapan kerja secara optimal.
Pengaruh Perceived Risk, Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang Airin Fitriana Rosanti; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Risk dan Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai variabel intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang. Latar belakang penelitian ini di dasari oleh meningkatnya penggunaan e-commerce, salah satunya Tokopedia yang mempermudah kegiatan belanja online, sehingga penting untuk memahami faktor faktor yang memengaruhi perilaku pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Risk dan Customer Experience memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap E-trust dan Online Shopping Behavior. Selain itu, E-trust juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap Online Shopping Behavior. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan persepsi risiko, peningkatan kualitas pengalaman pengguna, serta penguatan dalam hal kepercayaan digital merupakan landasan penting yang harus menjadi perhatian utama bagi platform e-commerce dalam meningkatkan keputusan belanja pengguna.
Analisis Pengaruh Social Support dan Work Life Balance Pada Job Satisfaction (Studi Kasus Pada Freelancer Bidang Kreatif) Dita Fadaradiba Salsabila; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3432

Abstract

Perkembangan ekonomi digital membuka peluang bagi freelancer dibidang kreaatid untuk bekerja secara fleksibel tanpa batasan ruang waktu. Namun, fleksibilitas tersebut seringkali disertai tantangan berupa ketidak pastian beban kerja, batas waktu, dan intensitas pekerjaan yang dapat mempengaruhi tingkat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan serta kepuasan kerja. Kajian ini menelaah peran social support, work-life balance, dan job satisfaction pada pekerja lepas di sektor kreatif dengan pendekatan kuantitatif. Data berasal dari survei daring melalui kuesioner yang diisi oleh freelancer aktif di bidang desain, penulisan, dan ilustrasi digital. Proses pengolahan data memakai PLS-SEM dengan perangkat SmartPLS versi 4. Metode ini sesuai untuk jumlah responden terbatas serta kondisi data yang tidak mengikuti distribusi normal. Hasil memperlihatkan bahwa social support berperan positif dalam meningkatkan work-life balance dan job satisfaction. Dukungan dari rekan, klien, dan komunitas memudahkan freelancer mengatur waktu dan menjaga keseimbangan hidup. Work-life balance yang terjaga turut memperkuat kepuasan kerja karena memberi ruang bagi keseimbangan peran profesional dan personal. Temuan ini memperlihatkan bahwa dukungan sosial dan kemampuan menjaga keseimbangan hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja freelancer. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi freelancer, platform digital, dan komunitas professional untuk memperkuat system dukungan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif.
Peran Viral Marketing dan Aktivitas Media Sosial terhadap Minat Beli Konsumen UMKM Kuliner di Kawasan Tlogosari, Kota Semarang Fadhillah Ibrahim; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3492

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana viral marketing dan aktivitas media sosial berperan dalam membentuk minat beli konsumen pada UMKM kuliner di kawasan Tlogosari, Kota Semarang. Lingkungan konsumsi di wilayah tersebut menunjukkan kecenderungan tinggi terhadap tren digital dan konten viral, sehingga strategi pemasaran yang berlandaskan pemanfaatan media sosial berperan sebagai komponen krusial dalam membangun ketertarikan calon konsumen. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang pernah berinteraksi dengan konten UMKM kuliner di media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares untuk melihat kontribusi masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing memiliki peran signifikan dalam meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk, demikian pula aktivitas media sosial yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Secara simultan, kedua variabel menunjukkan peran bersama yang kuat dalam membentuk minat beli. Temuan ini menegaskan bahwa strategi digital melalui konten viral dan pengelolaan media sosial yang aktif menjadi faktor kunci bagi UMKM kuliner dalam meningkatkan daya tarik dan keputusan pembelian konsumen.