Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan Nurita, Fika Wahyu; Wibisono, Muhammad Iqbal; Utami, Latifah Sapta Wiji; Husna, Difa Ul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11662

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan dan lembaga sosial masyarakat yang diberikan tanggung jawab dalam menentukan nasib generasi bangsa mereka ke depan, sedangkan masyarakat selain sebagai konsumen, juga memiliki peran dan tanggung jawab sukses atau tidaknya penyelenggaraan pendidikan. Masyarakat secara luas yang termasuk di antaranya, orang tua peserta didik, pemerintah, instansi atau lembaga perusahaan dan sebagainya. Harapan utama dari kinerja humas adalah untuk menarik masyarakat agar peduli dan mempercayai serta menggunakan lulusan atau layanan yang ditawarkan oleh lembaga pendidikan. Melihat hal ini, peran humas menjadi sangat penting dalam suatu internal kelembagaan organisasi atau lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan manajemen hubungan masyarakat, konsep humas dalam mengembangkan lembaga pendidikan dan manajemen humas dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan suatu metode analisis deskriptif kualitatif. Masyarakat dalam keterlibatannya di dunia pendidikan menentukan tujuan, strategi dan perwakilannya dalam pelaksanaan kebijakan sebagai bentuk kepedulian masyarakat dalam keseluruhan proses dan pengembangan masyarakat sesuai dengan arti pembangunan suatu bangsa itu sendiri. Oleh karena itu program humas harus dilaksanakan secara harmonis.
Pengembangan Otak Rasional, Emosional, dan Spiritual dalam Pendidikan Islam Abid, Dzaky Fauzan; Nurita, Fika Wahyu; Ningsih, Kartika; Hafida, Mau’idi; Bin Kadim, Salim Ibrahim
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 1 (2021): Tadrisuna March 2021
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam saat ini  belum mampu memaksimalkan  fungsi  kerja  otak  dalam  pembelajaran.  Manusia  masih  banyak menggunakan  otak  rasionalnya  saja,  mereka  belum  mampu  memadukan  antara otak  rasional  dan  otak intuitif. Sehingga  hasil  dari  proses  pendidikan  belum seperti  apa  yang  diharapkan. Beragam kecerdasan ditemukan dari hasik kerja otak, diantara kecerdasannya adalah: kecerdasan  intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Kecerdasan intelektual   merupakan  kecerdasan  seseorang  yang  paling mendasar. Tetapi  penggunaan IQ belum  dikatakan  efektif  jika  tidak  diimbangi  dengan kecerdasan emosional. Setelah IQ dan EQ maka muncullah jenis kecerdasan yang menyempurnakan keceradasan IQdan EQ yaitu kecerdasan spiritual.
Konsep Tawakal dalam Perspektif Psikologi Islam dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental Peserta Didik Dani, Hilma; Nurita, Fika Wahyu; Wantini
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i2.318

Abstract

Tawakkal, sebagai salah satu konsep fundamental dalam Islam, mengajarkan sikap berserah diri kepada Allah SWT setelah melakukan usaha maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi tawakkal terhadap kesehatan mental, khususnya dalam konteks peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait tawakkal, kesehatan mental, dan psikologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawakkal memiliki pengaruh positif terhadap kesehatan mental peserta didik. Dengan menanamkan nilai-nilai tawakkal, peserta didik mampu mengatasi tekanan akademik, kecemasan, dan ketidakpastian hidup. Tawakkal membantu mereka mencapai ketenangan batin, mengurangi rasa bersalah berlebihan, serta memperkuat daya tahan mental terhadap tantangan. Selain itu, tawakkal juga mendorong peserta didik untuk tetap optimis, bersabar, dan terus berusaha dengan keyakinan bahwa hasil akhirnya adalah ketetapan Allah SWT. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa tawakkal dapat menjadi landasan psikologis yang penting dalam membangun kesehatan mental peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan nilai-nilai tawakkal dalam lingkungan pendidikan untuk mendukung perkembangan mental dan spiritual peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian lapangan guna memperoleh data empiris terkait pengaruh tawakkal terhadap kesehatan mental.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC EDUCATION AND DA'WAH WASATHIYAH GENERATION Z WITH QUR'ANIC INSIGHT IN FACING SOCIETY 5.0 Nurita, Fika Wahyu; Perawironegoro, Djamaluddin
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i02.6135

Abstract

Delivering Islamic education ineffectively increases the risk of fostering radical actions. Technology serves as a tool to expand the reach of da'wah across diverse groups. In the era of globalization, there is an opportunity for preachers to enhance creativity and innovation in conveying their messages. However, there is a need to improve da'wah activities, including resources and facilities. This study aims to assess the implementation of Wasathiyah education and da'wah among millennials, integrating an understanding of the Al-Quran within Society 5.0. The challenges faced are growing more intricate. The research utilized a descriptive analysis method with literature review techniques. The findings reveal that Islamic education for millennials is adapting to rapid technological advancements, showing resilience against extremist influences in the name of Islam. It becomes challenging to label someone with a differing opinion as incorrect. Preachers must exhibit creativity and innovation to adapt to technological progress, ensuring that Generation Z develops an interest in Islamic teachings.