Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemahaman Religius untuk Menghindari Perilaku Bunuh Diri pada Remaja Anggrella, Cindy; Nathwa, Yuningsih Sriyana; Hudi, Ilham
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13610

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pentingnya pemahaman agama sebagai salah satu cara untuk mencegah tindakan bunuh diri pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa pendekatan studi kepustakaan yang melibatkan penyelidikan terhadap 20 artikel jurnal yang dipublishkan antara 2017 hingga 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan banyak faktor yang dapat mengakibatkan seorang remaja melakukan tindakan bunuh diri, maka pendidikan agama adalah salah satu cara agar mencegahnya. Bagi penelitian selanjutnya, disarankan untuk dapat memperluas cakupan dan masa waktu penelitian, serta dapat memperdalam analisis lebih lanjut dan perubahan signifikan dalam penelitian bunuh diri di Indonesia.
FITOTERAPI TANAMAN OBAT PADA PENYAKIT INFEKSI SALURAN PENCERNAAN DENGAN MANIFESTASI DIARE: TINJAUAN LITERATUR Irfan, Nawwar; Anggrella, Cindy; Hanifa, Annisaul; Alfianie Fajri, Shavira; Alfauzi, M. Zaky; Noviya, Nadya
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.317

Abstract

Penyakit infeksi saluran pencernaan merupakansalah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di negaraberkembang, termasuk Indonesia, dengan diare sebagaimanifestasi klinis yang paling sering dijumpai.Penatalaksanaan infeksi saluran pencernaan umumnyamelibatkan penggunaan antibiotik, namun penggunaan yangtidak rasional dapat memicu resistensi dan efek samping.Oleh karena itu, pemanfaatan fitoterapi berbasis tanamanobat menjadi alternatif yang potensial dan relevan dengankearifan lokal masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji secara sistematis potensi tanaman obat dalampenanganan penyakit infeksi saluran pencernaan berdasarkanbukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literaturereview terhadap artikel yang dipublikasikan pada periode2020-2025, dengan sumber pencarian melalui GoogleScholar menggunakan kata kunci terkait fitoterapi, tanamanobat, dan sistem pencernaan. Hasil kajian terhadap dua puluhartikel menunjukkan bahwa berbagai tanaman obat sepertijambu biji, kunyit, jahe merah, delima, dan gambir putihmengandung senyawa bioaktif utama berupa flavonoid,tanin, alkaloid, dan fenolik yang berperan dalammenghambat pertumbuhan patogen, menurunkan motilitasusus, serta mengurangi sekresi cairan. Meskipun sebagianbesar penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikanmelalui uji in vitro dan in vivo, keterbatasan masih ditemukanpada aspek uji klinis manusia dan standarisasi mutu sediaanherbal. Dengan demikian, fitoterapi tanaman obat memilikipotensi besar sebagai terapi alternatif atau pendukung dalampenanganan penyakit infeksi saluran pencernaan, namunmemerlukan pengembangan penelitian lanjutan yang lebihterstandar dan berbasis klinis.