Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERJASAMA INDONESIA-CHINA DALAM PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG: TANTANGAN, DAMPAK, DAN DUKUNGAN MASYARAKAT Nursalsabila, Arifah; Arifani, Devi Aghita; Naila, Tamara Afsha
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 01 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama antara Indonesia dan China dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi topik yang kontroversial dan menarik perhatian publik. Makalah ini akan membahas aspek-aspek kunci dari kerjasama ini, termasuk tantangan politik, ekonomi, dan sosial yang dihadapi, dampak proyek ini terhadap lingkungan dan masyarakat lokal, serta dukungan masyarakat terhadap Proyek Kereta Cepat ini. Melalui analisis mendalam, makalah ini akan menyoroti dinamika hubungan bilateral antara Indonesia dan China, serta implikasi Proyek Kereta Cepat ini terhadap pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, makalah ini juga akan menjelaskan pandangan masyarakat terhadap proyek ini dan bagaimana dukungan mereka dapat memengaruhi pelaksanaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Implementasi Program Green Community dalam Penguatan Tata Kelola Sampah Berkelanjutan Berbasis SDGs 11, 12, dan 13 di Dusun Bedis, Ngawi. Arifani, Devi Aghita; Wibiksono, Almirah Nahda Ayu; Zuntifa, Lu’lu Indana; Nurmahmudah, Nabila; Rukmini, Diah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kbfwah30

Abstract

Permasalahan sampah di Dusun Bedis (224 KK) didominasi pencampuranorganik-anorganik (90% rumah tangga, survei awal n=50) dan pembakaransampah (70%). Guna mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdianmasyarakat bertajuk Green Community diimplementasikan menggunakanpendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan edukasilingkungan, praktik pemilahan, pelatihan pembuatan cairan fermentasi organik,serta pendampingan rutin. Program Green Community diimplementasikan pada40 rumah tangga (25 anggota PKK) melalui edukasi (60 siswa SD + 25 PKK),pelatihan ecoenzim (35 peserta), dan pendampingan 2 minggu. Pre: 90% campursampah; post: 65% pilah rutin, 15 KK produksi ecoenzim (50 liter). Tujuan:tingkatkan tata kelola sampah selaras SDGs 11-13. Hasil pelaksanaanmenunjukkan bahwa program berhasil terlaksana sepenuhnya dengan adanyapeningkatan partisipasi aktif kelompok pemberdayaan kesejahteraan keluargadalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Hasil:partisipasi PKK naik 80%, permukiman bersih 60%. Kesimpulan: pendampinganefektif; rekomendasi monitoring bulanan PKK + bank sampah RT.
The Role of Female Journalist in Disaster Education in Aceh and North Sumatra Arifani, Devi Aghita; Yuzerman, Calya Maharani Putri; Susilowati, Ida
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Maret)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i3.786

Abstract

Aceh and North Sumatra are among Indonesia’s most disaster-prone regions due to their geographical and climatic conditions. Frequent disasters have triggered humanitarian crises that affect social, psychological, and human security conditions. In this context, the media plays a strategic role in disaster education and in shaping public awareness. From an International Relations perspective, journalists can be seen as non-state actors who contribute to public discourse, promote state accountability, and strengthen human security. This study examines the role of female journalists, particularly Najwa Shihab, in advancing disaster education and public awareness in these regions. Disaster education refers to the dissemination of accurate and context-sensitive information, while public awareness involves fostering empathy, risk understanding, and social responsibility. Using a descriptive qualitative approach, this research relies on literature review and qualitative content analysis. Primary data include interviews, reports, and disaster coverage produced by Najwa Shihab and female journalists, while secondary data are drawn from academic sources. The findings show that female journalists play a significant role in humanizing disaster narratives, amplifying affected communities’ voices, and enhancing public awareness, aligning with both International Relations perspectives and Islamic values on social responsibility.