Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Zarah

KARBON AKTIF BERPORI DARI KULIT JERUK (Citrus sinensis (L.) Osbeck) MELALUI METODA DEHIDRASI UNTUK  KAPASITOR ELEKTROKIMIA Norita Tetra, Olly; Aziz, Hermansyah; Deswati; Aghna Kamiko, Awfa Joti
Jurnal Zarah Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kulit jeruk (Citrus sinensis (L.) Osbeck)  adalah precusor karbon aktif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk bahan elektroda kapasitor elektrokimia. Pada penelitian ini kulit jeruk telah dimanfaatkan sebagai precusor karbon aktif berpori melalui metoda dehidrasi dengan H2SO4 dan penambahan aktivator KOH pada suhu karbonisasi 400°C.  Karbon aktif yang dihasilkan terdiri dari karbon (71,42%) dan oksigen (28,58%), dengan volume pori  adalah   0,04281 cm³/g, diameter pori   2,57 nm  dan luas permukaan 140 m2/g dengan struktur dominan mesopori dan sedikit mikropori. Kinerja kapasitor elektrokimia dengan menggunakan karbon aktif dari kulit jeruk mencapai 10,75 mF dengan jumlah elektron 647,365 x 1015 elektron pada kondisi luas permukaan elektroda 3x3 cm2, ketebalan elektroda 0,15 cm dan elektrolit H3PO4 0,3 N. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sintesis karbon aktif kulit jeruk melalui dehidrasi asam memberikan keuntungan dalam segi efisiensi biaya, waktu  dan proses preparasi  untuk menghasilkan karbon aktif  berpori dengan luas permukaan yang tinggi sebagai kapasitor elektrokimia berkinerja tinggi.
KOAGULASI RAMAH LINGKUNGAN DENGAN KAPUR SIRIH (Ca(OH)₂) UNTUK PENGHILANGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis) DARI DANAU SINGKARAK, WILAYAH TANAH DATAR, SUMATERA BARAT, INDONESIA Aiwa Putra, Zaki; Deswati; Rahmiana Zein
Jurnal Zarah Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapur sirih (Ca(OH)₂) diteliti sebagai koagulan anorganik yang tersedia secara lokal dan ramah lingkungan untuk mengurangi kontaminasi mikroplastik pada ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) dari Danau Singkarak, Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia. Studi ini mengevaluasi efisiensi koagulasi, kondisi operasi optimal, dan mekanisme yang mendasari. Penghilangan optimal dicapai pada konsentrasi koagulan 5%, waktu kontak 60 menit, dan kecepatan pengadukan 300 rpm. Penambahan 5% NaCl secara signifikan meningkatkan kemampuan pengurangan mikroplastik, mencapai efisiensi hingga 70,73%. Analisis morfologis dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan pembentukan gumpalan besar, mengindikasikan interaksi fisik antara mikroplastik dan endapan kalsium hidroksida. Penurunan nilai zeta potensial setelah koagulasi menunjukkan netralisasi muatan yang efektif dan destabilisasi koloid. Hasil ini menyoroti kapur sirih sebagai koagulan yang menjanjikan, berbiaya rendah, dan berkelanjutan untuk mengurangi polusi mikroplastik di lingkungan air tawar, terutama di daerah danau.