Diliani, Diliani
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Media Love Alarm Puzzle terhadap Kepatuhan Minum Obat Malaria Mardona, Yeli; Diliani, Diliani; Tanan, Rosmitha; Firman, Andi Fatmawati; Karundeng, Jeni Oktavia
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.11705

Abstract

This study aims to explore the benefits of the Love Alarm Puzzle media with compliance in taking malaria medication in SP 6 Village, Naena Muktipura Village, Iwaka District, Mimika Regency. The method used is descriptive qualitative with purposive sampling technique. Based on the theme analysis, the results of the study showed that the cause of non-compliance in taking malaria medication was due to forgetfulness and the benefits of implementing the love alarm puzzle media were increased compliance in taking malaria medication. The conclusion after this implementation was carried out, compliance in taking malaria medication in patients increased. Keywords: Love Alarm Puzzle, Malaria
Pengaruh Permainan Snack and Sladder (SNS) Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak dalam Pencegahan Malaria Diliani, Diliani; Tanan, Rosmitha; Kafiar, Renny Endang; Mardona, Yeli; Karundeng, Jeni Oktavia; Firman, Andi Fatmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17308

Abstract

ABSTRAK Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di negara-negara berkembang dengan 245 juta kasus. Pengabdian masyarakat ini dengan menilai tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi SNS. Responden dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 31 siswa/I SD Impres 6 Timika Kampung SP6 Kelurahan Naena Muktipura Kecamata Iwaka Kabupaten Mimika. Menggunakan SL “Service Learning” dengan 4 tahapan pelaksanaan;Infestigasi, perencanaan, Pelaksanaan dan Refleksi. Hasil yang didapatkan terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan pencegahan malaria setelah permainan SNS. Permainan SNS menarik dan dapat meningkatkan pengetahuan anak terhadap pencegahan malaria. Kata Kunci: Malaria, Permainan Ular Tangga  ABSTRACT Malaria is one of the infectious diseases that is still a serious public health problem, especially in developing countries with 245 million cases. This community service is to assess the level of knowledge before and after the provision of SNS education. Respondents in this community service were 31 students of SD Impres 6 Timika, SP6 Village, Naena Muktipura Village, Iwaka District, Mimika Regency. Method using SL "Service Learning" with 4 stages of implementation; Investigation, planning, implementation and reflection. It was found that there was an increase in knowledge of malaria prevention after the SNS game. The SNS game is interesting and can increase children's knowledge of malaria prevention. Keywords: Malaria, Snakes and Ladders Game
Edukasi Cuan & Sigigi yang Benar untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Pada Anak Sekolah Dasar Endang Kafiar, Renny Endang; Karundeng, Jeni Oktavia; Mardona, Yeli; Tanan, Rosmitha; Diliani, Diliani; Onawame, Fatima Yanti; Berwulo, Johan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20469

Abstract

ABSTRAK Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan hal penting dalam meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat karena menjadi penyumbang resiko penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini dengan memberikan edukasi Mencuci tangan dan Sikat Gigi (Cuan dan Sigigi ) yang benar dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan mengurangi terjadinya resiko penyakit. Untuk memberikan edukasi cuan & sigigi yang benar untuk meningkatkan perilaku hidup bersih pada anak sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan melalui pendekatan yaitu analisis kondisi wilayah sasaran, dilanjutkan identifikasi masalah, merencanakan intervensi dan melaksanakan implementasi dalam mengatasi masalah yang direncanakan dengan melaksanakan kegiatan berupa edukasi tentang edukasi cuan & sigigi yang benar untuk meningkatkan perilaku hidup bersih pada anak sekolah dasar. Hasil tingkat pengetahuan responden setelah  pemberian edukasi kategori baik 76 (93.8%), kurang 5 (6.2 %) Total Responden 81 (100%).  menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan anak terkait PHBS setelah pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kategori Baik.  Kata Kunci: Edukasi, Cuan & Sigigi, Anak Sekolah Dasar.  ABSTRACT Clean and Healthy Living Behavior is important in improving the health of the community because it contributes to the risk of non-communicable diseases (NCDs) in Indonesia. The purpose of this community service is to provide education on washing hands and brushing teeth (Cuan and Sigigi) correctly to improve clean living behavior and reduce the risk of disease. To provide education on the correct cuan & sigigi to improve clean living behavior in elementary school children. The method of implementing activities carried out through an approach, namely analyzing the conditions of the target area, followed by identifying problems, planning interventions and implementing implementation in overcoming planned problems by implementing activities in the form of education on the correct cuan & sigigi education to improve clean living behavior in elementary school children.the results of the level of knowledge of respondents after providing education in the good category 76 (93.8%), less 5 (6.2%) Total Respondents 81 (100%). Concluded that the level of knowledge of children related to PHBS after implementing community service is in the Good category. Keywords: Education, Cuan & Sigigi, Elementary School Children
Pelatihan Peer Education terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Stunting Tanan, Rosmitha; Karundeng, Jeni Oktavia; Kafiar, Renny Endang; Mardona, Yeli; Diliani, Diliani; Firman, Andi Fatmawati; Onawatme, Fatima Yanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17305

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah serius yang dihadapi dunia. WHO menyebutkan terdapat 148,1 juta atau 22,3 % anak-anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia terkena stunting, 52% dari total Global ada di benua Asia dan 43% dari total global ada di Afrika. Di Indonesia terdapat 4.7% dari total global anak-anak yang mengalami mengalami stunting. Dari Pengabdian Masyarakat ini dengan memberikan Pelatihan Peer Education (PE) bagi Remaja di SMA St. Ignatius Kabupaten Mimika. Metode palaksanaan Pengabdian masyarakat ini menggunaka “Peer Tutor” dengan 4 tahapan yaitu Perencanaan, pelaksanaan, Observasi dan Evaluasi yang dilakukan pada 18 Siswa/i SMA. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini berhasil dalam meningkatkan pengetahuan Siswa/i terhadap Stunting. Menunjukan bahwa tingkat pengetahuan responden mengalami peningkatan (100%). Berdasarkan hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan pada anak Sekolah Menengah Atas (SMS) ditemukan hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan Remaja mengenai pencegahan stunting dan Remaja sebagai Peer Educator dapat menularkan pengetahuan yang dimilikinya pada teman sebaya, keluarga dan masyarakat dalam penerapan pencegahan stunting Kata Kunci: Peer Education, Peer Tutor, Stunting  ABSTRACT Stunting is a serious problem facing the world. WHO states that there are 148.1 million or 22.3% of children under the age of 5 worldwide affected by stunting, 52% of the global total are in Asia and 43% of the global total are in Africa. In Indonesia, there are 4.7% of the global total of children who experience stunting. Objective of this Community Service by providing Peer Education (PE) Training for Adolescents at St. Ignatius High School, Mimika Regency. The method of implementing this Community Service uses "Peer Tutor" with 4 stages, namely Planning, Implementation, Observation and Evaluation carried out on 18 High School Students. The implementation of this Community Service was successful in increasing Students' knowledge of Stunting. Shows that the level of respondent knowledge has increased (100%). Based on the results of community service carried out on Senior High School (SMS) children, it was found that there was an increase in adolescent knowledge regarding stunting prevention and adolescents as Peer Educators can transmit their knowledge to peers, families and communities in implementing stunting prevention Keywords: Peer Education, Peer Tutor, Stunting