Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN IMIGRASI INDONESIA DALAM  PENANGANAN PEKERJA MIGRAN ILEGAL KE KAMBOJA: PERSPEKTIF KANTOR IMIGRASI KELAS I TANJUNGPINANG Citra Aulia Pattikale; Chelsy Winda Simatupang; Yesica Natalia Sinaga; Nurfadillah; Alfitri Deslia Santi; Kustiawan
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ilmiah ini bertujuan untuk melihat peran Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang dalam menangani pekerja migran Indonesia illegal ke kamboja melalui prespektif kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara langsung dengan pejabat terkait untuk memahami strategi dan upaya pencegahan serta penanganan kasus pekerja migran illegal. Hasil studi menunjukan bahwa imigrasi berperan aktif dalam proses pengawasan pengawasan dokumen, proses penerbitan paspor, serta kerjasama lintas instansi dan masyarakat adat dalam program edukasi untuk mencegah keberangkatan ilegal. Upaya ini penting mengingat tingginya angka pekerja migran ilegal dan praktik perdagangan manusia yang mengancam hak asasi mereka. Kesimpulan menegaskan perlunya pengembangan kebijakan dan kerja sama internasional yang lebih efektif untuk melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Diplomasi Indonesia dalam Menangani Kasus Perdagangan Manusia di Kamboja Cyndi Ardanya; Meylinda Ekalia Wulandari; Kustiawan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xspyc527

Abstract

This article examines Indonesia’s diplomatic efforts in addressing human trafficking cases in Cambodia, with a focus on protecting Indonesian citizens (WNI) who are victims of cross-border exploitation. The study employs a descriptive qualitative method using a literature review, analyzing scholarly journals, books, official reports, and reliable online sources on human trafficking and international diplomacy. Findings indicate that Indonesia’s diplomacy plays a strategic role through bilateral and multilateral mechanisms, including the signing of Memoranda of Understanding (MoUs) with the Cambodian government, cooperation within ASEAN forums, and collaboration with international organizations such as Interpol, IOM, and ILO. Indonesia has also strengthened migrant worker protection through the Indonesian Migrant Worker Protection Agency (BP2MI), improved transparency in migration processes, and provided law enforcement training. Interpol Indonesia contributes significantly to accelerating victim identification and apprehending transnational criminals. These diplomatic initiatives function not only as foreign policy instruments but also as means to protect human rights, effectively enhancing legal protection, expediting victim repatriation, and reducing human trafficking in Southeast Asia, particularly in Cambodia.