Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Remote Site Pada Virtual Private Network Berbasis Mikrotik Hendra Supendar
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2016): Bina Insani ICT Journal (Juni 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.051 KB)

Abstract

Abstrak : Penggunaan flashdisk dan email untuk pertukaran data memang sangat dibutuhkan untuk kegiatan bisnis, namun penggunaan email dan pertukaran flashdisk cenderung lemah dalam mengantisipasi tingkat keamanan jaringan tersebut. Teknologi Virtual Private Network (VPN) merupakan teknik pengamanan jaringan yang bekerja dengan cara membuat suatu tunnel sehingga jaringan yang terpercaya dapat terhubung dengan jaringan yang ada di luar melalui internet. Teknologi ini menggunakan protokol Point to Point Tunneling Protokol (PPTP) dengan cara remote site merupakan solusi yang dapat di implementasikan pada kegiatan bisnis yang dapat menyediakan sarana transfer data dan jaringan yang lebih aman. Dari hasil pengujian ini dapat dibuktikan bahwa dengan dengan menggunakan jaringan VPN, walaupun mempunyai packet loss dari lebih banyak namun mempunyai round trip yang kecil dan dapat mendownload data lebih cepat kemudian secara keamanan menunjukkan bahwa mengunakan jaringan VPN terbukti lebih aman.Kata kunci : virtual private network, remote site, packet loss, round tripAbstract: The use of flash and email to exchange data is greatly needed for business activities, but the use of email and flash exchanges are generally weak in anticipation of the level of network security. Virtual Private Network (VPN) is a network security technique that works by creating a tunnel to a trusted network can be connected to the existing network outside via the Internet. The technology uses a protocol Point to Point Tunneling Protocol (PPTP) by means of a remote site is a solution that can be implemented on the business activities that can provide a means of data transfer and more secure network. From the test results can be proved that by using a VPN network, despite having packet loss of more but has a small round trip and can download data faster then security shows that using a VPN network proved to be more secure.Keywords : packet loss, remote sites , round trip, virtual private network
Simple Queue Dalam Menyelesaikan Masalah Manajemen Bandwidth Pada Mikrotik Bridge Hendra Supendar; Yopi Handrianto
Bahasa Indonesia Vol 4 No 1 (2017): Bina Insani ICT Journal (Juni 2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.802 KB)

Abstract

Abstrak: Jaringan lokal komputer pada perusahaan PT. Anta Citra Arges (ACA) belummenerapkan manajemen bandwidth untuk setiap PC yang terhubung ke jaringan LAN yang tersedia, namun dengan semakin beragamnya aktifitas user, maka kebutuhan akan suatusistem yang dapat membatasi bandwidth sangat dibutuhkan. Begitu pula seiring denganberkembangnya jaringan dan layanan network, dibutuhkan suatu metode manajemenbandwidth yang tepat. Implementasi metode manajemen bandwidth ini dilakukan pada kondisireal jaringan komputer PT. Anta Citra Arges dengan mengamati throughput rata-rata yangdidapatkan di masing-masing client dan CPU Load pada PC Router MikroTik dengan skenariobanyak user mengakses beragam layanan, hal ini akan memperlihatkan berbagai aktifitas userdalam menggunakan internet dan memungkinkan beberapa user akan membutuhkanbandwidth yang cukup besar sehingga user yang benar-benar memerlukan bandwidth untukaktifitas pentingnya akan menjadi terganggu. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalahini adalah melakukan implementasi metode manajemen bandwidth menggunakan MikroTikRouterOS dengan metode simple queue dengan hasil yang didapat adalah dimana TxAvg Rate(transfer rate rata-rata) client 1 sebesar 231.4 kbps dan client 2 sebesar 256.7 kbps, dimanaTxAvg rate ini tidak melebihi dari bandwidth maksimal yang telah ditentukan. Kata kunci: Bandwidth Management, MikroTik, Simple Queue, Transfer Rate Abstract: The Local Area Network at PT. Anta Citra Arges (ACA) has not implemented abandwidth management method to each PC within its network. But with more diverse usersactivities, there is an urgent demand of a system that can manage the network bandwidthusage. The fact that the network and demands of its services are growing, the company needsa right method for managing the bandwidth. An implementation of the bandwidth managementmethod at PT. Anta Citra Arges was done in real computer network condition by observing theaverage throughput acquired from each client and the CPU Load from the MikroTik Router PCwith a scenario of many users accessing different network services. The observation showsusers various activities in using the Internet and how these users’ simultaneous activities use upmore bandwidth. Consequently, it interupts those who actually need it for more important workor activities. Therefore, the solution to this problem is to implement the MikroTik RouterOS witha simple queue method. With this bandwith management method, the TxAvg Rate (the AverageTransfer Rate) of client 1 is 231.4 kbps and client 2 is 256.7 kbps, in which the TxAvg rate doesnot exceed the set maximum bandwidth. Keywords: Bandwidth Management, MikroTik, Simple Queue, Transfer Rate
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Noval, Qibran; Handrianto, Yopi; Supendar, Hendra
Jurnal Infortech Vol 2, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.144 KB) | DOI: 10.31294/infortech.v2i1.8118

