Permasalahan sampah di Dusun Bedis (224 KK) didominasi pencampuranorganik-anorganik (90% rumah tangga, survei awal n=50) dan pembakaransampah (70%). Guna mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdianmasyarakat bertajuk Green Community diimplementasikan menggunakanpendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan edukasilingkungan, praktik pemilahan, pelatihan pembuatan cairan fermentasi organik,serta pendampingan rutin. Program Green Community diimplementasikan pada40 rumah tangga (25 anggota PKK) melalui edukasi (60 siswa SD + 25 PKK),pelatihan ecoenzim (35 peserta), dan pendampingan 2 minggu. Pre: 90% campursampah; post: 65% pilah rutin, 15 KK produksi ecoenzim (50 liter). Tujuan:tingkatkan tata kelola sampah selaras SDGs 11-13. Hasil pelaksanaanmenunjukkan bahwa program berhasil terlaksana sepenuhnya dengan adanyapeningkatan partisipasi aktif kelompok pemberdayaan kesejahteraan keluargadalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Hasil:partisipasi PKK naik 80%, permukiman bersih 60%. Kesimpulan: pendampinganefektif; rekomendasi monitoring bulanan PKK + bank sampah RT.
Copyrights © 2026