Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Desain Batik berkonsep Biologi dengan Pewarna Alami untuk Pemberdayaan Pembatik Limbangan Kurniawati, Septiana; Ulfah, Maria; Filany, Devany England; Firdaus, Danu Handrian; Khoiriyan, Muhamad Wisnu
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.796

Abstract

Batik tema biologi menggunakan motif serta corak yang merupakan representatif dari bidang keilmuan biologi, seperti virus, amoeba, fertilisasi, dan lain-lain. Penggunaan pewarna alami untuk pewarnaan kain batik dapat memanfaatkan bagian-bagian tumbuhan seperti biji jalawe, kulit manggis, indigofera, kayu tingi, kayu mahoni, kayu secang, dan lain-lain. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu untuk mengembangkan desain batik tema biologi dengan pewarna alami sebagai pemberdayaan pembatik Limbangan. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi bersama Batik Linggo Limbangan dan masyarakat dengan jumlah peserta 15 orang serta menggunakan metode tutorial. Langkah pertama pengembangan desain batik, yaitu peserta diberi penjelasan oleh fasilitator tentang langkah-langkah pembuatan batik. Pada tahap kedua, peserta diajak untuk praktik langsung dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan. Dari kegiatan ini menghasilkan 3 motif batik bertemakan biologi yaitu biofer (biologi fertilisasi), bioba (biologi amoeba), dan biovi (biologi virus). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat semakin teredukasi untuk melestarikan keragaman motif batik serta dapat memanfaatkan keanekaragaman flora yang ada di lingkungan sekitar sebagai pewarna alami batik.
Efektivitas Asap Cair Limbah Kulit Buah Siwalan dan Tongkol Jagung terhadap Pengawetan Kayu Sengon Berdasarkan Massa Jenis dan Kadar Air Anggraini, Desti Nur; Setyaningrum, Sulis; Khoiriyan, Muhamad Wisnu; Rahayu, Desta Putri; Mulyaningrum, Eko Retno
BIOEDUSCIENCE Vol 8 No 2 (2024): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/13089

Abstract

Background: Sengon is a fast-growing plant harvested 5-7 years after planting and is easily attacked by termites, so it needs to be preserved. Siwalan fruit husks and corn cobs are usually thrown away without being processed into useful products, even though these materials contain lignin, cellulose, and phenolics, which have the potential to act as anti-termite substances. To determine the potential of liquid smoke from siwalan husk and corn cob waste as a preservative for sengon wood ( Paraserianthes falcataria). Methods: This research was conducted at the Biology Laboratory, Campus 3, PGRI University, Semarang, in September 2023. The research method was RAL (Completely Randomized Design) 9 treatments with three repetitions, namely: P0 (control), 5% liquid smoke from palm fruit husk waste (P1), 10% (P2), 15% (P3), and 20% (P4). Next, corn cob liquid smoke was 5% (P5), 10% (P6), 15% (P7), and 20% (P8). Results: The best increase in wood density was treatment P8, P1, P2, P5, P0, P3, P4, P6, and P7. The best increase in water content of sengon wood is in formulas P8, P4, P2, P6, P7, P1, P0, P5, and P3. The concentration of corncob liquid smoke contains the highest total Cr and dissolved Fe compounds compared to distilled water and liquid smoke from siwalan fruit peel waste, so it can potentially preserve sengon wood. Conclusions: liquid smoke from siwalan fruit peel and corn cob waste can be used as a preservative for sengon wood.