Abstract

Peningkatan mutu dalam penyeleksian karyawan yang dilakukan oleh Divisi Sumber Daya Manusia Perusahaan menyebabkan karyawana terus berupaya dalam meningkatkan kompetensi dirinya.  Untuk mengukur kinerja karyawan diperlukan suatu sistem pendukung yang dapat mengukur terhadap kinerja karyawan dengan memberikan penilaian kinerja terhadap karyawan tersebut, sehingga perusahaan dapat melakukan sistem penilaian secara objektif kepada setiap karyawan dengan harapan perusahaan memberikan transparansi terhadap penilaian yang dilakukan terhadap kompetensi dan kualitas karyawan sesuai dengan kebutuhannya. Sistem Pendukung Keputusan ini dibuat untuk Memberikan solusi dan membantu Manajer Sumber Daya Manusia dalam menentukan karyawan terbaik pada PT. Persada Nusantara Telekomunikasi. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dipilih sebagai metode yang digunakan sebagai sistem pendukung keputusan untuk memilih karyawan terbaik. Metode Simple Additive Weighting merupakan suatu metode penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Hasil dari sistem penunjang keputusan ini diharapkan memberi suatu pilihan alternatif yang dimiliki Divisi Sumber Daya Manusia sebagai suatu solusi dalam menentukan karyawan terbaik yang ada diperusahaan. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Karyawan Terbaik, Simple Additive Weighting.
Pemilihan Web Browser Pada Mobile Menggunakan Metode Analytical Hierachy Process Abdiati, Agustia Dwi; Setiawan, Santoso; Supendar, Hendra
Jurnal Infortech Vol 3, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/infortech.v3i1.10298

Abstract

Kenyamanan dalam berinternet didukung oleh web browser yang digunakan. Web browser adalah perangkat lunak (software) yang digunakan untuk berselancar dalam dunia internet. Berkat kemajuan teknologi, saat ini web browser dapat digunakan pada mobile. Hal tersebut menjadikan para pengembang web bersaing untuk berinovasi menciptakan web browser yang dapat digunakan pada mobile. Dengan banyaknya pilihan yang ada, menjadikan para pengguna web browser bingung. Web browser apa yang terbaik untuk digunakan pada mobile dan sesuai dengan keinginan. Hal ini menjadi latar belakang penelitian, bagaimana menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk memilih web browser pada mobile. Penelitian ini bertujuan membuat sistem pendukung keputusan bagi pengguna internet, dalam menentukan pilihan mobile web browser yang tepat sesuai kriteria.
Implementation of K-Means Clustering in Food Security by Regency in East Java Province in 2022 Tuslaela, Tuslaela; Rusdiansyah, Rusdiansyah; Supendar , Hendra; Suharyanti , Nining
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 8 No. 1 (2024): Articles Research Volume 8 Issue 1, January 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v9i1.13169

