Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis dalam Baliho Caleg DPRI RI Jambi Partai PKB "Pelan-Pelan Pak Sopir" (Model Teun A. Van Dijk) Panjaitan, Vera Sari; Simarmata, Feronika; Sinaga, Elisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11754

Abstract

Artikel ini membahas tentang analisis wacana Teun. A Van Dijk, yaitu kognisi sosial. Wacana tersebut membahas soal Caleg DPR RI Dapil Jambi 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan metode observasi sebagai metode pengumpulan data. Penelitian deskriptif kualitatif ini digunakan untuk mendeskripsikan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan peneliti melalui wawancara dan observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Desain deskriptif kualitatif digunakan untuk memperoleh gambaran yang jelas, obyektif, sistematis. Objek penelitian ini adalah Baliho Caleg DPR RI Dapil Jambi 2024 dengan kutipan (Pelan-Pelan Pak Sopir) di Mendalo. Analisis wacana kritis Teun A. van Dijk menganalisis analisis teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian ini adalah bahwa secara struktur makro, superstruktur, dan mikrostruktur, wacana dapat digunakan sebagai sarana untuk membentuk opini penutur melalui pemilihan kata, struktur kalimat, dan gaya bahasa yang tepat.
Kesantunan Berbahasa Masyarakat Batak Toba di Desa Pardomuan Nauli Pangururan Kabupaten Samosir Simarmata, Feronika; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Ningsih, Arum Gati; Andiopenta, Andiopenta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7001

Abstract

Kesantunan merupakan salah satu kajian penting dalam bidang pragmatik karena pada dasarnya persoalan kesantunan berbahasa berkaitan erat dengan cara bahasa digunakan sebagai alat komunikasi yang selalu terikat oleh konteks sosial, budaya, dan situasional. Dalam praktiknya, kesantunan tidak hanya mencerminkan pilihan kata, tetapi juga menunjukkan nilai, norma, serta sistem budaya yang dianut oleh suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi kesantunan berbahasa masyarakat Batak Toba di Desa Pardomuan Nauli Pangururan, Kabupaten Samosir, dengan menggunakan teori kesantunan Leech (1983) serta fungsi kesantunan menurut Chaer (2010) sebagai landasan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pragmatik dengan data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui teknik simak, catat, dan rekam dalam interaksi kehidupan sehari-hari masyarakat Batak Toba. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi teori sehingga hasil analisis memiliki validitas yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa yang dominan ditemukan dalam beberapa maksim, yaitu: (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim penghargaan, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim pemufakatan, dan (6) maksim kesimpatian. Sementara itu, fungsi kesantunan berbahasa yang teridentifikasi meliputi: (1) fungsi menyatakan, (2) fungsi menanyakan, (3) fungsi menyuruh, (4) fungsi meminta maaf, dan (5) fungsi mengkritik. Temuan ini memperkaya kajian sosiopragmatik bahasa daerah sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal Batak Toba di tengah dinamika dan pengaruh perkembangan bahasa yang semakin pesat.