Abstract

Food is the main need that society must fulfill. If food security is disrupted, it will have a negative impact on the nation's life. The agricultural sector has an important role in West Java Province. This province has a large area of agricultural land, so it has high potential to produce abundant agricultural production. However, knowing the adequate number of farmers is very important. Therefore, the implementation of K-Means Clustering can make a significant contribution to the East Java Provincial Agriculture Service in grouping farmers by district. To achieve optimal results, determining the best K value needs to be considered carefully. K-Means Cluster Analysis is a method of non-hierarchical Cluster Analysis that groups data into one or more groups. Data with the same characteristics is grouped into one cluster and data with different characteristics is grouped into another cluster. The data used in this research are land area and rice production in the Regency of East Java Province in 2022. Based on the results of research with the object of Food Security, it can be concluded that, the results of the analysis of the application of manual data mining calculations in Excel Software using the K-Means Clustering method, resulted in two types of clustering in the form of C0, namely the Highest Land Area and Production group with 4 districts: Jember Regency, Ngawi Regency, Bojonegoro Regency and Lamongan Regency, for C1 clustering, namely the Lowest Land Area and Production group with 25 districts in East Java Province
MANAJEMEN KEBIJAKAN JARINGAN NIRKABEL MENGGUNAKAN CLOUDPATH ENROLLMENT SYSTEM DENGAN METODE RADIUS Asep Supriadi; Hendra Supendar; Sulistianto Sutrisno Wanda
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 1 (2022): April: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v2i1.338

Abstract

ABSTRAK  Many ways are used to make communication easier, One of the most notable changes to computer network communication technology is the use of wireless technology. The technology applied to this computer network is commonly called WLAN (Wireless LAN). WLAN is a local network of wireless areas that uses radio waves as a transmission medium. The conveniences contained in this technology are the triggers for choosing the use of technology in computer networks.  Of all the conveniences offered by wireless, there is a weakness in the application of this technology, namely the security side, which still has many loopholes to be attacked by other parties. Many unauthorized clients can access hotspots, if this happens, it will directly or indirectly harm the ISP (Internet Service Provider). By implementing the Ruckus Cloudpath Application configuration and the use of RADIUS features on the user side. Based on the results of research, the best security system at this time uses the WPA RADIUS (Wireless Protection Autentication Remote Authentication Dial in User Services) method.   Keywords: Wireless, Cloudpath, RADIUS.      Banyak cara yang digunakan untuk membuat komunikasi semakin mudah, Salah satu perubahan paling menonjol pada teknologi komunikasi jaringan komputer adalah penggunaan teknologi wireless. Teknologi yang diterapkan pada jaringan komputer ini biasa disebut WLAN (Wireless LAN). WLAN adalah suatu jaringan lokal area tanpa kabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya. Kemudahan-kemudahan yang terdapat pada teknologi ini yang menjadi pemicu pemilihan penggunaan teknologi pada jaringan komputer. Dari semua kemudahan-kemudahan yang ditawarkan wireless ini terdapat suatu kelemahan dalam penerapan teknologi ini yaitu sisi keamanan yang masih banyak terdapat celah untuk diserang oleh pihak-pihak lain. Banyak client yang tidak sah dapat mengakses hotspot,  jika sampai hal ini terjadi maka secara langsung atau tidak langsung akan merugikan pihak ISP (Internet Servis Provider). Dengan menerapkan konfigurasi Aplikasi Ruckus Cloudpath dan penggunaan fitur RADIUS di sisi pengguna. Berdasarkan hasil penelitian sistem keamanan terbaik pada saat ini menggunakan metode WPA RADIUS (Wireless Protection Autentication Remote Authentication Dial in User Services).   Kata Kunci: Wireless, Cloudpath, RADIUS.